📑 Daftar Isi

Google Fitbit Edge fitness tracker dengan layar hybrid OLED terbesar dan tombol fisik

Google Fitbit Edge Meluncur, Layar Terbesar dan Baterai Sepekan

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Google Fitbit Edge resmi diperkenalkan dengan klaim layar tracker terbesar dan paling terang
  • Diposisikan di antara Google Fitbit Air dan Google Pixel Watch
  • Harga $179.99 / £159.99 / AU$TBC (sekitar AU$300)
  • Layar hybrid OLED dengan area pandang 46% lebih luas dan terbaca di sinar matahari
  • GPS onboard, deteksi 100 jenis latihan, dan dukungan Google Maps
  • Baterai sepekan, isi ulang 90 menit, dan dapat diganti
  • Chassis 11.5mm dengan tombol fisik dan titik sentuh logam
  • Tali dapat ditukar: Active Sport, Performance Loop, Metal Links

Telset.id – Google resmi memperkenalkan Google Fitbit Edge, fitness tracker baru dengan klaim “layar tracker terbesar dan paling terang” yang pernah dibuat Google. Perangkat ini diposisikan di antara kesederhanaan Google Fitbit Air dan Google Pixel Watch, sehingga menghadirkan pengalaman smartwatch ringan tanpa harus masuk ke ekosistem Wear OS penuh. Kehadiran Fitbit Edge sekaligus menjawab anggapan bahwa tracker dengan layar akan ditinggalkan setelah kemunculan Fitbit Air.

Dari sisi harga, Google Fitbit Edge dibanderol $179.99 / £159.99 / AU$TBC (sekitar AU$300). Angka tersebut menempatkannya sebagai opsi menengah yang menggabungkan layar, tombol fisik, dan daya tahan baterai panjang dalam satu perangkat. Bagi pengguna yang menginginkan tracker dengan layar sekaligus fungsi pintar terbatas, Fitbit Edge menjadi jawaban yang lebih terjangkau dibanding smartwatch penuh.

Layar menjadi salah satu pembeda utama. Fitbit Edge mengusung panel “hybrid OLED” yang diklaim memberikan area pandang 46% lebih luas dibanding Fitbit sebelumnya, dan dirancang agar tetap terbaca di bawah sinar matahari langsung. Pengalaman menjelajah antarmuka berbasis Tiles pun diklaim lebih baik, meski tidak menjalankan Wear OS penuh. Menariknya, tampilannya disebut mengambil isyarat dari bahasa desain Material 3 Expressive yang dipakai Google pada jam tangan Android terbaiknya.

Fitur Pintar dan Kesehatan Lengkap

Meski berstatus tracker, Fitbit Edge membawa kemampuan yang biasanya ada di smartwatch. Perangkat ini mendukung pengelolaan panggilan dan notifikasi, serta dukungan Google Maps. Kombinasi tersebut membuatnya disebut sebagai smartwatch-lite. Untuk aktivitas fisik, aplikasi olahraga di Fitbit Edge memiliki pelacakan aktivitas otomatis yang ditingkatkan dan mampu mendeteksi hingga 100 jenis latihan tanpa perlu memulai workout secara manual. Fitur ini juga akan dihadirkan ke Google Fitbit Air.

Berbeda dari Fitbit Air, Fitbit Edge dilengkapi GPS onboard. Artinya, pengguna dapat berlari, bersepeda, berenang, atau mendaki sambil melacak rute dan kecepatan tanpa bergantung pada ponsel. Fitur kesehatan lain yang tersedia mencakup pelacakan siklus menstruasi, pelacakan tidur, dan seluruh perangkat Google Health yang biasa, termasuk pelatih kebugaran berbasis AI. Fitur Health Guardian terbaru seperti Insulin Resistance Trends dan fungsi pemindaian ECG juga hadir di perangkat ini. Untuk konteks ekosistem kesehatan Google yang lebih luas, pengguna bisa membaca ulasan mengenai data menstruasi di Google Health.

Dari sisi desain, chassis Fitbit Edge memiliki ketebalan 11.5mm dengan titik sentuh logam “di mana-mana” di seluruh perangkat. Google juga mempertahankan tombol fisik yang disebut “memuaskan” — sebuah langkah yang mengembalikan warisan Fitbit lama. Tombol fisik ini menjadi salah satu fitur favorit pada jam tangan Garmin dan Fitbit generasi sebelumnya. Keputusan ini terasa relevan karena Google telah menutup aplikasi Fitbit lama dan memigrasikan seluruh pengguna ke Google Health.

Soal daya tahan, Fitbit Edge mengandalkan baterai yang dapat bertahan hingga sepekan. Pengisian daya selama 90 menit disebut cukup untuk mengembalikan kapasitas ke 100%. Baterainya juga dapat diganti, sehingga memperpanjang usia pakai perangkat. Pendekatan ini menjadikan Fitbit Edge sebagai perangkat yang lebih mudah diperbaiki dibanding banyak wearable sekelasnya.

Seperti Google Fitbit Air dan Fitbit sebelumnya, tali Fitbit Edge dapat ditukar sesuai selera. Pengguna dapat memilih Active Sport band, Performance Loop yang fleksibel dan dapat disesuaikan secara mikro, atau Metal Links yang lebih bergaya untuk tampilan seperti jam tangan. Fleksibilitas ini memberi ruang personalisasi tanpa harus membeli perangkat baru.

Google Fitbit Edge

Kehadiran Fitbit Edge memperkuat lini wearable Google di segmen menengah. Perangkat ini menempati posisi di antara Google Fitbit Air dan Pixel Watch, sehingga pengguna tidak perlu memilih ekstrem: tracker tanpa layar atau smartwatch penuh. Kombinasi tombol taktil, baterai sepekan, dan baterai yang bisa diganti di bawah $180 / £160 disebut sebagai paket yang menjanjikan. Fitbit Edge juga disebut sebagai pembaruan desain pebble klasik Fitbit dengan pendekatan yang lebih modern.

Bagi pengguna yang menanti kehadiran perangkat ini di pasar, informasi resmi mengenai jadwal peluncuran telah dibahas dalam artikel peluncuran 12 Oktober. Sementara itu, konteks ekosistem Google Health yang terus berkembang menunjukkan arah Google dalam menyatukan data kesehatan pengguna di satu platform. Perangkat seperti Fitbit Edge menjadi salah satu simpul penting dalam strategi tersebut.

Dengan layar lebih besar, GPS onboard, deteksi 100 jenis latihan, dan baterai yang dapat diganti, Google Fitbit Edge menyasar pengguna yang menginginkan tracker fungsional tanpa kompleksitas smartwatch penuh. Harga $179.99 / £159.99 / AU$TBC (sekitar AU$300) menempatkannya sebagai opsi yang perlu dipertimbangkan di segmen fitness tracker berlayar pada 2026.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.