šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi fitur terbaru ChatGPT Images 2.5 dari OpenAI

ChatGPT Images 2.5 Rilis: Deretan Fitur Baru dan Edit Tools yang Lebih Canggih

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø5 menit membaca
Bagikan:
  • OpenAI merilis ChatGPT Images 2.5 sebagai pembaruan dari Images 2.0 yang diluncurkan April 2026
  • Alat editing baru meliputi Markup, Comment, Remove BG, Erase, dan Resize untuk penyempurnaan gambar presisi
  • Fitur Comments memungkinkan pengguna memberi instruksi spesifik pada titik tertentu di gambar
  • Fitur Sketch mengubah sketsa kasar menjadi gambar AI utuh dengan mudah
  • Templates menyediakan panduan langkah demi langkah untuk membuat poster, logo, ikon, dan foto produk
  • Kecepatan pemrosesan gambar meningkat signifikan dibandingkan versi sebelumnya
  • Hasil gambar lebih personal untuk wajah dan potret, serta kemampuan infografis yang lebih baik
  • Pengguna kini bisa membagikan prompt yang menciptakan gambar untuk memudahkan replikasi

Telset.id – OpenAI resmi memperkenalkan pembaruan besar pada fitur generator gambar ChatGPT dengan hadirnya ChatGPT Images 2.5. Pembaruan ini membawa sejumlah peningkatan signifikan, terutama pada alat editing yang jauh lebih presisi, kecepatan pemrosesan yang lebih baik, serta fitur baru seperti Sketch dan Templates yang memudahkan pengguna menciptakan visual sesuai kebutuhan.

Pembaruan ini menjadi langkah lanjutan setelah OpenAI merilis Images 2.0 pada April 2026 lalu. Kini, dengan hadirnya Images 2.5, pengguna tidak hanya dimanjakan dengan kualitas gambar yang lebih baik, tetapi juga alur kerja yang lebih efisien. Bagi pengguna aktif ChatGPT, perubahan ini akan langsung terasa, terutama bagi mereka yang kerap kesulitan menyempurnakan hasil gambar melalui perintah teks saja.

Alat Editing Baru yang Lebih Presisi dan Mudah Digunakan

Salah satu peningkatan paling menonjol dalam pembaruan ini adalah kehadiran toolbar editing baru yang memungkinkan pengguna menunjuk titik spesifik pada gambar untuk diubah. Sebelumnya, pengguna harus mengetik ulang deskripsi lengkap seperti ā€œbuat lebih terangā€ atau ā€œhapus orang di latar belakangā€ setiap kali hasil gambar tidak sesuai. Kini, proses tersebut bisa dilakukan dengan lebih langsung dan akurat.

Toolbar Edit baru ini mencakup beberapa alat penting, yaitu Markup, Comment, Remove BG, Erase, dan Resize. Di versi web ChatGPT, pengguna cukup mengklik tombol Edit yang muncul di atas gambar hasil generasi untuk masuk ke mode Edit. Sementara di versi aplikasi, pengguna cukup mengetuk gambar untuk mengakses mode yang sama.

Images from the new ChatGPT Images 2.5

Fitur Remove BG menjadi salah satu andalan karena mampu menghapus latar belakang gambar dan menyisakan elemen utama dalam format PNG transparan. Ini sangat berguna bagi pengguna yang ingin menyisipkan gambar ke dalam dokumen presentasi atau desain lainnya. Sementara itu, fitur Resize menyediakan berbagai opsi rasio aspek standar seperti Portrait 3:4, Widescreen 16:9, dan Landscape 4:3.

Fitur Erase juga tak kalah menarik. Pengguna cukup menyapukan kuas pada objek yang ingin dihapus, misalnya seseorang di latar belakang, dan ChatGPT akan menghilangkannya secara otomatis. Yang menarik, pengguna tidak perlu terlalu presisi saat menyapukan kuas—cukup menutupi sebagian besar objek agar sistem memahami apa yang ingin dihapus.

Namun, fitur yang paling menarik perhatian adalah Comments. Alih-alih sekadar menambahkan komentar pada gambar, fitur ini memungkinkan pengguna memberikan instruksi spesifik pada titik tertentu di gambar. Misalnya, pengguna bisa mengklik elemen tertentu dan menambahkan komentar seperti ā€œhapus iniā€ atau ā€œubah warna menjadi biruā€, lalu ChatGPT akan mengikuti instruksi tersebut saat tombol Send ditekan.

Keunggulan lain dari mode Edit ini adalah kemampuan untuk kembali ke versi gambar sebelumnya. Setiap perubahan disimpan sebagai file terpisah, sehingga pengguna bisa menggulir naik atau turun dalam mode Edit untuk mengakses versi-versi lama dari gambar yang sedang dikerjakan.

New editing tools for ChatGPT Images 2.5.

Perlu dicatat, beberapa alat editing ini sebenarnya telah mulai digulirkan secara diam-diam sejak Agustus 2026. Meski OpenAI belum secara resmi mengumumkannya sebagai bagian dari Images 2.5, alat-alat tersebut kini menjadi bagian integral dari pengalaman pengguna.

Bagi pengguna yang ingin memaksimalkan pengalaman menggunakan ChatGPT, memahami Parental Controls ChatGPT juga penting, terutama jika digunakan oleh anggota keluarga yang lebih muda.

Sketch Tool dan Templates: Cara Baru Berkreasi dengan Gambar

Selain peningkatan alat editing, ChatGPT Images 2.5 juga menghadirkan fitur Sketch yang memungkinkan pengguna menggambar sketsa kasar sebelum diubah menjadi gambar AI yang utuh. Fitur ini sangat berguna ketika pengguna merasa lebih cepat menggambar ide daripada menjelaskannya dengan kata-kata.

Untuk menggunakan Sketch, pengguna cukup memilih opsi Images dari menu utama, lalu memilih Sketch di bagian atas opsi yang tersedia. Antarmuka Sketch memang terlihat sederhana, mirip dengan MS Paint dari tahun 1995, namun fungsional untuk membuat sketsa cepat menggunakan jari atau mouse.

Setelah sketsa selesai dibuat, pengguna tinggal menekan tombol centang biru dan ChatGPT akan secara otomatis menyusun prompt untuk mengubah sketsa tersebut menjadi gambar penuh. Pengguna juga bisa menambahkan detail tambahan pada prompt tersebut sebelum proses generasi dimulai. Hasil akhir gambar tetap bisa disempurnakan lebih lanjut melalui mode Edit.

The Sketch feature in Images 2.5

Fitur lain yang tak kalah dinantikan adalah Templates. Fitur ini dirancang untuk memudahkan pengguna membuat berbagai jenis konten visual yang umum dicari, seperti poster, logo, ikon, foto produk, dan masih banyak lagi. Setiap tugas kini memiliki template khusus yang bisa dipandu langkah demi langkah oleh ChatGPT.

Setiap template dimulai dengan prompt dasar, kemudian ChatGPT akan mengajukan serangkaian pertanyaan lanjutan untuk memahami kebutuhan spesifik pengguna. Sebagai contoh, jika pengguna memilih template Product photo, ChatGPT akan meminta unggahan foto produk yang ingin ditampilkan, lalu menanyakan gaya yang diinginkan—mulai dari Clean Studio, Editorial, Lifestyle, hingga Dramatic. Setelah itu, pengguna bisa memilih latar seperti Dark Studio sebelum akhirnya proses pembuatan gambar dimulai.

Using the Sketch tool in ChatGPT Images 2.5

Bagi pengguna yang datang ke ChatGPT dengan tujuan membuat sesuatu yang spesifik, Templates akan menjadi titik awal yang sangat membantu. Fitur ini memangkas waktu yang biasanya dihabiskan untuk menyusun prompt yang rumit dan berulang.

Selain ketiga fitur utama tersebut, ChatGPT Images 2.5 juga membawa peningkatan lain yang patut diperhatikan. Gambar yang dihasilkan kini lebih personal, sehingga memberikan hasil yang lebih baik ketika bekerja dengan orang-orang yang dikenali dan potret. Kemampuan infografis juga meningkat dibandingkan versi sebelumnya.

Kecepatan pemrosesan juga menjadi sorotan utama. Sebelumnya, proses pembuatan gambar di ChatGPT dirasa agak lambat, namun kini telah meningkat secara signifikan. Ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang sering bekerja dengan tenggat waktu ketat.

Terakhir, ketika pengguna membagikan gambar, kini tersedia opsi untuk ikut membagikan prompt yang menciptakan gambar tersebut. Hal ini memudahkan orang lain untuk membuat versi mereka sendiri dari gambar serupa.

Pembaruan ini secara keseluruhan disambut positif, meski tidak dianggap sebagai lompatan revolusioner. OpenAI sendiri tampaknya sadar akan hal ini dengan tidak menamainya Images 3.0. Namun, bagi pengguna sehari-hari, peningkatan ini akan mengubah cara mereka menggunakan ChatGPT untuk kebutuhan visual. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perkembangan model AI terbaru, kamu bisa membaca artikel tentang ChatGPT-6 Astra yang baru saja dirilis.

Dengan segala peningkatan yang ditawarkan, ChatGPT Images 2.5 jelas menjadi pilihan menarik bagi siapa pun yang membutuhkan generator gambar AI yang andal. Kombinasi antara alat editing yang presisi, fitur Sketch yang intuitif, serta Templates yang memandu pengguna, menjadikan pengalaman berkreasi dengan gambar AI semakin mudah dan menyenangkan. Terlebih dengan kecepatan yang meningkat, alur kerja kreatif pun menjadi jauh lebih produktif.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.