šŸ“‘ Daftar Isi

Prosesor AMD Ryzen 5 7500 untuk soket AM5 dengan grafis terintegrasi

AMD Siapkan Ryzen 5 7500 dengan Grafis Terintegrasi, Harga Dua Kali Lipat

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • AMD dikabarkan menyiapkan Ryzen 5 7500 non-F untuk soket AM5
  • Spesifikasi identik dengan Ryzen 5 7500F: 6 core, 12 threads, 3.7 GHz base, 5.0 GHz boost, 38MB cache, 65W TDP
  • Perbedaan utama: hadir dengan grafis terintegrasi (iGPU) RDNA 2 dengan 2 CU
  • Harga yang dibocorkan mencapai 230 Euro atau sekitar USD 267, hampir dua kali lipat harga 7500F
  • Kabar ini masih berupa rumor dari leaker Roland Quandt dan belum ada konfirmasi resmi dari AMD

Telset.id – AMD dikabarkan tengah menyiapkan prosesor Ryzen 5 7500 non-F untuk soket AM5. Kabar ini menarik karena chip tersebut disebut memiliki spesifikasi identik dengan Ryzen 5 7500F, namun dengan harga yang hampir dua kali lipat, yaitu sekitar 230 Euro atau setara USD 267.

Informasi ini pertama kali diungkap oleh pembocor (leaker) ternama, Roland Quandt, melalui akun media sosialnya. Menurut laporannya, Ryzen 5 7500 ini akan menjadi prosesor enam inti dan dua belas utas dengan clock dasar 3,7 GHz dan clock boost hingga 5,0 GHz. Chip ini juga memiliki total cache 38MB dan TDP sebesar 65W.

Kabar ini muncul di tengah tren AMD yang kerap menyegarkan lini prosesor lama dengan SKU baru, terutama karena pasar hardware konsumen sedang lesu. Jika benar, kehadiran Ryzen 5 7500 ini akan menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari prosesor modern dengan grafis terintegrasi untuk kebutuhan komputasi harian.

Perbedaan Utama dengan Ryzen 5 7500F

Perbedaan paling mencolok antara Ryzen 5 7500 yang dikabarkan ini dengan pendahulunya, Ryzen 5 7500F, terletak pada keberadaan grafis terintegrasi (iGPU). Penghilangan akhiran ā€œFā€ pada nama prosesor menandakan bahwa chip ini dilengkapi dengan unit pemroses grafis, sebuah fitur yang sengaja dihilangkan pada seri 7500F.

Namun, jangan berharap banyak dari iGPU ini. Berdasarkan apa yang terlihat pada Ryzen 5 7600, iGPU pada prosesor ini hanya akan terdiri dari dua CU RDNA 2 yang sangat kecil. Kemampuan grafisnya hanya cukup untuk menampilkan layar dan menjalankan tugas sehari-hari, bukan untuk bermain game.

Selain penambahan iGPU, spesifikasi lainnya dikabarkan tidak berubah dari Ryzen 5 7500F. Prosesor ini tetap memiliki enam inti dan dua belas utas, dengan clock dasar 3,7 GHz dan clock boost 5,0 GHz. Total cache yang ditawarkan juga sama, yaitu 38MB, yang kemungkinan besar merupakan kombinasi dari 32MB L3 dan 6MB L2, dengan TDP 65W.

Zen 4 CPU

Yang menjadi sorotan utama adalah banderol harganya. Ryzen 5 7500 ini dikabarkan akan dijual dengan harga 230 Euro, atau sekitar USD 267. Harga ini terbilang janggal jika dibandingkan dengan Ryzen 5 7500F yang saat ini bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih murah.

Sebagai konteks, Ryzen 5 7500F pertama kali diluncurkan dengan harga USD 179 tiga tahun lalu, namun harganya dengan cepat turun dan kini bisa didapatkan hanya dengan USD 116. Bahkan di Jerman, prosesor ini dijual dengan harga 105 Euro, atau sekitar USD 122.

Dengan harga yang dikabarkan untuk Ryzen 5 7500 non-F, konsumen sebenarnya bisa mendapatkan prosesor yang jauh lebih bertenaga, yaitu Ryzen 5 9600X, lengkap dengan motherboard B850 di Newegg. Bahkan, Ryzen 7 7600X3D juga bisa ditemukan dengan harga di bawah USD 250 di Amazon saat ini.

Analisis Harga dan Posisi Pasar

Satu-satunya cara untuk membenarkan harga yang hampir dua kali lipat ini adalah dengan argumen bahwa Ryzen 5 7500 non-F hadir dalam kemasan kotak (boxed) lengkap dengan cooler, berbeda dengan Ryzen 5 7500F yang merupakan paket tray-only tanpa pendingin. Namun, argumen ini tetap terasa sulit diterima mengingat selisih harganya yang sangat signifikan.

Perlu diingat bahwa perbandingan harga ini didasarkan pada harga pasar saat ini. Kita tahu bahwa harga komponen bisa sangat fluktuatif, terutama di tengah krisis komponen yang sedang berlangsung. Kenaikan harga CPU bukanlah hal yang langka lagi, dan karena tidak ada informasi mengenai jendela peluncuran Ryzen 5 7500 non-F, peluncurannya bisa saja bertepatan dengan periode kenaikan harga tersebut.

Meski demikian, semua informasi ini masih sebatas kabar burung dan perlu ditanggapi dengan skeptis. Harga dalam Euro yang muncul dalam kabar ini mungkin karena sang pembocor berdomisili di Jerman. Kita juga belum tahu apakah chip ini akan mendapatkan peluncuran global atau hanya di pasar tertentu.

Jika kabar ini benar, kehadiran Ryzen 5 7500 non-F bisa menjadi angin segar bagi pengguna yang membangun PC kantor atau PC untuk penggunaan dasar. Namun, dengan harga yang dikabarkan, chip ini akan kesulitan bersaing di pasar aftermarket. Posisinya mungkin lebih cocok untuk para pembuat PC rakitan (OEM) yang membutuhkan prosesor dengan grafis terintegrasi untuk komputer kantor atau web browsing.

Keputusan AMD untuk merilis ulang lini prosesor lama dengan spesifikasi baru memang bukan hal baru. Sebelumnya, AMD juga dikabarkan menghidupkan kembali prosesor Zen 2 untuk PC budget. Strategi ini tampaknya menjadi cara AMD untuk mengisi celah pasar di tengah lesunya permintaan produk baru.

Kita hanya bisa menunggu dan melihat apakah kabar ini akan menjadi kenyataan. Jika benar, akankah AMD akan menyesuaikan harga agar lebih kompetitif, atau justru membiarkannya seperti yang beredar saat ini?

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.