Tampilan protokol VPN TrustTunnel AdGuard di Mac App Store

AdGuard TrustTunnel Kini Hadir sebagai Aplikasi macOS Native

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • AdGuard meluncurkan TrustTunnel sebagai aplikasi native macOS melalui Mac App Store
  • Protokol VPN stealth open-source ini sebelumnya hanya bisa digunakan via command line/Terminal
  • TrustTunnel mampu melewati deep packet inspection (DPI) dengan menyamarkan trafik sebagai browsing HTTPS biasa
  • Versi 1.2 menghadirkan GUI, ikon menu bar, auto-launch, auto-connect, dan fitur Export logs
  • Nama "Query log" diubah menjadi "Connection log" untuk memperjelas fungsi
  • AdGuard VPN gratis hingga 3 GB/bulan, paket unlimited mulai $2.99/bulan dengan garansi 30 hari
  • Bagian dari strategi AdGuard memperluas aksesibilitas alat privasi di berbagai platform

Telset.id – AdGuard resmi meluncurkan klien native macOS untuk protokol VPN stealth open-source miliknya, TrustTunnel. Sebelumnya, protokol ini hanya bisa digunakan oleh pengguna yang nyaman dengan perintah baris perintah (command line). Kini, TrustTunnel dapat diakses siapa saja melalui Mac App Store.

“Jujur saja: tidak semua orang senang membuka Terminal,” ungkap tim pengembang TrustTunnel dalam catatan rilis versi 1.2 di GitHub. “Sampai sekarang, itulah yang harus dilakukan pengguna macOS untuk menggunakan TrustTunnel. Dengan versi 1.2, hari-hari itu sudah berakhir.”

Pembaruan ini menghadirkan antarmuka grafis (GUI) native yang sederhana sehingga pengguna Mac tidak lagi memerlukan perintah terminal yang rumit atau pengaturan tambahan untuk menjalankan server VPN self-hosted. AdGuard secara efektif menghilangkan kurva pembelajaran yang curam dan membawa teknologi bypass jaringan yang mumpuni ini ke konsumen sehari-hari.

Keunggulan utama TrustTunnel adalah kemampuannya untuk melewati deep packet inspection (DPI). Metode pemantauan agresif ini digunakan oleh jaringan yang restriktif, mulai dari Wi-Fi kampus universitas yang ketat hingga firewall rezim yang menindas, untuk mengidentifikasi dan memblokir lalu lintas VPN tradisional.

Protokol ini mencapai kemampuan stealth dengan merutekan koneksi melalui TLS dengan protokol HTTP/2 atau HTTP/3. Dari sudut pandang pengamat luar atau administrator jaringan yang memantau firewall, koneksi VPN TrustTunnel tampak seperti aktivitas browsing web HTTPS biasa yang tidak berbahaya. Karena menyatu dengan lalu lintas internet sehari-hari, koneksi ini menjadi sangat sulit dideteksi, dibatasi kecepatannya, atau diblokir.

Fungsi stealth canggih ini kini dipadukan dengan fitur-fitur standar yang diharapkan pengguna macOS. Klien baru ini menyertakan ikon status menu bar untuk memeriksa koneksi sekilas, pengaturan peluncuran otomatis saat macOS dinyalakan, dan fitur auto-connect yang aktif begitu aplikasi dibuka.

AdGuard's TrustTunnel VPN protocol on the Mac App Store

Bersamaan dengan antarmuka baru, pembaruan 1.2 juga membawa perbaikan praktis di balik layar untuk semua platform. Yang paling utama adalah opsi “Export logs” yang terletak di menu pengaturan aplikasi. Sebelumnya, mendiagnosis koneksi yang gagal atau penurunan performa server berarti menggali file tersembunyi secara manual. Kini, pengguna dapat mengekspor log diagnostik hanya dalam beberapa klik, mempercepat proses berbagi informasi error penting dengan tim dukungan atau pengembangan AdGuard.

Para pengembang juga mengganti nama “Query log” menjadi “Connection log” untuk memperjelas data apa yang sedang dilihat pengguna saat memecahkan masalah server self-hosted mereka.

Rilis Mac App Store ini melanjutkan dorongan AdGuard untuk membuat alat privasinya lebih mudah diakses di semua sistem operasi. Langkah ini mengikuti langkah serupa seperti menghadirkan AdGuard VPN ke Microsoft Store, meluncurkan aplikasi iPhone khusus, dan menawarkan klien desktop yang disederhanakan untuk pengguna Apple.

Dengan membawa TrustTunnel keluar dari Terminal dan masuk ke Mac App Store, AdGuard memastikan teknologi VPN stealth tingkat lanjut tidak lagi khusus untuk pengguna power user. AdGuard VPN menawarkan layanan gratis dengan batas 3 GB per bulan. Untuk akses tanpa batas, paket berbayar mulai dari setara biaya bulanan $2.99 dan dilindungi jaminan uang kembali 30 hari.

Pembaruan ini juga relevan bagi pengguna yang ingin memahami lebih dalam tentang teknologi self-hosting. Bagi yang tertarik mengeksplorasi konsep serupa, panduan self-hosting dapat menjadi titik awal yang baik untuk memahami cara kerja server pribadi.

Sementara itu, pengguna yang peduli dengan privasi dan ingin memblokir iklan serta pelacak juga perlu memperhatikan perubahan kebijakan browser. Microsoft Edge menghentikan dukungan untuk ekstensi MV2 yang berdampak pada uBlock Origin, sehingga pengguna perlu mencari alternatif untuk menjaga privasi mereka di browser.

Kehadiran TrustTunnel sebagai aplikasi native macOS menandai langkah signifikan dalam demokratisasi alat anti-sensor. Kini, pengguna biasa yang membutuhkan akses internet terbuka di lingkungan yang membatasi kebebasan digital dapat memanfaatkan teknologi yang sebelumnya hanya dikuasai para ahli teknis.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.