Thailand Siap Adopsi Pendaftaran Sidik Jari untuk Kartu SIM

ThinkStockPhoto

Telset.id, Jakarta – Komisi Nasional Penyiaran dan Telekomunikasi Thailand (NBTC) telah mengungkapkan rencananya untuk mewajibkan semua operator seluler untuk memperkenalkan sistem ID sidik jari online untuk pendaftaran SIM seluler prabayar dan pasca bayar.

Menurut pejabat NBTC, sistem ini dirancang untuk memastikan keamanan yang lebih besar di mobile banking dan mengurangi risiko penipuan mengingat Thailand sedang dalam transisi menuju masyarakat cashless. Saat ini, seperti diinformasikan, sekitar 14 juta dari 103 juta pelanggan seluler Thailand sudah menggunakan layanan mobile banking.

Sementara operator akan diminta untuk menerapkan sistem pendaftaran sidik jari untuk melengkapi sistem pendaftaran SIM yang ada, pelanggan seluler tidak akan diminta untuk menyerahkan sidik jari mereka. Sidik jari itu akan disimpan pada server database NBTC, lapor TelecomAsia.

Sistem sidik jari ini dikembangkan oleh Fakultas Teknik Universitas Kasetsart, yang memenangkan tender untuk memasok sistem seharga 15 juta baht atau sekitar Rp 5 miliar.

Operator akan dapat mengurangi biaya penerapan sistem dari biaya tahunan universal service obligation (USO) mereka, yang berjumlah sekitar 3,5% dari total pendapatan operator.

Regulator telah memberi tenggat waktu tentatif hingga Februari bagi operator untuk mendukung sistem ini. [IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here