Samsung: Mengakali Iris Scanner di Galaxy S8 ‘Tidak Realistis’

Telset.id, Jakarta – Chaos Computer Club (CCC) yang berbasis di Berlin baru-baru ini menunjukkan bagaimana Iris Scanner di Galaxy S8 bisa ditipu. Metode yang digunakan cukup menggunakan gambar inframerah yang tercetak dari mata manusia lalu ditempelkan contact lens. Hanya itu yang mereka butuhkan untuk mengelabuhi Iris Scanner agar terbuka.

Memang saat ini fitur keamanan Iris Scanner masih sanat jarang di smartphone. Sehingga ini menjadi nilai jual yang cukup besar di Galaxy S8. Namun, rasanya tidak ideal, karena fitur ini dapat dikelabui dengan relatif mudah.

Setelah mengetahu masalah ini, Samsung merespon dengan menyakinkan pelanggan bahwa teknologi Iris Scanner di Galaxy S8 telah dikembangkan melalui pengujian yang ketat untuk mencegah upaya pembobolan keamanan. Samsung juga akan berjanji jika ada potensi kerentanan, Samsung akan merespon secepat mungkin untuk memperbaikinya.

[Baca juga : Ini Bukti PIN Lebih Aman Daripada Iris Scanner]

Seorang juru bicara Samsung mengatakan, mengakali Iris Scanner di Galaxy S8 adalah “Tidak Realistis,” karena dalam kehidupan sehari-hari akan sulit untuk dilakukan.

“pasalnya Anda akan membutuhkan kamera yang bisa menangkap cahaya inframerah (digunakan di video), yang sudah tidak tersedia lagi di pasaran. Selain itu, Anda perlu mengambil foto pemiliki smartphone dan mencuri smartphone-nya. Sulit bagi keseluruhan skenario untuk terjadi dalam kenyataan, “kata juru Samsung.

Dirk Engling, juru bicara Chaos Computer Club, mengatakan bahwa dalam beberapa situasi, gambar beresolusi tinggi dari internet cukup untuk menangkap Iris Scanner.

“Jika Anda menghargai data di smartphone Anda dan mungkin ingin menggunakannya untuk sistem pembayaran. Menggunakan perlindungan pin tradisional adalah sistem keamanan yang lebih aman daripada menggunakan fitur body untuk otentikasi,” katanya. (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here