Telset.id – Setelah Oppo F3 Plus yang diresmikan akhir bulan lalu, kemarin malam Oppo meluncurkan versi “minimalis” dari F3 Plus, yakni Oppo F3. Meski tak membawa emblem “Plus”, smartphone ini juga mengandalkan kamera ganda di bagian depan yang memiliki tugas utama yakni memuaskan penggunanya yang menyukai selfie.
Saat acara peluncurannya, Tim Telset.id, berkesempatan mencoba secara langsung Oppo F3. Karenanya, kami akan mengulas sedikit smartphone dual-selfie camera ini lewat hands-on Oppo F3. Silahkan simak ulasannya:
Desain

Oppo F3 mengadopsi ukuran serta model mainstream smartphone masa kini yakni berukuran body sedang dengan bahan dasar metal campuran berdesain unibody yang membungkus layar berukuran 5.5 inch. Berbeda dengan saudara besarnya yang dibungkus body metal yang terkesan padat serta layar yang lebih besar.
Saat pertama kali melihatnya, desain depan Oppo F3 seolah tidak ada bedanya dengan versi Plus. Misalnya saja tombol Home, F3 menggunakan tombol Home solid yang tak bisa ditekan dan juga bertugas sebagai sensor sidik jari, persis seperti F3 Plus. Mungkin satu-satunya perbedaan di bagian depan adalah bentuk sensor proximity yang berbentuk lingkaran pada F3, sedangkan pada Oppo F3 Plus berbentuk lonjong.
Jika pada F3 Plus terdapat desain Ultra-fine “Six-String” Antenna Lines, berbeda dengan Oppo F3. Garis antena yang diadopsi pada smartphone ini lebih mirip seperti Oppo F1S alias bentuknya yang mainstream.
Dengan ukuran body yang lebih kecil, ada satu keunggulan “telak” pada F3 dibanding saudaranya yang membawa emblem Plus yakni lebih nyaman untuk digenggam menggunakan satu tangan. Secara overall, desain Oppo F3 boleh dibilang merupakan desain “kecil” dari F3 Plus.
Spesifikasi

Karena tak membawa emblem Plus dan juga berharga lebih murah Rp 2 jutaan, tentu banyak aspek yang dikurangi pada Oppo F3 termasuk mesin utamanya. Pertama adalah layarnya, layar Oppo F3 berjenis in-Cell dengan resolusi FHD ini lebih kecil 0.5 inch dari F3 Plus yang berukuran 6 inch. Meski begitu, layar tersebut sama kuatnya dengan versi Plus karena dilapisi Corning Gorilla Glass 5.
Kemudian mesin utamanya, jika F3 Plus membawa prosesor Octa-core 1.95GHz Snapdragon 653, Oppo F3 “hanya” mengandalkan prosesor Octa-core 1.51GHz MediaTek MT6750, RAM 4GB, memori internal 64GB, baterai berkapasitas 3,200 mAh tanpa didukung VOOC Flash Charge dan sudah berjalan di atas ColorOS berbasis Android Marshmallow.
Selain kedua hal tersebut, resolusi kamera belakang pun berbeda. Oppo F3 membawa kamera beresolusi 13MP aperture F/2.0 yang sudah dilengkapi PDAF, LED Flash, dan fitur lainnya. Namun untuk kamera depan, F3 masih menggunakan teknologi yang sama dengan versi Plus yakni kamera beresolusi 16MP untuk telephoto dan 8MP untuk mengambil group selfie karena memiliki wide-angle 120 derajat.
Bagaimana menurut Anda? Apakah dengan harga RP 4,3 jutaan Oppo F3 worth it untuk dibeli? Jika masih bingung, tunggu saja review dari kami untuk Oppo F3 ya! (FHP)









Komentar
Belum ada komentar.