Telset.id ā Kualitas audio YouTube Music secara default tidak maksimal, bahkan untuk pelanggan Premium sekalipun. Pengguna bisa meningkatkan pengalaman mendengarkan dengan mengubah pengaturan bitrate dari 128 kbps menjadi 256 kbps, yang menghasilkan suara lebih jernih, terutama saat menggunakan perangkat audio berkualitas.
Perubahan ini penting karena banyak pengguna tidak menyadari bahwa layanan streaming musik milik Google ini menyembunyikan pengaturan kualitas audio terbaiknya di menu pengaturan. Dengan melakukan penyesuaian sederhana, pengalaman mendengar lagu favorit bisa meningkat secara signifikan tanpa perlu beralih ke layanan lain.
Meskipun YouTube Music tidak menawarkan kualitas audio lossless seperti kompetitornya, layanan ini tetap memiliki keunggulan unik. Pengguna bisa mengakses unggahan tidak resmi, rekaman pertunjukan langsung, remix, dan lagu-lagu langka yang sulit ditemukan di platform lain. Hal ini menjadikan YouTube Music pilihan menarik bagi pecinta musik yang mencari variasi konten.
Secara default, YouTube Music menggunakan pengaturan bitrate Normal yang maksimal hanya 128 kbps. Pengaturan ini memang baik untuk menghemat kuota data, namun tidak ideal untuk pengalaman mendengarkan berkualitas tinggi. Pengaturan tertinggi yang tersedia di layanan ini adalah 256 kbps, yang terdengar jauh lebih bersih dan detail.
Namun, ada satu syarat utama. Fitur kualitas audio tinggi ini hanya bisa diakses oleh pelanggan YouTube Music Premium yang dibanderol mulai $12 per bulan, atau pelanggan YouTube Premium seharga $16 per bulan. Pengguna gratis tetap terkunci di bitrate Normal tanpa opsi untuk meningkatkannya.
Cara Mengubah Kualitas Streaming YouTube Music
Lokasi pengaturan streaming sedikit berbeda antara perangkat Android dan iOS. Meskipun demikian, opsi yang tersedia identik. Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:
- Buka aplikasi YouTube Music di ponsel Anda.
- Ketuk foto profil Anda di sudut kanan atas.
- Pilih menu Settings (Pengaturan).
- Buka menu pemutaran. Di Android, menu ini bernama Data saving. Di iPhone, menu ini bernama Playback & restrictions.
- Ubah pengaturan Audio quality on mobile network dan Audio quality on Wi-Fi menjadi High atau Always High.
Pilihan High menggunakan bitrate 256 kbps saat koneksi internet cukup kuat. Sementara itu, opsi Always High akan berusaha mempertahankan kualitas tersebut bahkan saat koneksi sedang lemah. Konsekuensinya, penggunaan data akan lebih boros, sehingga pengaturan ini paling cocok digunakan saat terhubung ke jaringan Wi-Fi atau memiliki paket data yang besar.

Bagi pengguna yang sering mendengarkan musik secara offline, pengaturan kualitas unduhan juga perlu disesuaikan. Langkahnya tidak kalah mudah:
- Ketuk foto profil Anda dan buka Settings.
- Pilih menu Download & storage.
- Kemudian pilih Audio quality.
- Pilih opsi High untuk mendapatkan bitrate 256 kbps pada file unduhan.
Penting untuk dicatat bahwa perubahan pengaturan ini tidak otomatis meningkatkan kualitas lagu yang sudah diunduh sebelumnya. Untuk mendapatkan kualitas 256 kbps, pengguna harus menghapus unduhan lama dan mengunduhnya kembali. Proses ini bisa dilakukan sekaligus melalui menu yang sama, atau satu per satu melalui pustaka musik Anda.
Baca Juga:
Performa audio yang lebih baik juga dipengaruhi oleh perangkat yang digunakan. Mendengarkan musik dengan bitrate 256 kbps akan terasa optimal saat menggunakan headphone atau speaker yang mumpuni. Perangkat audio berkualitas rendah mungkin tidak mampu menampilkan perbedaan signifikan antara 128 kbps dan 256 kbps.
Bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio lossless, platform seperti Amazon Music, Apple Music, Spotify, dan Tidal menawarkan opsi yang lebih baik. Namun, YouTube Music tetap unggul dalam hal variasi konten, termasuk akses ke lagu-lagu lawas, versi live, dan materi eksklusif yang tidak tersedia di layanan lain.
Dengan mengikuti panduan di atas, pengguna bisa memaksimalkan potensi YouTube Music tanpa harus meninggalkan platform. Penyesuaian sederhana ini membuat perbedaan nyata dalam kualitas suara, terutama bagi mereka yang peduli dengan detail audio.
Perlu diingat bahwa pengaturan kualitas tinggi akan mengonsumsi lebih banyak data. Untuk pengguna dengan kuota terbatas, disarankan hanya mengaktifkan pengaturan ini saat terhubung ke Wi-Fi. Sementara itu, pengguna dengan paket data unlimited bisa mengaktifkan opsi Always High untuk pengalaman terbaik setiap saat.
YouTube Music juga menghadapi berbagai tantangan lain, termasuk isu kompatibilitas dengan perangkat lama dan bug pada fitur tertentu. Beberapa pengguna melaporkan masalah pada YouTube PiP Mode yang diakui Google sebagai bug. Selain itu, platform ini juga menjadi sorotan terkait penggunaan data untuk melatih kecerdasan buatan, seperti yang terungkap dalam kasus Suno yang membobol YouTube Music.
Dengan mengoptimalkan pengaturan audio, pengguna bisa mendapatkan pengalaman mendengarkan yang jauh lebih memuaskan. Langkah-langkah di atas mudah diikuti dan tidak memerlukan keahlian teknis khusus. Yang diperlukan hanyalah keinginan untuk mendapatkan kualitas terbaik dari layanan yang sudah digunakan.





Komentar
Belum ada komentar.