šŸ“‘ Daftar Isi

iPhone menampilkan persentase baterai untuk mengecek aplikasi boros baterai iPhone

Cara Cek Aplikasi Boros Baterai iPhone di iOS

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Fitur bawaan iOS di menu Battery memungkinkan pengguna melihat grafik penggunaan baterai secara detail
  • Opsi View All Battery Usage menampilkan daftar aplikasi penguras baterai terbesar, tersedia sejak iOS 8
  • Kategori On Screen dan Background membantu membedakan waktu penggunaan aktif vs latar belakang
  • Background App Refresh dapat dimatikan untuk aplikasi tertentu atau menyeluruh di Settings > General
  • Location Services perlu diatur ke While Using the App untuk mencegah GPS aktif di latar belakang
  • Hindari mematikan Location Services total karena memengaruhi layanan Find My
  • Pemeriksaan kesehatan baterai penting karena pengaturan tidak berarti jika baterai sudah rusak
  • Aplikasi seperti TikTok, Instagram, game, Weather, dan Google Maps umumnya paling boros daya

Telset.id – Apple menyatakan baterai iPhone dirancang untuk bertahan seharian penuh. Namun, cara pemakaian harian kerap membuat daya baterai terkuras lebih cepat dari perkiraan. Beberapa aplikasi dapat menguras baterai tanpa disadari pengguna, sehingga iPhone tidak mampu bertahan hingga malam hari.

Kabar baiknya, iOS menyediakan fitur bawaan untuk memeriksa penggunaan baterai secara detail. Dengan mengetahui aplikasi mana yang paling banyak mengonsumsi daya, pengguna bisa mengambil langkah agar iPhone tetap menyala sampai akhir hari. Mengubah beberapa pengaturan juga dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai.

iPhone showing the battery percentage.

Melacak Aplikasi Penguras Baterai

Langkah pertama dimulai dari aplikasi Settings di iPhone. Pengguna perlu membuka menu Battery yang memiliki ikon berwarna hijau. Menu ini mudah ditemukan karena berada di bagian awal daftar, dekat dengan opsi Wi-Fi dan Cellular.

Di dalam menu Battery, tersedia grafik detail yang menunjukkan pola penggunaan iPhone. Dengan mengetuk opsi View All Battery Usage, pengguna akan melihat daftar lengkap aplikasi yang mengonsumsi daya baterai. Fitur ini telah tersedia sejak iOS 8, sehingga pengguna dengan model iPhone lama pun tetap bisa mengakses informasinya.

Daftar tersebut mudah dipahami. Aplikasi yang berada di urutan teratas merupakan aplikasi dengan konsumsi baterai terbesar. Umumnya, aplikasi tersebut adalah yang paling sering digunakan sepanjang hari. Misalnya, jika pengguna menghabiskan waktu menonton TikTok, aplikasi itu kemungkinan besar akan muncul di puncak daftar.

Terdapat pula informasi penting lain yang perlu diperhatikan. Kategori On Screen merujuk pada waktu pengguna aktif menggunakan aplikasi. Sementara itu, kategori Background menunjukkan waktu saat aplikasi tidak tampil di layar tetapi tetap memanfaatkan sumber daya ponsel. Aplikasi seperti Weather atau Google Maps menjadi contoh yang relevan.

Ketika pengguna mengizinkan aplikasi melacak aktivitas, aplikasi tersebut dapat memeriksa lokasi di latar belakang meski sedang tidak digunakan. Hal yang sama berlaku untuk Apple Music atau Spotify saat streaming musik dengan layar iPhone mati. Informasi ini membantu pengguna memahami mengapa baterai cepat habis.

Battery Usage menu in iPhone Settings.

Mengubah Pengaturan untuk Menghemat Daya

Mengurangi waktu penggunaan aplikasi berat seperti TikTok atau Instagram memang membantu. Game juga cenderung menguras baterai lebih cepat karena membutuhkan daya pemrosesan dan grafis yang besar. Namun, mengubah beberapa pengaturan di iPhone juga berdampak signifikan pada ketahanan baterai.

Salah satu pengaturan yang bisa diubah adalah Background App Refresh yang berada di bagian General pada aplikasi Settings. Fitur ini memungkinkan aplikasi memperbarui kontennya meski sedang tidak digunakan. Meski membantu aplikasi memuat lebih cepat, fitur ini dapat menguras sumber daya perangkat. Pengguna bisa mematikannya untuk aplikasi tertentu atau menonaktifkan pembaruan latar belakang secara keseluruhan.

Mengelola akses lokasi aplikasi juga berkontribusi pada ketahanan baterai. Penggunaan GPS secara terus-menerus mengonsumsi banyak sumber daya. Pengguna dapat membuka Location Services di Settings, tepatnya di bawah menu Privacy & Security. Matikan akses lokasi untuk aplikasi yang tidak benar-benar membutuhkannya.

Jika tidak ingin mematikan sepenuhnya, ubah pengaturan menjadi While Using the App. Opsi ini mencegah aplikasi menggunakan GPS di latar belakang. Namun, hindari mematikan Location Services sepenuhnya karena akan memengaruhi layanan penting seperti Find My. Pengguna tentu tidak ingin kesulitan menemukan iPhone jika perangkat hilang.

Background App Refresh menu in iPhone Settings.

Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah memeriksa kesehatan baterai iPhone. Pengaturan aplikasi apa pun tidak akan berarti jika kondisi baterai sudah buruk. Dalam kasus tersebut, penggantian baterai menjadi opsi terbaik untuk mengembalikan performa perangkat.

Perlu diingat bahwa sebagian alasan berkurangnya daya baterai berada di luar kendali pengguna. Namun, dengan mengetahui aplikasi yang paling boros dan menerapkan penyesuaian pengaturan yang tepat, pengguna dapat mengoptimalkan masa pakai baterai iPhone secara signifikan. Pemantauan rutin melalui menu Battery menjadi kebiasaan baik yang direkomendasikan.

Bagi pengguna yang ingin mendalami topik serupa, artikel tentang Database Foto 9 Juta Orang Bocor menyajikan informasi keamanan data yang relevan. Sementara itu, informasi tentang Google Wallet Jadi Mitra TSA dapat menjadi bacaan menarik bagi pengguna layanan digital.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.