📑 Daftar Isi

Apple AirTag dengan penutup belakang menghadap ke atas di atas kotak AirTag 4-pack

Baterai AirTag Cepat Habis? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Baterai AirTag pakai CR2032, klaim Apple bertahan setahun lebih
  • Pemakaian intensif bikin baterai habis dalam beberapa bulan
  • Suara berulang dan Precision Finding paling cepat menguras daya
  • Cek level baterai via Find My, ikon oranye tanda harus ganti
  • Pilih baterai merek terkenal dan hindari suhu ekstrem

Telset.id – Baterai Apple AirTag bisa jauh lebih cepat habis dari perkiraan Apple, tergantung bagaimana pelacak itu digunakan. Apple menyebut baterai AirTag bertahan lebih dari satu tahun, tetapi dalam praktiknya sejumlah pengguna menemukan baterai habis hanya dalam beberapa bulan. Perilaku penggunaan, jenis baterai, hingga suhu tempat penyimpanan menjadi faktor yang menentukan seberapa lama daya AirTag bertahan, termasuk pada AirTag generasi kedua yang dirilis tahun ini.

AirTag memang tidak perlu diisi ulang karena menggunakan baterai koin standar. Namun, tidak adanya tombol on/off membuat pelacak ini terus mengirim lokasi melalui perangkat Apple terdekat. Karena itu, pola pemakaian tertentu membuat baterai terkuras lebih cepat, sementara kebiasaan sederhana bisa memperpanjang masa pakainya.

Jenis Baterai dan Estimasi Daya AirTag

Setiap AirTag menggunakan baterai koin CR2032, baterai lithium 3V yang umum dipakai pada remote kunci mobil dan jam tangan. Baterai ini mudah ditemukan, tersedia banyak di Amazon dan kemungkinan di apotek atau supermarket terdekat, dengan harga biasanya tidak lebih dari US$1 per unit.

Baterai Duracell CR2032

Saat membeli AirTag baru, baterai sudah terpasang. Mengganti baterai AirTag sangat sederhana: tekan dan putar penutup baja di bagian bawah AirTag hingga lepas, keluarkan baterai lama, lalu masukkan baterai baru dengan sisi positif menghadap ke atas. Setelah penutup dipasang kembali dan diputar untuk menutup, AirTag akan mengeluarkan bunyi singkat jika prosesnya benar.

Dalam sebagian besar kasus, estimasi Apple akurat dan AirTag bisa dipakai satu tahun atau lebih sebelum baterai habis sepenuhnya. Namun, tergantung seberapa sering fiturnya dipanggil, baterai bisa habis lebih cepat dan hanya bertahan beberapa bulan alih-alih setahun.

Memeriksa level baterai AirTag mudah dilakukan: buka aplikasi Find My di perangkat Apple dan pindah ke tab Items. Jika muncul ikon baterai oranye di samping AirTag, waktunya mengganti baterai koin tersebut. Ketika baterai dalam kondisi baik, aplikasi tidak menampilkan ikon apa pun. Versi lama Find My selalu menampilkan indikator baterai, tetapi Apple menghapusnya karena sering tidak akurat.

Saat baterai AirTag lemah, sejumlah fitur dibatasi untuk menghemat daya yang tersisa: fitur precision finding tidak bisa digunakan dan AirTag tidak akan mengeluarkan suara. Jika khawatir baterai habis pada momen yang tidak tepat, pengguna disarankan menyetel pengingat satu tahun ke depan setiap kali mengganti baterai.

Kebiasaan yang Membuat Baterai AirTag Lebih Awet

AirTag tidak memiliki tombol on/off karena selalu mengirim lokasi melalui perangkat Apple terdekat. Meski begitu, beberapa jenis penggunaan menguras baterai lebih cepat, sehingga menghindarinya dapat membantu daya bertahan lebih lama.

Apple AirTag dengan penutup belakang menghadap ke atas di atas iPhone dengan aplikasi Find My terbuka

Memicu suara peringatan AirTag berulang kali menjadi salah satu tindakan yang cepat menguras baterai, karena speaker harus menyala terus-menerus. Precision Finding juga memakai daya lebih besar karena mengaktifkan chip Ultra Wideband untuk berkomunikasi dengan iPhone atau Apple Watch secara real time. Hal serupa berlaku saat terus-menerus membuka Find My untuk memeriksa tag yang berada di ruangan sebelah.

Tidak ada masalah menggunakan fitur-fitur ini dalam situasi normal, karena itulah fungsi AirTag dirancang. Namun, sebagian orang suka mencoba-coba fitur tersebut hanya untuk melihat cara kerjanya, dan kebiasaan ini bisa mempercepat terkurasnya baterai. Kondisi ini juga berlaku saat baterai lemah. Tergantung apa yang dilakukan pada AirTag ketika daya kritis, baterai bisa bertahan beberapa hari hingga beberapa minggu atau bahkan sebulan. Jika baterai melemah dalam perjalanan dan tidak bisa diganti, sebaiknya hindari melacak atau mencari tag kecuali benar-benar diperlukan.

Menggunakan baterai berkualitas juga membantu AirTag bertahan lebih lama. Baterai CR2032 generik cenderung menyimpan daya lebih sedikit, sehingga disarankan memilih baterai dari merek terkenal. Apple merekomendasikan Duracell 2032 Lithium Coin Battery, dengan catatan sebagian baterai CR2032 berlapis bitterant mungkin tidak berfungsi pada AirTag.

Suhu juga memengaruhi masa pakai baterai AirTag, sehingga hindari menempatkannya di lokasi yang sangat dingin atau panas. Apple menetapkan AirTag beroperasi pada suhu antara −4°F dan 140°F (−20°C dan 60°C), jadi menaruhnya di bagasi mobil bukan ide terbaik. Selain itu, AirTag yang terus bergerak cenderung mengalami pengurasan baterai lebih cepat karena selalu memancarkan lokasinya. Jika AirTag di mobil habis lebih dulu daripada yang di gantungan kunci, itu hal normal.

Bagi pengguna yang ingin memantau tren perangkat dan aksesori lain, informasi seputar Dual-Electric Range Extender dan pembahasan 16 Detail Baru bisa menjadi bacaan tambahan di kanal teknologi Telset.id.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.