Asus ZenFone 3 ZE552KL vs Samsung Galaxy A7, Pilih Mana?

Asus ZenFone 3 ZE552KL vs Samsung Galaxy A7, Pilih Mana?

Penulis:Maulia Salamuddin
Terbit:
Diperbarui:
⏱️6 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – 2016 menjadi tahun dimana banyak smartphone kelas mid-range bermunculan. Telset.id melihat ada beberapa vendor yang sangat agresif di segmen ini. Tetapi kali ini kami khusus akan membahas dua produk keluaran Samsung dan Asus, yakni Asus ZenFone 3 ZE552KL vs Samsung Galaxy A7.

Setelah diperkenalkan secara global, akhirnya Asus memboyong Zenfone 3 series ke Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian adalah Asus ZenFone 3 versi ZE552KL, yang memang dirancang khusus untuk memanaskan persaingan di segmen mid-range. Smartphone dengan mengandalkan fitur kamera ini ditawarkan dengan banderol seharga Rp 5,1 juta.

Satu lagi vendor yang menjadi pantauan kami adalah Samsung. Memang jika dilihat secara kelengkapan seri, raksasa elektronik asal Korea Selatan ini memiliki perwakilan di hampir semua segmen. Untuk kelas mid-range, Samsung memiliki Series A (2016). Tetapi yang paling menarik perhatian kami salah satunya adalah Samsung Galaxy A7 2016 yang dijual dengan harga Rp 5,3 jutaan.

Kali ini kami coba membandingkan kedua produk smartphone kelas menengah ini, siapa tahu bisa menjadi rujukan Anda ketika mau membeli smartphone di kelas mid-range. Nah kira-kira menarik mana nih spesifikasi Asus Zenfone 3 vs Samsung Galaxy A7 edisi 2016? Simak ulasannya berikut ini:

Kita mulai “duel” ini dari halaman berikutnya…

Desain

Desain ZenFone yang selama ini begitu-begitu saja kali ini tampil berbeda. Ini dikarenakan ZenFone 3 mengalami perubahan desain yang sangat banyak. Benar-benar beda dari ZenFone yang sebelumnya. Form factor-nya kotak kaku dibalut dengan metal frame. Kesan mewahnya sangat terlihat dari perpaduan bahan-bahan yang ada dan berpadu dengan kokoh sempurna.

Dari tampilan depan. Di bagian depan kita akan menemukan full kaca. ZenFone 3 ini bagian depannya full kaca. Tidak lupa ciri khas Asus yaitu Zen Circle juga turut hadir di sana.

Bezelnya sendiri berada di angka 2.1mm. Secara garis besar perubahan ini sangatlah baik dan cukup fit dengan desain masa kini. Ini karena kaca yang diusung oleh Asus ZenFone 3 sudah berteknologi 2.5D Curve Glass. Dengan hadirnya 2.5D Curve Glass dengan pelindung buatan Corning Gorilla Glass 3.

Sayangnya, capasitive button ini hadir tanpa backled. Karena tidak adanya backled, penulis harus menghapal posisi capasitive button. yang ada sehingga tidak ada kendala ketika digunakan di ruangan minim cahaya.

Sedangkan Galaxy A7 (2016) memiliki konsep desain dari pendahulunya dari kelas premium, yakni Galaxy S6. Akan tetapi kami melihat konsep yang ditawarkan sama dengan ZenFone 3 ZE552KL. Galaxy A7 juga dibalut dengan Corning Gorilla Glass 4 2.5 D pada bagian depan dan belakang, juga menggunakan frame metal sebagai penanda kualitas produk ini.

Memiliki ketipisan hanya 7 ,3 mm membuat ponsel Samsung Galaxy A7 generasi kedua ini semakin bikin nyaman untuk kamu pegang. Apalagi dengan lapisan kaca 2.5D, yang mana kaca ini sedikit melengkung pada bagian pojok, semakin bikin kagum.

Secara keseluruhan, kedua desain pada smartphone ini memang serupa. Galaxy A7 memiliki sisi yang hanya berukuran 7,3 mm, lebih tipis dibandingkan ZenFone 3. Akan tetapi, konsep desain milik Samsung Galaxy A7 sejatinya bukanlah hal baru karena mudah ditemukan pada seri Galaxy yang lain.

Sebaliknya, Asus tampil lebih menarik perhatian karena desainnya termasuk inovatif, terlebih penempatan USB Type-C pada bagian bawah yang lebih mumpuni soal kecepatan pengisian daya ketimbang Galaxy A7 2016 yang masih menggunakan port micro USB biasa.

Display

Kedua perangkat smartphone ini sama-sama mengusung layar seluas 5,5 inci beresolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. Yang sangat menarik keduanya pun memiliki kerapatan piksel yang sama, yakni 401 ppi. Sehingga tidak ada perbedaan yang berarti. Akan tetapi ada yang berbeda dari keduanya, yakni menggunakan teknologi panel yang berbeda.

Asus menggunakan panel jenis Super IPS+ pada ZenFone 3 ZE552KL. Kelebihannya panel IPS adalah kemampuan produksi warna yang mampu menciptakan kesan natural dan tampak seperti asli, juga memberikan kesan viewing angle yang lebih luas. Untuk pengoperasian ZenFone 3 ZE552KL  mempercayakan user interface, Asus ZenUI 3.0, memiliki tampilan unik hasil modifikasi stock Android 6.0 Marshmallow, namun Asus memudahkan pengguna melalui banyaknya aplikasi bawaan untuk dipakai memodifikasi tampilan.

Sedangkan pesaingnya Galaxy A7 (2016) menggunakan panel Super AMOLED yang terkenal karena kualitas kontrasnya yang tinggi, memiliki warna hitam pekat dan warna putih yang bersih sehingga ideal untuk dipakai menonton video atau bermain game.

Menggunakan TouchWiz UI terbaru, Samsung ingin memudahkan pengguna untuk mengoperasikannya, namun tidak terlalu banyak memberikan kebebasan modifikasi seperti yang diberikan ZenUI 3.0.

Dibagian ini Anda bisa menyesuaikan kebutuhan sesuai dengan pandangan mata dan selera. Jika membutuhkan smartphone dengan tampilan simple, Galaxy A7 layak dipilih, sementara jika hobi melakukan modifikasi pada tampilan home screen, maka ZenFone 3 jawabannya.

 Hardware

Sektor ini yang menarik buat kami. Meski memiliki harga yang terpaut tidak terlalu jauh, dan di sektor desain dan layar juga tidak jauh berbeda, akan tetapi sektor hardware dari kedua perangkat ini memiliki perbedaan yang bisa langsung dirasakan oleh kami.

Pertama untuk perangkat ZenFone 3 ZE552KL, Asus menempatkan dapur pacu yang tergolong mumpuni dikelasnya yakni menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 625 dengan proses fabrikasi 14nm, memberikan performa 50 persen lebih tangguh dan 35 persen lebih irit daya ketimbang 28nm.

Buat Anda yang gemar bermain game dan multitasking, smartphone ini sangat pas. Terlebih Asus pun membenamkan GPU Adreno 506 yang dipadukan RAM 4GB dan internal storage 64GB yang bisa diekspansi melalui slot microSD hingga 256GB.

Sementara pesaingnya Samsung Galaxy A7 2016 menggunakan chipset yang lebih lawas, yaitu Qualcomm Snapdragon 615, tentu saja performa yang dihasilkannya akan tidak sebanding dibandingkan Snapdragon 625.

Begitu pula urusan multitasking dimana smartphone yang juga dilengkapi GPU Adreno 405 ini mengandalkan RAM lebih kecil, berkapasitas 3GB, serta internal storage yang kapasitasnya lebih kecil 16GB.

 Kamera

Kamera juga menjadi sektor yang sangat menarik, dimana saat ini para vendor berlomba-lomba mengkolaborasi semua komponen baik hardware maupun software kamera. Untuk perangkat smartphone ZenFone 3 ZE552KL sangat jelas menawarkan menawarkan dukungan kamera yang mampuni melalui penggunaan sensor Sony Exmor RS IMX298 berkekuatan 16 MP, dipadukan aperture f/2.0, laser autofocus, dual LED flash dan sistem optical image stabilizer (OIS) empat-poros.

Meski harga berbeda dan lebih mahal sedikit Samsung Galaxy A7, akan tetapi perangkat ini hanya  menawarkan sensor berkekuatan 13MP dengan aperture f/1.9, OIS, autofocus dan LED flash.

Mengenai hasil gambar, ZenFone 3 lebih unggul ketimbang Galaxy A7 karena membenamkan sederet sensor canggih yang mendukung pengguna untuk menangkap gambar sekelas profesional, termasuk penggunaan fitur PixelMaster 3.0 yang membuat hasil gambar terlihat semakin detail.

Akan tetapi, Galaxy A7 mempunyai bukaan lensa yang lebih lebar daripada ZenFone 3 sehingga lebih baik untuk dipakai memotret di kondisi minim cahaya.

Tidak hanya unggul pada kamera belakang, ZenFone 3 pun menawarkan kamera depan dengan sensor 8MP yang tentu saja kualitasnya lebih baik dibandingkan Galaxy A7 yang hanya membawa kamera depan 5MP saja.

Konektivitas dan Fitur Lainnya

Fitur pendukung untuk meningkatkan nilai jual pada masing-masing smartphone. ZenFone 3 misalnya, hadir dengan dukungan sensor sidik jari yang bisa ditemukan pada bodi belakang bawah kamera, memiliki kemampuan gesit karena bisa membuka kunci dalam waktu 0,2 detik saja.

Selain itu, Asus pun menyematkan teknologi audio Sonic Master yang bekerja powerful untuk memproduksi suara, juga memungkinkan kamu mendengarkan musik dengan studio grade 24-bit/192kHz berkat adanya sertifikasi High-Res Audio.

Samsung Galaxy A7 juga dilengkapi dengan sensor sidik jari, serta dilengkapi teknologi Smart Manager untuk mengelola berbagai informasi penting seperti status baterai, ruang penyimpanan dan statistik memori. Namun untuk sektor audio, smartphone ini tidak dilengkapi teknologi khusus.

Baterai

Soal performa dan kamera, ZenFone 3 menjadi pemenang. Akan tetapi, dukungan baterai Galaxy A7 (2016) unggul lebih tipis karena menawarkan kapasitas lebih besar, 3.300 mAh, tentu saja lebih kuat ketimbang ZenFone 3 yang hanya dilengkapi baterai 3.000 mAh saja.

Selain itu, Samsung pun menawarkan fitur fast charging. Sangat disayangkan, fitur ini hanya berlaku jika pengguna menggunakan Samsung Adaptive Fast Charging, tentu saja ia dijual terpisah dari paket penjualan.

Kesimpulan

Kalau bisa kami simpulkan kedua produk kelas mid-range ini, sangat terpampang nyata di spesifikasi yang dibawa kedua produk beda negara ini. ZenFone 3 ZE552KL mempunyai  keunggulan di beberapa sektor seperti hardware dan kamera ketimbang performa dari Galaxy A7.

Sementara itu, Samsung Galaxy A7 memiliki keunggulan di sektor baterai yang lebih awet. Dijual dengan harga setara, Rp 5,1 juta, kedua smartphone ini bisa menjadi alternatif untuk Anda yang memerlukan smartphone yang memiliki kualitas terbaik dari segala faktor. [MS/HBS]