Ekstensi Chrome yang Berbahaya

5 Cara Terhindar dari Ekstensi Chrome yang Berbahaya

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:16 Juli 2018
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Ekstensi di browser Chrome memang berlimpah. Banyak sekali ekstensi yang dapat digunakan untuk menunjang segala aktivitas pengguna Google Chrome saat mengakses dunia internet.

Namun sayangnya, ada banyak juga ekstensi Chrome yang dibuat bukan untuk mendukung aktivitas pengguna, melainkan membahayakan perangkat pengguna. Misalnya saja terdapat malware yang mampu mencuri password atau hal-hal yang merugikan bagi pengguna.

Nah karenanya, dalam tulisan kali ini Tim Telset.id akan memberikan cara-cara untuk terhindar dari ekstensi Chrome yang berbahaya. Sehingga Anda hanya menggunakan ekstensi yang aman tanpa harus khawatir adanya kejadian yang tak diinginkan. Yuk simak!

Jangan Install Ekstensi di Luar Chrome Web Store

Google sebelumnya telah memperingati pengguna Google Chrome untuk tidak memasang ekstensi di luar Chrome Web Store. Sebab, bisa saja ekstensi tersebut dapat membahayakan perangkat penggunanya.

Raksasa pencarian itu juga menyatakan bahwa pengguna yang terlanjur memasang ekstensi di luar Chrome Web Store, maka harus segera menghapus ekstensi tersebut dan mencari ekstensi alternatif atau yang serupa di layanan toko resmi Chrome itu.

Pastikan Install Ekstensi yang Tepat

Awal tahun 2018, perusahaan yang kerap menawarkan produk berupa layanan pemblokiran iklan, AdGuard mengungkapkan daftar lima ekstensi Chrome berbahaya. Parahnya, ekstensi ini memiliki lebih dari 20 juta pengguna yang “tak tahu” jika mereka menggunakan ekstensi berbahaya.

Kelima ekstensi ini adalah AdRemover for Google Chrome yang telah di-install 10 juta pengguna, uBlock Plus (8 juta pengguna), Adblock Pro (2 juta pengguna), HD for YouTube (400 ribu pengguna), dan Webutation (300 ribu pengguna).

Dilansir dari The Next Web, Senin (16/07/2018), ada berbagai ekstensi pemblokir iklan tepat yang dapat digunakan. Seperti AdBlock, Adblock Plus, AdBlocker Ultimate, uBlock, uBLock Origin, sampai uBlock Plus Adblocker.

Baca Deskripsi dan Kebijakan Privasi

Sebelum memasang ekstensi di Chrome Web Store, sebaiknya baca terlebih dahulu deskripsi ekstensi dan kebijakan privasinya. Sebab, meski Google mengharuskan ekstensi menampilkan deskripsi dengan jelas, tapi tetap saja ada ekstensi berbahaya yang kerap lolos dari sistem keamanan Google.

Sehingga dengan membacanya, Anda dapat menilai apakah deskripsi dan kebijakan privasi ekstensi tersebut “masuk akal” bagi Anda atau tidak. Ketika dirasa meragukan, sebaiknya Anda tak usah memasang ekstensi itu.

Lihat Website dari Ekstensi

Tidak semua ekstensi di Chrome memiliki situs web. Karena ada beberapa ekstensi yang populer telah diprogram dan dikelola oleh developer secara individu.

Namun, jika ternyata ekstensi yang ingin dipasang memiliki situs sendiri, sebaiknya Anda periksa situs tersebut untuk membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik. Perhatikan juga ejaan dalam situs, apakah seperti situs profesional atau situs amatir.

Lihat Jumlah Pengguna dan Review-nya

Terakhir, hindari ekstensi yang hanya memiliki beberapa pengguna saja. Meskipun ekstensi tersebut baru diluncurkan dan terlihat punya banyak kegunaan, namun jika Anda tak ada waktu untuk memeriksa ekstensi itu secara menyeluruh, sebaiknya urungkan niat Anda untuk memasangnya.

Anda juga perlu melihat review pengguna atas ekstensi yang ingin digunakan. Itu karena ulasan sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan informasi soal kekurangan serta kelebihan dari ekstensi yang ingin digunakan.

So, mulai sekarang perhatikan hal-hal tadi sebelum Anda memasang ekstensi di browser Google Chrome ya! (FHP)