telset

Xiaomi Gempur Pasar Korsel Pakai Pocophone F1

Telset.id, Jakarta Xiaomi nampaknya serius menggempur pasar Korea Selatan (Korsel) dengan bermodalkan amunisi Pocophone F1 dengan merangkul 3 operator telekomunikasi lokal di sana. Terobosan ini belum pernah dilakukan produsen smartphone China lainnya di negeri Ginseng tersebut.

Pocophone F1 merupakan model smartphone flagship keluaran paling anyar lini dari sub brand Xiaomi tersebut.

Smartphone tersebut rencananya dijual pada 19 November mendatang di Korsel, dengan banderol 429 won (US$380) atau sekitar Rp 5,6 jutaan. Harga tersebut lebih mahal Rp 1 juta ketimbang harga di Indonesia yang dipatok Rp 4,6 jutaan.

Dilansir ZDNet, Senin (12/11/2018), tiga operator lokal Korsel yang akan memasarkan Pocophone F1 antara lian SK Telecom, KT dan LG Uplus.

Pocophone F1 sebenarnya sudah lebih dahulu dirilis di India pada 29 Agustus lalu. Rupanya sambutan pasar sangat antusias, sehingga 68.000 unit ludes dibeli hanya dalam tempo kurang dari 5 menit saat peluncurannya.

Tak heran masyarakat disana sangat antusias dengan smartphone canggih ini, karena dibekali dapur pacu mumpuni, yakni chipset Snapdragon 845, RAM 6GB, kapasitas penyimpanan internal 64GB dan daya baterai hingga 4000mAh.

Bukan Cuma itu saja alasan Xiaomi menggempur pasar Korsel. Ternyata ponsel ini sudah popular dikalangan warga net negara Asia yang sudah maju itu. Bahkan, banyak diantara warga setempat yang membeli ponsel Android ini dari luar negeri melalui situs belanja online.

Pastinya langkah ini tidak mudah dilakukan karena pasar Korsel dikenal sulit ditembus oleh produsen gawai asing, apalagi China. Itu karena di negara ini terdapat dua raksasa teknologi yang mendominasi produk lokal, yakni Samsung dan LG.

Sebelumnya, Xiaomi meluncurkan smartphone andalannya Redmi Note 5 di Korsel pada Juli lalu. Keputusan itu diambli karena persaingan yang sangat ketat di dalam negeri. Tercatat ada 4 merek ponsel besar China yang bersaing, yakni Oppo, Vivo, Huawei dan Xiaomi.

Contohnya adalah Honor Magic 2 yang memiliki spesifikasi ponsel premium dirilis bulan lalu dengan banderol harga US$550 atau setara Rp 8,1 jutaan. Padahal ponsel merek lain dengan spesifikasi serupa bisa dibanderol belasan juta hingga diatas 20 jutaan rupiah.

Masuknya Xiaomi ke pasar Korsel secara langsung telah menggerogoti posisi Samsung yang sebelumnya dominan di segmen pasar smartphone menengah ke bawah di kandangnya sendiri. [WS/HBS]

Sumber: ZDnet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

- Advertisement -

Harga dan Spesifikasi

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0