Di tengah maraknya isu planned obsolescence di industri smartphone, Xiaomi justru mengambil langkah berani. Perusahaan asal Tiongkok ini baru saja mengumumkan komitmen ekstrem: update software hingga tahun 2031 untuk seri flagship-nya. Sebuah gebrakan yang bisa mengubah peta persaingan.
Komitmen Panjang yang Tak Main-Main
Berdasarkan informasi resmi, Xiaomi menjanjikan update sistem operasi dan keamanan untuk beberapa perangkat andalannya:
- POCO F7 Pro & F7 Ultra: Update hingga 27 Maret 2031
- Xiaomi 15 Ultra & Xiaomi 15: Update hingga 1 Maret 2031
- Redmi Note 14: Update hingga 1 Maret 2031
Dengan jangka waktu hampir 7 tahun, Xiaomi jelas sedang bermain di liga yang sama dengan Apple dan Samsung. “Ini bukan sekadar janji kosong,” kata seorang analis industri. “Mereka sedang membangun ekosistem yang berkelanjutan.”
Tak Hanya Flagship, Mid-Range Jadi Perhatian
Xiaomi tak melupakan segmen mid-range. Beberapa varian Redmi Note 14 dan seri POCO X7 mendapatkan jaminan update keamanan selama 4 tahun:
- Redmi Note 14 5G hingga 10 Januari 2029
- Redmi Note 14 Pro 5G hingga 1 Januari 2029
- POCO X7 Pro hingga 7 Januari 2029
Bahkan tablet Xiaomi Pad 7 dan Pad 7 Pro tak luput dari komitmen ini, dengan update hingga Maret 2028.
Analisis: Strategi Jitu Xiaomi
Langkah ini memiliki beberapa implikasi strategis:
- Nilai Resale yang Lebih Baik: Smartphone dengan dukungan panjang otomatis lebih diminati di pasar bekas.
- Keamanan Jangka Panjang: Pengguna tak perlu khawatir dengan kerentanan keamanan.
- Dampak Lingkungan: Mengurangi e-waste dengan memperpanjang masa pakai perangkat.
“Xiaomi sedang membangun kepercayaan,” tambah analis tersebut. “Mereka tak hanya menjual hardware, tapi juga komitmen terhadap pengalaman pengguna jangka panjang.”
Pertanyaannya sekarang: apakah brand Android lain akan mengikuti jejak ini? Atau Xiaomi akan menjadi satu-satunya yang berani mengambil risiko? Bagaimana pendapat Anda?