Telset.id ā Xiaomi 18 muncul dalam daftar sertifikasi 3C dengan dukungan pengisian cepat 100W, menjadi sinyal kuat bahwa varian standar ini tetap hadir meski sempat absen dari pengumuman global Xiaomi 18 Pro series. Sertifikasi tersebut sekaligus meredam spekulasi bahwa Xiaomi tidak akan menghadirkan penerus Xiaomi 17 pada tahun ini.
Kemunculan Xiaomi 18 di basis data 3C ini sejalan dengan rumor sebelumnya yang menyebut varian standar akan tiba di waktu yang lebih lambat, kemungkinan sekitar Desember. Sementara itu, Xiaomi 18 Pro series telah diumumkan di China pada September dan perusahaan memastikan duo Pro tersebut akan menyasar pasar global pada akhir tahun ini. Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max bahkan diperkirakan masuk pasar global paling cepat bulan ini.
Namun, pembahasan seputar ekspansi global itu sama sekali tidak menyinggung Xiaomi 18 versi standar. Ketiadaan nama tersebut dalam narasi peluncuran global memicu dugaan bahwa Xiaomi tidak akan merilis penerus Xiaomi 17 tahun ini. Daftar 3C yang baru muncul ini memberi gambaran berbeda dan memperkuat indikasi bahwa Xiaomi 18 tetap akan dirilis, hanya saja dengan jadwal yang berbeda dari varian Pro.
Spesifikasi Xiaomi 18 yang Beredar
Sertifikasi 3C mencantumkan sebuah ponsel Xiaomi yang diyakini sebagai Xiaomi 18 versi standar dengan pengisian cepat kabel 100W. Angka tersebut berarti tidak ada perubahan daya pengisian dibandingkan model tahun lalu. Dengan kata lain, Xiaomi mempertahankan kapasitas charging yang sama pada generasi terbaru varian standarnya.
Laporan sebelumnya mengarahkan Xiaomi 18 pada chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6, bukan versi Extreme. Ponsel ini juga disebut membawa kamera utama 200MP dan baterai berkapasitas 7.200 mAh. Kombinasi tersebut menempatkan Xiaomi 18 sebagai perangkat dengan kapasitas baterai besar di kelasnya, sejalan dengan tren ponsel flagship yang mengutamakan daya tahan.

Yang masih menjadi tanda tanya adalah ukuran layar Xiaomi 18. Informasi ini belum terungkap dalam sertifikasi maupun laporan yang beredar. Ukuran layar kemungkinan tidak sama dengan generasi sebelumnya karena kali ini Xiaomi 18 Pro yang mengusung dimensi kompak dengan layar 6,4 inci. Pergeseran peran ini membuat posisi Xiaomi 18 dalam jajaran produk menjadi berbeda dari generasi sebelumnya.
Meski demikian, karena Xiaomi 18 versi standar disebut memiliki baterai 200 mAh lebih besar daripada Xiaomi 18 Pro, cukup aman untuk memperkirakan bahwa ponsel ini akan berada di antara Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max dalam hal ukuran. Baterai 7.200 mAh pada varian standar melampaui kapasitas Xiaomi 18 Pro, sehingga dimensi bodi kemungkinan menyesuaikan kebutuhan ruang komponen tersebut.
Baca Juga:
Posisi Xiaomi 18 di Antara Varian Pro
Jadwal rilis Xiaomi 18 versi standar yang diperkirakan sekitar Desember kemungkinan merujuk pada peluncuran di China. Sertifikasi 3C sendiri merupakan proses regulasi yang berlaku di pasar Tiongkok, sehingga kemunculan perangkat dalam daftar tersebut lebih dekat kaitannya dengan kesiapan rilis domestik ketimbang jadwal global. Hal ini menjelaskan mengapa Xiaomi 18 tidak masuk dalam pengumuman ekspansi global Xiaomi 18 Pro series.
Bagi Xiaomi, kehadiran varian standar tetap penting untuk menjaga kesinambungan lini produk tahunan. Ketiadaan Xiaomi 18 dalam narasi global sempat menimbulkan kesan bahwa lini standar dihentikan, tetapi sertifikasi 3C menunjukkan jalur produksi perangkat tersebut masih berjalan. Informasi soal chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 versi non-Extreme juga memberi petunjuk bahwa Xiaomi memposisikan varian ini sebagai opsi yang sedikit berbeda dari duo Pro.
Perlu dicatat bahwa sebagian besar detail Xiaomi 18 masih bersumber dari laporan dan sertifikasi, bukan pengumuman resmi Xiaomi. Spesifikasi seperti kamera 200MP, baterai 7.200 mAh, dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 belum dikonfirmasi langsung oleh perusahaan. Begitu pula dengan ukuran layar yang hingga kini belum terungkap. Pembaca sebaiknya menantikan konfirmasi resmi sebelum mengambil keputusan pembelian.
Di sisi lain, ekosistem perangkat Xiaomi terus berkembang menjelang akhir tahun. Perusahaan baru-baru ini menghadirkan sejumlah perangkat Smart Home Xiaomi dengan harga terjangkau, sementara di segmen otomotif Xiaomi tengah menyiapkan langkah ekspansi lewat Tim Mobil Xiaomi di Sydney. Langkah ini menunjukkan ambisi Xiaomi yang tidak hanya terbatas pada ponsel, tetapi juga merambah kategori perangkat lain.
Untuk pasar otomotif, GAC Aion Ray 7 juga baru saja meluncur pada 12 November dengan harga setengah dari Xiaomi SU7, menandai persaingan yang semakin ketat di segmen kendaraan listrik yang turut melibatkan Xiaomi. Sementara itu, pengguna perangkat Xiaomi yang menantikan pembaruan antarmuka dapat mengikuti Jadwal HyperOS 4 yang rollout-nya dimulai awal November 2026.
Kembali ke Xiaomi 18, sertifikasi 3C setidaknya menegaskan satu hal: varian standar tidak dihapus dari peta produk Xiaomi tahun ini. Pengisian 100W yang dipertahankan dari generasi sebelumnya menunjukkan Xiaomi memilih stabilitas pada aspek charging, sementara peningkatan diarahkan ke area lain seperti kapasitas baterai dan sensor kamera. Dengan jadwal yang diperkirakan lebih lambat dari duo Pro, Xiaomi 18 berpotensi menjadi pelengkap jajaran flagship Xiaomi yang menyasar pengguna dengan preferensi ukuran dan daya tahan berbeda.
[ META_DESCRIPTION]
Xiaomi 18 muncul di sertifikasi 3C dengan charging 100W. Varian standar ini diprediksi rilis Desember, lengkap dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan baterai 7.200 mAh.





Komentar
Belum ada komentar.