Telset.id – Vivo meluncurkan smartphone terbaru Vivo S50t di China. Perangkat ini merupakan versi revisi dari Vivo S50 yang dirilis pada akhir 2025, dengan perubahan paling signifikan pada sektor penyimpanan.
Perbedaan utama antara Vivo S50t dan Vivo S50 terletak pada teknologi penyimpanan. Vivo mengganti UFS 4.1 dengan UFS 3.1 pada Vivo S50t. Perubahan ini juga berdampak pada harga jual yang lebih rendah.
Vivo S50t varian 12GB RAM dan 512GB storage dibanderol mulai 3.299 yuan. Harga tersebut turun menjadi 3.199 yuan untuk periode terbatas. Sementara itu, varian 16GB + 512GB dijual seharga 3.599 yuan. Sebagai perbandingan, Vivo S50 varian 12/512GB dibanderol sekitar 100 yuan lebih mahal.
Desain Vivo S50t tidak banyak berubah. Ponsel ini tetap mempertahankan profil tipis dengan ketebalan 7,49mm pada beberapa varian warna. Material bodi menggunakan kaca satin-finish di bagian belakang dan rangka aluminium. Vivo menyediakan empat pilihan warna: Confession, Serenity Blue, Inspiration Purple, dan Space Black.

Layar Vivo S50t menggunakan panel AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120Hz. Layar ini juga mendukung HDR dan gamut warna P3. Fitur kenyamanan mata mencakup teknologi low blue light dan PWM dimming frekuensi tinggi.
Dapur pacu Vivo S50t mengandalkan chipset Snapdragon 8s Gen 3 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X. Sistem operasi yang diusung adalah OriginOS 6 berbasis Android 16.
Baterai Vivo S50t berkapasitas 6.500mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 90W. Sayangnya, ponsel ini tidak mendukung pengisian daya nirkabel.

Sektor kamera Vivo S50t mengusung konfigurasi tiga kamera belakang. Kamera utama 50MP, kamera ultra-wide 8MP, dan kamera periskop telefoto 50MP yang menggunakan sensor Sony IMX882. Kamera depannya juga beresolusi 50MP. Baik kamera depan maupun belakang dilengkapi unit flash khusus.
Fitur lain yang tersemat pada Vivo S50t mencakup sensor sidik jari ultrasonik, Wi-Fi 6, NFC, Bluetooth 5.4, IR blaster, dan motor linier X-axis.
Peluncuran Vivo S50t di China menawarkan alternatif bagi konsumen yang menginginkan performa mirip Vivo S50 dengan harga lebih terjangkau, meski dengan kompromi pada kecepatan penyimpanan.




