Pernahkah Anda merasa harus memilih antara estetika atau performa saat membeli smartphone? Seringkali, ponsel yang tipis dan elegan mengorbankan kapasitas baterai atau sistem pendingin, sementara ponsel dengan performa “monster” cenderung tebal dan berat. Dilema klasik ini tampaknya menjadi tantangan yang ingin dijawab tuntas oleh Motorola melalui peluncuran terbarunya.
Motorola baru saja membuat gebrakan di pasar India dengan meluncurkan seri Signature, sebuah langkah berani untuk masuk ke ranah flagship premium. Pertama kali diperkenalkan pada ajang CES 2026, perangkat ini langsung mencuri perhatian bukan hanya karena spesifikasinya yang tinggi, tetapi juga karena profil fisiknya yang luar biasa ramping. Dengan ketebalan hanya 6,99mm, Motorola Signature mengukuhkan diri sebagai salah satu ponsel flagship tertipis yang ada di pasaran saat ini.
Namun, jangan biarkan tubuh rampingnya menipu Anda. Di balik desain yang estetik tersebut, tersimpan “jeroan” kelas atas yang siap melibas berbagai tugas berat, mulai dari fotografi profesional hingga gaming intensif. Kehadiran perangkat ini menjadi bukti bahwa Motorola tidak main-main dalam menghadirkan inovasi teknologi yang menggabungkan keindahan desain dan kekuatan perangkat keras tanpa kompromi.
Desain Mewah dengan Ketahanan Militer
Motorola Signature tidak hanya sekadar tipis, tetapi juga dirancang dengan material premium. Bodi ponsel ini menggunakan aluminium aircraft-grade dengan desain quad-curved yang memberikan kenyamanan genggaman yang ergonomis. Menariknya, meskipun memiliki profil yang sangat tipis, Motorola tidak mengabaikan aspek durabilitas. Perangkat ini telah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69.

Artinya, ponsel ini tidak hanya tahan debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, tetapi juga mampu bertahan dari semprotan air bertekanan tinggi. Tak berhenti di situ, standar militer MIL-STD-810H juga telah dipenuhi, menjamin ketahanan fisik yang mumpuni. Bagian depan dilindungi oleh Corning Gorilla Glass Victus 2, memberikan perlindungan ekstra terhadap goresan dan benturan. Untuk estetika, tersedia dua pilihan warna yang dikurasi oleh Pantone: Martini Olive dengan sentuhan tekstur twill, dan Carbon dengan tekstur linen biru tua.
Revolusi Kamera: Empat Sensor 50MP
Sektor fotografi adalah daya tarik utama dari Motorola Signature. Motorola mengklaim ini sebagai ponsel pertama yang membawa empat kamera 50MP sekaligus, sebuah pencapaian yang diganjar dengan Label Emas DXOMARK. Semua sensor yang digunakan berasal dari lini Sony LYTIA yang prestisius.
Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYT-828 berukuran 1/1,28 inci dengan bukaan f/1.6 dan OIS, yang merupakan sensor terbesar Motorola hingga saat ini. Kemampuan videografinya pun tidak main-main, mendukung perekaman 8K pada 30fps dan 4K pada 60fps dengan dukungan Dolby Vision. Bagi penggemar fotografi jarak jauh, tersedia kamera telefoto periskop 50MP dengan sensor Sony LYT-600 yang menawarkan 3x optical zoom dan hingga 100x digital zoom melalui fitur Super Zoom Pro.
Baca Juga:
Lensa ultrawide juga memiliki resolusi 50MP dengan bidang pandang 122 derajat yang dilengkapi autofokus untuk kemampuan makro. Di bagian depan, kamera selfie menggunakan sensor Sony LYT-500 1/2,93 inci dengan teknologi Quad Pixel dan kemampuan rekam video 4K. Semua perangkat keras ini didukung oleh Motorola AI Photo Enhancement Engine untuk memastikan akurasi warna dan pengurangan noise yang optimal.

Layar Superior dan Performa Tanpa Batas
Visual yang ditampilkan ponsel ini memanjakan mata berkat panel AMOLED 6,8 inci dengan resolusi 2780×1264 piksel. Layar ini mendukung refresh rate hingga 165Hz—angka yang sangat tinggi untuk standar flagship non-gaming—dan kecerahan puncak mencapai 6200 nits. Dukungan Dolby Vision dan validasi Pantone memastikan reproduksi warna yang akurat dan hidup.
Di sektor dapur pacu, Motorola Signature ditenagai oleh prosesor Snapdragon 8 Gen 5 yang dibangun dengan fabrikasi 3nm. CPU ini memiliki kecepatan hingga 3,8GHz dan dipadukan dengan GPU Adreno 840. Untuk menjaga performa tetap stabil, Motorola menyematkan sistem pendingin liquid metal dengan jaring tembaga. Pilihan RAM LPDDR5X tersedia dalam 12GB atau 16GB, dengan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB, menjadikannya pesaing serius di kelas flagship killer tahun ini.
Baterai Padat Energi dan Jaminan Pembaruan
Salah satu inovasi penting yang memungkinkan desain tipis ponsel ini adalah penggunaan teknologi baterai silikon-karbon. Dengan kapasitas 5200mAh, baterai ini menawarkan kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan sel lithium-ion standar. Pengisian dayanya pun sangat cepat, dengan dukungan 90W wired charging yang diklaim mampu mengisi daya untuk seharian penuh hanya dalam 7 menit. Selain itu, tersedia juga 50W wireless charging dan 10W reverse charging.

Dari sisi perangkat lunak, ponsel ini hadir dengan Android 16 dan komitmen pembaruan OS serta keamanan selama tujuh tahun. Ini adalah peningkatan signifikan mengingat daftar HP Motorola sebelumnya yang hanya kebagian update terbatas. Fitur Moto AI juga hadir dengan dukungan berbagai bahasa, serta rencana pembaruan masa depan yang mencakup asisten “white-glove” untuk layanan gaya hidup.
Di India, harga Motorola Signature dibanderol mulai dari Rs. 59.999 (sekitar Rp 11 jutaan jika dikonversi langsung) untuk varian terendah. Motorola mempromosikan perangkat ini dengan hak istimewa pramutamu 24×7 yang mencakup akses perjalanan dan gaya hidup, sebuah nilai tambah yang jarang ditemukan pada brand lain. Dengan kombinasi desain super tipis, performa gahar, dan kamera mumpuni, apakah Motorola Signature akan menjadi pilihan utama Anda di tahun 2026?

