Dummy iPhone 18 Pro dalam empat varian warna yang dirumorkan

Survei: Mayoritas Konsumen Tolak Kenaikan Harga iPhone 18 Pro

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:
  • Survei PhoneArena: 58% responden tolak kenaikan harga iPhone 18 Pro
  • 36% responden anggap harga $1.099 masih terlalu mahal
  • 22% responden ingin harga lebih murah dari tahun lalu
  • Rumor kenaikan harga berkisar $50 hingga $300
  • 20% responden bersedia bayar $100 lebih mahal
  • 15% responden terima kenaikan $200
  • 7% responden tidak keberatan harga di atas $1.299
  • Krisis komponen global jadi faktor utama kenaikan harga
  • Apple terancam kehilangan separuh pasar jika harga naik

Telset.id – Sebuah survei terbaru mengungkapkan bahwa lebih dari separuh calon pembeli iPhone 18 Pro menolak rencana kenaikan harga yang akan diterapkan Apple. Temuan ini menjadi sinyal peringatan bagi raksasa teknologi asal Cupertino tersebut di tengah tekanan krisis harga komponen global.

Survei yang dilakukan oleh PhoneArena menunjukkan bahwa sekitar 36% responden menganggap harga yang adil untuk iPhone 18 Pro adalah tetap di angka $1.099, sama seperti harga peluncuran iPhone 17 Pro tahun lalu. Lebih buruk lagi, hampir 22% responden lainnya berpendapat bahwa Apple seharusnya menjual ponsel flagship-nya dengan harga lebih murah dari tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi Apple. Pasalnya, rumor yang beredar menyebutkan bahwa kenaikan harga iPhone 18 Pro bisa berkisar antara $50 hingga $300 untuk model dasar. Bahkan, video drop test iPhone 18 Pro yang sempat viral menunjukkan betapa besarnya perhatian publik terhadap perangkat ini, yang justru berbanding terbalik dengan ekspektasi harga.

Meskipun demikian, masih ada secercah harapan bagi Apple. Sekitar 20% responden menyatakan siap menerima kenaikan harga sebesar $100, dan 15% lainnya bersedia membayar $200 lebih mahal. Angka ini menunjukkan bahwa masih ada segmen pasar yang realistis terhadap kondisi industri saat ini.

Lebih positif lagi, lebih dari 7% responden mengaku tidak keberatan jika harga iPhone 18 Pro melampaui $1.299. Kelompok ini biasanya adalah pengguna yang lebih mementingkan performa dan pengalaman dibandingkan harga.

Krisis harga komponen yang melanda industri semikonduktor menjadi faktor utama di balik potensi kenaikan harga ini. Bahkan Tim Cook, CEO Apple, dikabarkan khawatir dengan situasi ini. Namun, Apple tetap harus mempertimbangkan persepsi nilai di mata konsumen.

Jika penjualan iPhone 18 Pro tidak mencapai target, Apple kemungkinan akan menurunkan harga di kemudian hari. Namun, seberapa besar penurunan yang bisa dilakukan masih menjadi tanda tanya besar mengingat tekanan biaya produksi yang terus meningkat.

Bagi konsumen yang mencari alternatif, beberapa Xiaomi 18 dengan kamera 200MP yang bocor menawarkan spesifikasi kompetitif dengan harga yang lebih terjangkau. Sementara itu, iPhone 18e yang mempertahankan layar 60Hz menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan ekosistem Apple dengan budget lebih terbatas.

Pada akhirnya, keputusan Apple mengenai harga iPhone 18 Pro akan sangat menentukan kesuksesan perangkat ini di pasar. Konsumen kini menunggu dengan antisipasi, berharap Apple dapat menawarkan harga yang sepadan dengan inovasi yang dihadirkan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.