📑 Daftar Isi

Sony Xperia 1 VIII dengan desain kamera baru

Sony Xperia 1 VIII Laris Manis, Sony Tegaskan Tak Gentar di Pasar Smartphone

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Sony Xperia 1 VIII mencatat penjualan kuat meski harga di Jepang menembus JPY 200.000
  • Harga Eropa tetap sama dengan pendahulunya, €1.500 / £1.400 untuk model 12/256GB
  • Sony mengganti lensa zoom variabel dengan fixed 70mm dan sensor 48MP untuk zoom lossless 140mm
  • Fitur microSD dan headphone jack dianggap sebagai identitas integral dari seri Xperia
  • Sony memutuskan untuk tidak melanjutkan seri Xperia 5 dan fokus pada seri 1 dan 10
  • Penjualan di Eropa tumbuh signifikan berkat penguatan saluran direct-to-consumer

Telset.id – Sony Xperia 1 VIII mencatatkan penjualan yang kuat meskipun harganya menembus angka JPY 200.000 di Jepang. Kabar ini sekaligus menepis anggapan bahwa Sony telah menyerah pada pasar smartphone, dan menegaskan bahwa lini flagship mereka masih memiliki tempat di hati konsumen.

Dalam wawancara dengan publikasi Jepang ITmedia Mobile, perwakilan Sony, Shohachi Ike dan Eri Kitazawa, mengungkapkan bahwa performa penjualan Xperia 1 VIII sangat memuaskan. “Despite rising prices, sales have remained strong and customer satisfaction is very high,” ujar kedua perwakilan Sony tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa strategi Sony untuk tetap fokus pada kualitas premium berbuah hasil.

Kabar baik ini datang di tengah kenaikan harga yang signifikan untuk pasar Jepang. Namun, kabar baiknya, untuk pasar Eropa, harga Sony Xperia 1 VIII tetap sama dengan pendahulunya. Model dasar 12/256GB dibanderol dengan harga €1.500 / £1.400, sama persis dengan harga peluncuran Xperia 1 VII yang memang sudah tergolong tinggi.

Shohachi Ike

Fokus pada Kamera dan Identitas Xperia

Kesuksesan ini tidak lepas dari keberanian Sony untuk melakukan perubahan besar pada sektor kamera. Desain pulau kamera (camera island) harus didesain ulang total untuk mengakomodasi sensor telefoto yang lebih besar. Sebagai konsekuensinya, Sony memutuskan untuk membuang mekanisme zoom variabel dan menggantinya dengan lensa fixed focal length 70mm. Sebagai perbandingan, Xperia 1 VII menggunakan lensa variabel 85-170mm.

Keputusan ini diambil karena mekanisme zoom variabel memakan banyak ruang. Apabila Sony memaksakan sensor yang lebih besar dengan mekanisme tersebut, ketebalan ponsel akan menjadi tidak masuk akal. Sebagai gantinya, Sony mengganti sensor 12MP dengan sensor 48MP yang memungkinkan kamera melakukan zoom lossless hingga 140mm. Hasilnya, jangkauan zoom ini mendekati kemampuan long end dari Xperia 1 VII.

Perubahan desain kamera ini ternyata bukan tanpa alasan. Sony secara rutin melakukan polling kepada para pelanggannya untuk mengetahui preferensi mereka. Ternyata, permintaan akan kualitas kamera telefoto yang lebih baik menjadi salah satu faktor pendorong utama di balik desain kamera Xperia 1 VIII ini.

Eri Kitazawa

Selain kamera, wawancara tersebut juga menyoroti fitur-fitur yang menjadi favorit pengguna. Dalam survei alasan pembelian, kompatibilitas microSD menempati peringkat tinggi. Salah satu perwakilan Sony bahkan menegaskan, “I believe the presence of the microSD slot and headphone jack is now an integral part of Xperia’s identity.” Pernyataan ini menegaskan bahwa Sony berkomitmen untuk mempertahankan fitur-fitur klasik yang sudah menjadi ciri khas seri Xperia.

Penjualan yang kuat juga terjadi di pasar Eropa. Sony menyebutkan bahwa penjualan di Eropa telah “grown significantly” berkat penguatan saluran penjualan langsung ke konsumen (direct-to-consumer). Strategi ini terbukti efektif dalam menjangkau lebih banyak pelanggan setia Sony.

Nasib Xperia 5 Series: Fokus pada Dua Pilar Utama

Pertanyaan yang sudah lama dinantikan para penggemar Sony akhirnya terjawab: ke mana kelanjutan seri Xperia 5? Jawaban yang diberikan pihak Sony mungkin mengecewakan sebagian penggemar. Sony mengaku sangat sering melakukan survei terhadap tren pasar umum, pola pembayaran pelanggan, dan penggunaan utama. Mereka menyadari bahwa ada permintaan dan ukuran pasar tertentu di rentang harga JPY 100.000.

Namun, Sony meyakini bahwa fokus pada dua pilar utama Xperia adalah langkah paling efisien. Dua pilar tersebut adalah seri flagship 1 series yang dianggap sebagai perwujudan terbaik dari esensi Xperia, dan seri 10 series yang menawarkan cara paling hemat biaya untuk merasakan fitur-fitur Sony dalam penggunaan sehari-hari. “We have not yet decided to add a new mid-range lineup,” tegas pihak Sony.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa untuk saat ini, Sony belum memiliki rencana untuk menghadirkan penerus Xperia 5 series. Keputusan ini diambil demi efisiensi dalam memenuhi kebutuhan pasar yang ada. Strategi ini menunjukkan bahwa Sony lebih memilih untuk mendalami segmen yang sudah mereka kuasai daripada melebarkan sayap ke segmen yang lebih kompetitif.

Sony Xperia 1 VIII

Meskipun demikian, kabar mengenai penjualan yang kuat ini menjadi sinyal positif bagi kelangsungan lini Xperia di masa depan. Dengan mendengarkan masukan pelanggan dan berfokus pada identitas yang kuat, Sony tampaknya menemukan formula yang tepat untuk bertahan di industri smartphone yang sangat kompetitif. Perusahaan pun terus berinovasi, seperti yang terlihat dari keberanian mereka dalam merilis produk edisi khusus di lini lainnya.

Bagi Anda yang penasaran dengan performa kamera baru dari Xperia 1 VIII, berbagai ulasan tertulis dan video review sudah tersedia untuk memberikan gambaran lengkap mengenai ponsel ini. Kehadiran sensor 48MP dengan zoom lossless 140mm menjadi daya tarik utama yang sayang untuk dilewatkan.

Dengan segala perubahan dan strategi yang diambil, Sony Xperia 1 VIII membuktikan bahwa perusahaan asal Jepang ini masih serius dalam menggarap pasar smartphone. Kombinasi antara penjualan yang kuat, kepuasan pelanggan yang tinggi, dan komitmen terhadap fitur ikonik menjadi modal berharga bagi Sony untuk melangkah ke depan.

Produk yang Dibahas
Sony Xperia 1 VIII
Sony
Sony Xperia 1 VIII
Cek Harga →
Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.