Telset.id – Jika Anda berpikir teknologi noise cancelling pada perangkat audio portabel sudah mencapai puncaknya tahun lalu, Sony tampaknya punya jawaban berbeda yang siap mematahkan asumsi tersebut. Raksasa teknologi asal Jepang ini akhirnya resmi membawa TWS flagship terbarunya, Sony WF-1000XM6, ke pasar Indonesia pada 13 Februari 2026. Kehadirannya bukan sekadar penyegaran rutin, melainkan sebuah pernyataan tegas untuk mempertahankan takhta di segmen audio nirkabel premium.
Sebagai suksesor dari seri XM5 yang diperkenalkan pada 2023, ekspektasi publik tentu sangat tinggi terhadap perangkat ini. Sony tidak hanya bermain di ranah estetika, tetapi melakukan perombakan fundamental pada “jeroan” perangkat untuk menyasar segmen high-end. Fokus utamanya cukup jelas: isolasi suara yang lebih kedap, kenyamanan penggunaan jangka panjang, serta kualitas audio yang diklaim semakin mendekati standar rekaman studio profesional.
Bagi para penikmat audio yang selama ini mencari TWS dengan paket lengkap, kedatangan WF-1000XM6 tentu menjadi angin segar. Namun, dengan banderol harga yang tidak murah, pertanyaan besarnya adalah: seberapa signifikan peningkatan yang ditawarkan dibandingkan pendahulunya? Mari kita bedah lebih dalam spesifikasi dan fitur yang dibawa oleh perangkat anyar ini.
Dapur Pacu Audio: Driver Baru dan Sentuhan Studio
Berbicara soal kualitas suara, Sony tampaknya tidak ingin setengah-setengah. Pada WF-1000XM6, mereka menyematkan driver dinamis baru berukuran 8,4 mm. Ukuran driver ini menjanjikan reproduksi suara yang lebih bertenaga, terutama pada sektor frekuensi rendah atau bass, tanpa mengorbankan detail di frekuensi tinggi. Peningkatan hardware ini dipadukan dengan pendekatan software yang matang.
Sony mengklaim bahwa WF-1000XM6 telah mendapatkan tuning suara khusus hasil kolaborasi dengan sejumlah studio rekaman yang berafiliasi dengan Sony Music. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa karakter suara yang dihasilkan TWS ini mampu merepresentasikan apa yang didengar oleh para sound engineer di studio. Ini adalah nilai jual menarik bagi Anda yang menginginkan autentisitas dalam mendengarkan musik.
Untuk memberikan kebebasan lebih kepada pengguna, tersedia fitur equalizer 10 band yang dapat diakses melalui aplikasi Sony Sound Connect. Fitur ini memungkinkan personalisasi yang sangat mendalam. Anda bisa mengatur profil suara sesuai dengan genre musik favorit, mulai dari Jazz yang menonjolkan vokal hingga EDM yang memacu adrenalin. Fleksibilitas ini mengingatkan kita pada fitur serupa di TWS Huawei yang juga bermain di kelas premium.
Baca Juga:
Evolusi Noise Cancelling dengan Prosesor QN3e
Fitur Active Noise Cancelling (ANC) selalu menjadi “medan perang” utama bagi TWS flagship. Sony WF-1000XM6 membawa senjata baru berupa prosesor QN3e, yang menggantikan seri QN3 pada generasi sebelumnya. Prosesor ini bekerja tandem dengan total delapan mikrofon—empat di setiap sisi earbuds—untuk menangkap dan memproses kebisingan eksternal dengan lebih akurat.
Kombinasi prosesor baru dan jumlah mikrofon yang masif ini mendukung fitur adaptive noise cancelling yang diklaim lebih presisi. Artinya, perangkat dapat menyesuaikan tingkat kekedapan secara otomatis berdasarkan lingkungan sekitar Anda, baik saat berada di kabin pesawat yang bising maupun di kafe yang ramai. Selain itu, mode ambient sound juga mendapatkan peningkatan agar terdengar lebih natural, sehingga percakapan dengan orang sekitar tetap terasa nyaman tanpa perlu melepas perangkat.
Konektivitas Stabil dan Desain Ergonomis
Salah satu keluhan umum pada TWS beresolusi tinggi adalah stabilitas koneksi. Menjawab hal ini, Sony memperbesar antena internal pada WF-1000XM6 hingga 1,5 kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya. Peningkatan fisik ini ditujukan untuk meminimalkan potensi gangguan sinyal atau stuttering, terutama saat berada di area yang padat gelombang radio. Dari sisi codec, perangkat ini sudah mendukung SBC, AAC, LC3, dan tentunya LDAC untuk transmisi audio resolusi tinggi.
Jika Anda berencana menyandingkan TWS ini dengan smartphone flagship terbaru seperti Realme GT 7, dukungan LDAC akan sangat memanjakan telinga. Secara fisik, desain earbuds kini 11% lebih ramping. Sony juga memperkenalkan sistem ventilasi baru untuk mengurangi tekanan pada telinga, sebuah detail kecil yang sangat krusial untuk kenyamanan penggunaan durasi panjang.
Baterai dan Harga Resmi di Indonesia
Untuk mendukung mobilitas tinggi, Sony WF-1000XM6 menawarkan daya tahan baterai hingga 8 jam dalam sekali pengisian daya. Charging case-nya mampu memberikan dua kali pengisian tambahan, sehingga total waktu pemakaian bisa mencapai 24 jam. Angka ini cukup standar untuk kelas flagship, namun sudah sangat memadai untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Di Indonesia, Sony WF-1000XM6 hadir dalam dua pilihan warna elegan, yakni Black dan Platinum Silver. Dalam paket penjualannya, Sony menyertakan empat ukuran eartips untuk memastikan kesesuaian (fit) yang optimal bagi setiap pengguna. Lantas, berapa harga yang harus ditebus untuk semua teknologi ini? Sony membanderol WF-1000XM6 dengan harga Rp5.499.000.
Harga ini memang menempatkannya di jajaran atas, bersaing ketat dengan kompetitor lain atau bahkan hampir setara dengan harga smartphone kelas menengah seperti Poco X3 GT saat pertama rilis. Namun bagi mereka yang memprioritaskan keheningan dan kualitas audio “studio” dalam format ringkas, WF-1000XM6 tampaknya siap menjadi standar baru di tahun 2026.

