Smartphone Android Go Dibanderol Hanya Rp 400 Ribuan

Smartphone Android Go

Telset.id, Jakarta – Beberapa minggu lalu, Google baru saja memperkenalkan OS Android hemat tenaga bernama Android Oreo Go. Sistem operasi ini dapat berjalan di perangkat smartphone dengan RAM yang hanya sebesar 1GB.

Hadirnya Android Go merupakan salah satu cara Google untuk mendorong pengguna mengganti perangkat feature phone mereka menjadi smartphone. Dengan menggunakan Android Oreo Go, para vendor dapat membuat sebuah smartphone dengan harga yang sangat murah.

Hal ini pun disambut baik oleh beberapa produsen smartphone di India. Oleh karena itu, para vendor tersebut kini telah melakukan kerja sama dengan Google untuk menciptakan sebuah smartphone seharga USD 30 atau sekitar Rp 400 ribu, bagi masyarakat India.

[Baca juga: Google Umumkan ‘Android Go’ untuk Ponsel Murah]

Selain menggunakan OS Android Oreo Go, Uberigizmo melaporkan bahwa perangkat ini juga akan menggunakan aplikasi ‘versi hemat’ yang kompetibel dengan OS tersebut, seperti Google Maps, YouTube, dan Email.

Kabarnya, salah satu vendor yakni Micromax mengatakan kesiapannya untuk meluncurkan smartphone murah mereka pada akhir Januari 2018 mendatang. Sedangkan beberapa vendor lain seperti Lava, Intex, Karbonn, dan lainnya akan menyusul beberapa bulan kedepan.

[Baca juga: Ponsel Android Go akan Ditenagai Chip Qualcomm & MediaTek]

Dengan harganya yang sangat murah ini, tentunya akan menjadi daya tarik sendiri bagi para masyarakat di negara dengan taraf perekonomian yang cukup rendah. Pasalnya, harga ini jauh lebih murah jika dibandingkan smartphone yang menjalankan OS Android versi penuh, yang berada di kisaran USD 100 atau sekitar Rp 1,3 jutaan.

Sayangnya, Google belum mengkonfirmasi atau membantah perihal rumor tersebut. Begitu juga para vendor yang disebutkan di atas, yang juga enggan memberikan komentar terkait masalah tersebut.

Yah, sekarang kita hanya bisa menunggu apakah smartphone ini benar-benar akan hadir pada akhir bulan ini. Dan semoga saja, para vendor smartphone di Indonesia juga tertarik untuk memproduksi perangkat tersebut. [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here