Dua pasang kacamata pintar Samsung di atas meja dengan desain modern

Samsung Ungkap Daya Tahan Baterai Kacamata Pintar Terbaru

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung mengumumkan detail baru kacamata pintar di acara Unpacked
  • Daya tahan baterai mencapai 9 jam per charge dengan charging case untuk 7 kali pengisian
  • Ditenagai chip Qualcomm Snapdragon AR1 Gen 1 dengan NPU untuk AI on-device
  • Fitur unggulan: visual search dan real-time translation
  • Tidak memiliki layar (display)
  • Mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.3
  • Dilengkapi kamera dengan lampu LED indikator privasi
  • Desain hasil kolaborasi dengan Warby Parker dan Gentle Monster
  • Harga dan ketersediaan akan diumumkan pada musim gugur

Telset.id – Samsung akhirnya mengungkap detail baru mengenai kacamata pintar terbarunya yang akan segera hadir. Informasi tersebut diumumkan dalam acara Unpacked, menyusul teaser yang sebelumnya diberikan di Google I/O awal tahun ini. Salah satu spesifikasi kunci yang kini terkonfirmasi adalah daya tahan baterai perangkat wearable ini.

Kacamata pintar Samsung diklaim mampu bertahan hingga sembilan jam dalam sekali pengisian daya. Untuk menambah masa pakai, perangkat ini juga dilengkapi dengan charging case yang menyimpan cadangan daya untuk tujuh kali pengisian penuh. Ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang membutuhkan perangkat pendamping sepanjang hari.

Performa kacamata ini didukung oleh platform Qualcomm Snapdragon AR1 Gen 1, yang sudah terintegrasi dengan Hexagon NPU untuk menangani tugas-tugas AI secara langsung di perangkat (on-device). Qualcomm menyatakan bahwa platform ini dioptimalkan untuk perangkat ringan dan hemat daya, dan klaim tersebut sejalan dengan spesifikasi baterai yang diberikan oleh Samsung.

Fitur utama lainnya mencakup kemampuan visual search dan real-time translation. Samsung menjanjikan pengalaman asisten pribadi yang optimal melalui fitur-fitur ini. Perlu dicatat bahwa kacamata ini tidak dilengkapi dengan layar (display) dalam bentuk apa pun.

Dari segi konektivitas, kacamata ini mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.3 untuk streaming dari ponsel atau perangkat lain yang terhubung. Terdapat pula kamera terintegrasi yang menjadi salah satu daya tarik utama perangkat sejenis. Namun, kehadiran kamera ini memicu kekhawatiran terkait privasi, terutama dari komunitas yang tidak ingin direkam tanpa persetujuan.

Samsung mengatasi masalah privasi ini dengan menambahkan lampu LED yang akan menyala saat kamera aktif merekam. Lebih dari itu, perangkat lunak terintegrasi akan menonaktifkan sistem kamera jika lampu LED tersebut tertutup atau terhalangi. Pendekatan serupa juga dilakukan Meta pada kacamata pintarnya, meskipun Meta sempat menghadapi tantangan dari layanan peretasan yang mencoba menonaktifkan lampu indikator tersebut.

Desain kacamata pintar Samsung juga patut diperhatikan. Perusahaan bekerja sama dengan merek global Warby Parker dan Gentle Monster untuk menghasilkan bingkai kacamata yang menarik secara visual. Sayangnya, informasi mengenai harga dan ketersediaan masih dirahasiakan. Samsung berjanji akan memberikan detail lebih lanjut pada musim gugur mendatang.

Dengan daya tahan baterai sembilan jam, kacamata pintar Samsung menawarkan penggunaan seharian penuh. Fitur real-time translation dan visual search menjadi nilai tambah yang signifikan. Meski begitu, tantangan privasi tetap menjadi perhatian utama, dan langkah Samsung untuk mengatasinya melalui LED indikator dan proteksi perangkat lunak akan menjadi kunci penerimaan pasar.

Secara keseluruhan, kacamata pintar ini diposisikan sebagai perangkat asisten pribadi yang praktis. Kolaborasi dengan Warby Parker dan Gentle Monster juga menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya fokus pada fungsionalitas, tetapi juga pada estetika. Pengumuman lebih lanjut di musim gugur nanti akan menjadi momen yang dinantikan untuk mengetahui strategi harga dan peluncuran produk ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.