Samsung Tak Mau Terjebak Perang Hardware

Telset.id, Jakarta – Persaingan smartphone kelas menengah dan bawah semakin panas belakangan ini. Semua produsen perangkat ponsel android bersemangat menggempur generasi muda atau yang kini disebut generasi milenial dengan berbagai produk anyar kaya fitur namun dengan banderol ekonomis.

Sebagai penguasa pasar smartphone kelas menengah, Samsung Electronics mengaku tidak gerah dengan serbuan smartphone anyar besutan produsen asal China.

Produsen perangkat elektronik asal Korea Selatan ini juga tetap pede produknya tetap diminati masyarakat, khususnya generasi milenial dan tidak ingin terjebak persaingan hardware.

“Kompetisi ini bagus, tapi nanti tergantung dari konsumen, mereka bisa membedakan mana smartphone yang kualitasnya terbaik,” kata Head of Product Marketing IM Business Samsung Electronics Indonesia Denny Galant.

“Kami fokus pada apa yang didapat konsumen, mulai dari cara penjualan sampai layanan purna jual. Kami tak mau terjebak dalam persaingan hardware,” tambahnya di acara peluncuran Samsung Galaxy J7 Duo di Jakarta, Kamis (3/4) kemarin.

Menurut Denny, konsumen Samsung biasanya cukup loyal karena tidak mudah tergiur dengan berbagai fitur baru yang biasanya di sematkan pada smartphone kelas premium.

Dia juga menekankan pada kenyamanan dan pengalaman konsumen dalam menggunakan perangkat androidnya secara keseluruhan, tidak hanya fokus pada salah satu fitur saja.

Sebagai contoh adalah adanya fitur layar HD Super Amoled yang menampilkan gambar berkualitas tinggi namun hemat konsumsi energi.

Selain itu kelengkapan fitur perangkat penguat sinyal juga diyakini bisa membuat konsumen lebih nyaman menggunakan perangkatnya, terutama di gedung perkantoran atau dalam ruangan.

“Sejauh in handset kami memimpin penjualan di masing-masing segmen. Kami lihat experience bukan secara komponen by komponen tapi secara keseluruhan,” tukas dia.

Berita Terkait: 4 Mei, Galaxy J7 Duo Rilis di Indonesia

Menyoal banderol produk yang kerap lebih mahal dibanding produk level yang sama besutan kompetitor, Denny tidak merasa hal itu bisa mengurangi daya saing. Pasalnya, Samsung memiliki beragam produk yang bisa dipilih konsumen sesuai keperluan dan isi kantong mereka.

“Kami gak merasa kemahalan karena kami sudah sesuaikan segmen. Konsumen bisa memilih produk yang pas,” katanya.

Senada, Vice President Handphone Category Blibli.com Christian Ng mengatakan Samsung merupakan merek smartphone yang paling laris dibeli di toko online itu.

Bahkan, menurutnya, jumlah penjualan perangkat android tersebut mencapai lebih dari 40% dari total penjualan ponsel secara keseluruhan di Blibli.com.

“Kami senang bisa dipercaya meluncurkan Samsung Galaxy J7 Duo dengan fitur yang menjadi jawaban atas gaya hidup generasi digital native yang menginginkan kemudahan, senang mencoba hal baru dan tampil di media sosial,” imbuh Christian. [WS/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here