Bayangkan menonton film dengan warna yang lebih hidup, detail yang lebih tajam, dan kecerahan enam kali lipat dari standar bioskop biasa. Itulah yang ditawarkan oleh Samsung Onyx Cinema LED, teknologi terbaru yang siap mengubah cara kita menikmati film di bioskop. Di ajang CinemaCon 2025, Samsung memperkenalkan layar LED raksasa ini dengan berbagai ukuran, mulai dari 5 meter hingga 20 meter, memberikan pengalaman visual yang belum pernah ada sebelumnya.
Selama ini, bioskop identik dengan proyektor tradisional yang seringkali menghasilkan gambar kurang maksimal, terutama dalam hal kecerahan dan konsistensi warna. Samsung Onyx hadir sebagai solusi dengan layar LED yang mampu mencapai kecerahan puncak 300 nits (86.7fL), jauh lebih tinggi dibandingkan standar industri yang hanya 48 nits (14fL). Tak hanya itu, layar ini juga mendukung resolusi 4K dengan refresh rate 120Hz, memastikan setiap adegan film terlihat mulus dan detail.
Lantas, apa saja keunggulan Samsung Onyx dibanding teknologi bioskop konvensional? Mari kita telusuri lebih dalam.
Teknologi Layar LED yang Mengubah Standar Bioskop
Samsung Onyx Cinema LED tidak hanya sekadar layar besar. Teknologi ini dibangun dari beberapa panel yang disusun secara presisi, menciptakan tampilan seamless tanpa batas yang mengganggu. Salah satu panel yang dipamerkan di CinemaCon memiliki ukuran 10 meter (setara 455 inci dalam ukuran TV), memberikan pengalaman imersif yang sulit ditandingi.
Keunggulan utama Onyx terletak pada kemampuannya menampilkan warna yang lebih kaya dan akurat. Cynthia Lusk, Director of Creative Film Services and International Production di Pixar Studios, mengungkapkan kekagumannya: “Warna dan vibrancy sangat kaya. Di layar Onyx, ada detail karakter yang sebelumnya tidak terlihat di layar biasa.” Pernyataan ini bukan tanpa alasan, mengingat Onyx telah digunakan untuk memutar film-film seperti Inside Out 2 dan Elio (2025) dari Pixar.
Pengalaman 3D yang Lebih Nyaman dan Minim Flicker
Salah satu masalah umum dalam menonton film 3D di bioskop adalah flicker atau kedipan yang sering mengganggu kenyamanan mata. Samsung mengklaim bahwa Onyx mampu meminimalisir masalah ini berkat teknologi LED-nya yang stabil. Dengan refresh rate tinggi dan konsistensi pencahayaan, pengalaman menonton 3D menjadi lebih nyaman dan imersif.
Dukungan Audio yang Tak Kalah Mengagumkan
Tak hanya unggul di sisi visual, Onyx juga didukung oleh teknologi audio mutakhir. Layar ini memiliki dukungan native untuk sistem surround sound JBL dari Harman (perusahaan yang dimiliki Samsung), namun juga kompatibel dengan berbagai standar audio premium seperti Dolby Atmos, Meyer Sound, dan QSC. Bahkan, teater bisa mengintegrasikan sistem audio custom sesuai kebutuhan.
Sudah Mulai Digunakan di Bioskop Dunia
Samsung tidak hanya memamerkan konsep belaka. Teknologi Onyx sudah mulai diadopsi oleh beberapa mitra, salah satunya Cannon Beach di Mesa, Arizona. LVL 11 Entertainment sedang membangun bioskop dengan teknologi Onyx yang rencananya akan dibuka pada musim gugur 2025. Selain di dalam auditorium, Samsung juga menyediakan berbagai solusi display untuk area lain seperti e-paper signage, digital kiosk, dan menu board.
Dengan segala keunggulannya, Samsung Onyx Cinema LED bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan revolusi dalam industri hiburan. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan pengalaman menonton, tetapi juga membuka peluang baru bagi pemilik bioskop untuk menawarkan sesuatu yang benar-benar berbeda kepada penonton. Pertanyaannya, siapkah Anda menyambut era baru bioskop digital ini?