Telset.id β Samsung dikabarkan telah memulai pengembangan awal untuk penerus Galaxy Z TriFold, ponsel lipat dual-hinge yang membentang menjadi perangkat mendekati ukuran tablet. Informasi ini diungkap oleh publikasi Korea ETNews yang mengutip sumber yang mengetahui proyek tersebut.
Menurut laporan tersebut, Samsung telah membagikan informasi tentang proyek generasi berikutnya kepada para pemasok. Meski spesifikasi akhir belum ditentukan, satu detail penting telah terungkap: Samsung menargetkan ukuran layar yang mirip dengan TriFold asli.
Galaxy Z TriFold pertama menggunakan layar OLED 9,96 inci di bagian dalam, dipadukan dengan layar penutup 6,49 inci. Panel raksasa ini memiliki rasio aspek 4:3, sama seperti Galaxy Z Fold 8 yang baru dirilis. Rasio ini memberikan kanvas yang lebih luas dan lebih berguna untuk menonton video, bermain game, dan membaca dibandingkan ponsel lipat model buku konvensional.
Dalam hands-on awal, TriFold asli dinilai sangat mengesankan saat dibentangkan, meskipun ada tambahan ukuran dan bobot yang tak terhindarkan dari tiga bagian layar dan dua engsel. Samsung telah menunjukkan minat baru pada proporsi layar tahun ini dengan Galaxy Z Fold 8 yang hadir dengan bodi lebih pendek dan lebar serta layar internal 4:3. TriFold generasi kedua bisa membawa filosofi itu lebih jauh dengan memberikan lebih banyak area OLED.

TriFold asli sengaja dibuat langka dengan produksi hanya sekitar 30.000 unit. Samsung memperlakukan perangkat tersebut sebagai showcase teknologi, bukan sebagai produk yang diharapkan laris dalam volume flagship konvensional. Namun, hal ini bisa berubah pada generasi kedua.
Sumber industri mengatakan kepada ETNews bahwa Samsung bisa meningkatkan produksi setelah menguji pasar dengan perangkat asli. Pengembangan awal yang dimulai cukup awal memungkinkan model baru muncul sekitar Juli 2027, bersamaan dengan jajaran Galaxy Z9. Jika ini terwujud, lini lipat Samsung bisa berkembang menjadi empat perangkat: Galaxy Z Flip, Fold yang lebih lebar, Fold Ultra, dan TriFold.
Baca Juga:
Samsung memiliki banyak pekerjaan jika ingin generasi kedua menjadi lebih dari sekadar showcase teknologi. Meski begitu, perangkat saku lain yang membuka menjadi sekitar 10 inci OLED adalah eksperimen hardware yang layak untuk dilanjutkan. Dengan adopsi rasio aspek 4:3 pada Galaxy Z Fold 8, Samsung menunjukkan komitmennya pada pengalaman layar yang lebih imersif.
Langkah Samsung mengembangkan TriFold generasi kedua juga menunjukkan keseriusan perusahaan di pasar ponsel lipat. Setelah sukses dengan Galaxy Z Fold 8 yang membawa perubahan desain signifikan, kehadiran TriFold baru bisa menjadi lini produk yang lebih matang. Hal ini sejalan dengan strategi Samsung untuk terus berinovasi, termasuk dalam persaingan dengan kompetitor global.
Meski masih dalam tahap awal, informasi tentang TriFold generasi kedua memberikan gambaran tentang masa depan ponsel lipat Samsung. Dengan layar 10 inci dan rasio aspek 4:3, perangkat ini bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan pengalaman tablet dalam bentuk saku. Namun, tantangan seperti bobot, ketebalan, dan harga tetap harus diatasi.
Samsung belum memberikan pernyataan resmi mengenai proyek ini. Namun, laporan dari ETNews yang mengutip sumber industri memberikan kredibilitas pada kabar tersebut. Jika pengembangan berjalan sesuai rencana, kita bisa melihat TriFold generasi kedua dalam waktu dua tahun ke depan.





Komentar
Belum ada komentar.