Telset.id ā Samsung Galaxy S27+ kembali muncul dalam basis data sertifikasi dengan rating pengisian daya 15V/3A yang setara 45W. Dua sertifikasi keselamatan terbaru mencakup hampir seluruh varian ponsel, dari global SM-S956B, Korea SM-S956N, AS SM-S956U, China SM-S9560, hingga SC-52H untuk Docomo Jepang. Artinya, Galaxy S27+ diprediksi mengisi daya dengan kecepatan yang sama di mana pun perangkat dibeli.
Angka 45W itu identik dengan yang dimiliki Galaxy S26+, sehingga lini Plus Samsung dipastikan bertahan pada kecepatan tersebut untuk generasi keenam berturut-turut sejak Galaxy S22+. Sertifikasi ini menjadi sinyal bahwa Samsung belum berencana menaikkan standar pengisian daya pada model Plus di seri Galaxy S27.

Sebelumnya, Galaxy S27+ sudah tercatat di basis data 3C China dengan dukungan pengisian 45W pada September. Kemunculan di dua sertifikasi keselamatan terbaru ini melengkapi jejak dokumentasi yang sama, sekaligus menegaskan bahwa kecepatan charging tidak akan berbeda antarwilayah pemasaran.
Galaxy S27 Standar Juga Tidak Naik
Bukan hanya varian Plus yang stagnan. Galaxy S27 versi standar juga tidak mendapatkan peningkatan, karena sertifikasinya pekan lalu menunjukkan angka 25W yang sama dengan Galaxy S26. Dengan demikian, kedua model di seri Galaxy S27 diperkirakan mempertahankan daya pengisian yang sudah dipakai pendahulunya.
Pola ini menunjukkan Samsung konsisten mempertahankan spesifikasi charging pada beberapa generasi terakhir. Bagi sebagian pengguna, kecepatan 45W di kelas flagship masih tergolong memadai, meski sejumlah kompetitor sudah menawarkan angka lebih tinggi. Namun, sertifikasi resmi menjadi acuan paling kuat sebelum peluncuran resmi digelar.
Baca Juga:

Jadwal Peluncuran dan Konteks Ekosistem
Seri Galaxy S27 dirumorikan kembali ke jendela peluncuran biasa pada Januari atau Februari. Dengan begitu, konfirmasi resmi atas seluruh spesifikasi, termasuk kecepatan pengisian daya, diperkirakan tidak perlu ditunggu terlalu lama.
Di sisi lain, Samsung juga tengah menjadi sorotan dalam pembahasan pasokan memori AI. Sebelumnya, Sam Altman bertemu 50 eksekutif Samsung untuk membahas pasokan memori AI, sebuah topik yang turut memengaruhi lanskap perangkat keras perusahaan ke depan. Sementara di segmen wearable, Intelligent Eyewear Samsung mulai dijual pertengahan Desember, hanya di Korsel dan AS.
Untuk Galaxy S27+, kombinasi sertifikasi 3C China dan dua sertifikasi keselamatan membuat gambaran perangkat semakin lengkap. Laporan menyebut kedua sertifikasi tersebut mencakup varian global, Korea, AS, China, dan Jepang, yang berarti konsumen di berbagai pasar akan menerima kecepatan charging yang seragam.
Hingga kini, belum ada indikasi bahwa Samsung akan mengubah strategi charging pada seri Galaxy S27. Baik model standar maupun Plus diprediksi mempertahankan angka yang sama dengan generasi sebelumnya, yaitu 25W dan 45W. Semua informasi ini masih bersandar pada dokumen sertifikasi, bukan pengumuman resmi Samsung, sehingga kepastian akhir tetap menunggu peluncuran.





Komentar
Belum ada komentar.