Telset.id – Samsung Galaxy S26 FE resmi diperkenalkan dengan fokus utama pada pengalaman kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam. Ponsel ini menghadirkan sejumlah fitur AI baru yang dirancang untuk membantu pengguna dalam tugas sehari-hari, menjadikannya sebagai penerus yang menarik dari lini Fan Edition Samsung.
Meski secara spesifikasi hardware tidak banyak berubah dari pendahulunya, Samsung Galaxy S26 FE justru mengandalkan peningkatan pada sektor AI dan chipset baru. Yang menarik, Samsung tidak menyebutkan detail chipset saat peluncuran, namun diperkirakan perangkat ini menggunakan chipset Exynos 2500 yang sebelumnya hanya ada di Galaxy Z Flip7. Ini merupakan lompatan signifikan dibandingkan Galaxy S25 FE yang memakai Exynos 2400.
Chipset Exynos 2500 dan Peningkatan Kinerja
Exynos 2500 menjadi chipset pertama yang diproduksi dengan node Gate All Around (GAA) milik Samsung. Dibandingkan pendahulunya, chipset ini membawa sejumlah peningkatan besar. CPU-nya menggunakan core yang lebih baru, GPU berbasis AMD RDNA 3 memiliki 33% lebih banyak work groups, dan NPU-nya ditingkatkan dengan 40% lebih banyak hardware komputasi. Peningkatan ini menjadi fondasi utama bagi berbagai fitur AI yang diusung perangkat ini.
Dengan dukungan chipset tersebut, Galaxy S26 FE menjadi perangkat pertama di seri S26 yang menjalankan Android 17 dengan One UI 9 langsung dari kotak penjualan. Sistem operasi ini membawa sejumlah fitur yang sebelumnya hanya ada di flagship premium Samsung.
Salah satu fitur unggulannya adalah My FanCam yang diperkenalkan bersama Galaxy Z8. Fitur ini bekerja pada video di galeri dan mampu melacak seseorang secara otomatis dengan memperbesar dan menjaga subjek tetap di tengah bingkai. Ada juga Horizon Lock yang menjaga rekaman video tetap sejajar meskipun ponsel diputar 360 derajat saat merekam.
Samsung juga meningkatkan kemampuan Nightography-nya untuk menghasilkan gambar yang lebih terang dan berkualitas lebih tinggi saat merekam di kondisi gelap. Sementara itu, Photo Assist menjadi fitur galeri lain yang memanfaatkan AI untuk mengedit gambar sesuai perintah pengguna. Pengguna dapat mengubah latar belakang, mengubah suasana dari siang ke malam, atau menambah dan menghapus objek dari gambar.
One UI 9 juga membawa peningkatan pada fitur Now Brief. Kini pengguna bisa membuat widget teks dengan perintah bahasa alami, mirip seperti mengedit gambar. Fitur ini berfungsi dalam beberapa kategori seperti cuaca, kesehatan, dan video. Sebagai contoh, pengguna bisa meminta AI untuk merangkum asupan protein dan karbohidrat berdasarkan berat badan dan komposisi tubuh, dan dalam beberapa detik AI akan menampilkan kartu informasi di Now Brief.
Baca Juga:
Kemungkinan besar, sebagian atau seluruh fitur AI baru ini akan tersedia juga di model lama. Namun, ada catatan penting, Galaxy S25 FE mungkin tidak akan mendapatkan Horizon Lock, dan Galaxy S25+ juga berpotensi serupa. Sebaliknya, Galaxy S26+ sudah memiliki Horizon Lock, yang menjadi pertimbangan saat membandingkan harga kedua model 6.7 inci dari seri S26 ini.
Spesifikasi Layar, Baterai, dan Kamera yang Tetap
Di luar sektor AI dan chipset, Galaxy S26 FE sangat mirip dengan pendahulunya. Perangkat ini tetap memiliki layar OLED 6.7 inci dengan refresh rate 120Hz, resolusi 1080p+, dan kecerahan puncak 1.900 nits. Baterainya juga sama, yakni 4.900mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W dan pengisian nirkabel 15W.
Untuk sektor kamera, tidak ada perubahan berarti. Ponsel ini mengusung kamera utama 50MP, telefoto 8MP dengan zoom optik 3x dan zoom digital 30x, serta ultra-wide 12MP. Kamera selfie-nya menggunakan sensor 12MP. Kamera-kamera inilah yang akan digunakan untuk merekam video Horizon Lock atau mengambil foto yang nantinya diedit dengan bantuan AI.

Seperti seri S lainnya termasuk pendahulunya, Galaxy S26 FE akan menerima pembaruan sistem operasi dan patch keamanan selama 7 tahun. Ini menjadi nilai jual utama bagi pengguna yang menginginkan ponsel dengan umur pakai panjang.
Yang menarik, untuk pertama kalinya di seri S, Samsung membundel uji coba Google AI Pro selama 6 bulan yang bernilai $120. Paket ini mencakup penyimpanan cloud 5TB. Sebelumnya, keuntungan ini hanya tersedia untuk lini Z foldable.
Galaxy S26 FE akan tersedia dalam pilihan warna Blueberry, Pistachio, dan Graphite mulai 4 September. Beberapa operator akan menyediakannya sehari lebih awal. Ada dua opsi penyimpanan yang ditawarkan, yaitu 128GB dan 256GB, dengan varian dasar dibanderol mulai dari $700. Harga ini $50 lebih mahal dibandingkan harga peluncuran Galaxy S25 FE 128GB. Beberapa wilayah juga akan menerima varian 512GB.

Dengan segala peningkatan yang ditawarkan, Galaxy S26 FE jelas ditujukan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman AI terkini tanpa harus membayar harga flagship. Meskipun sektor hardware-nya tidak banyak berubah, fokus pada fitur AI dan chipset baru menjadikannya pilihan yang menarik di kelasnya.
Bagi pengguna yang penasaran dengan perkembangan lain dari Samsung, informasi mengenai monitor gaming terbaru dan smartwatch terbaru juga bisa menjadi bacaan menarik.






Komentar
Belum ada komentar.