Samsung Ancam Batalkan Pemesanan Galaxy Fold, Kenapa?

Telset.id, Jakarta – Samsung membuat kebijakan tegas terkait pemesanan Samsung Galaxy Fold. Samsung menyatakan, pemesan yang belum memberikan konfirmasi secara otomatis dianggap batal membeli ponsel layar lipat seharga USD 2.000 atau sekitar Rp 28 juta itu.

“Kalau pemesan tidak konfirmasi membeli Galaxy Fold maksimal pada 31 Mei 2019, kami anggap pemesanan batal. Kami memberlakukannya berdasarkan regulasi,” tegas Samsung via email, dikutip Telset.id dari CNBC, Rabu (8/5/2019).

Mulanya, Samsung berencana meluncurkan Fold di Amerika Serikat pada 26 April 2019. Akan tetapi, beberapa hari sebelum tanggal peluncuran, beberapa media yang berkesempatan menguji Galaxy Fold mengobral permasalahan di ponsel itu.

{Baca juga: Peluncuran Samsung Galaxy Fold Ditunda, Buntut Masalah Layar?}

Mau tak mau, Samsung menunda peluncuran ponsel tersebut. Samsung pun berkomitmen untuk memberitahu kepada pelanggan tentang status pemesanan Galaxy Fold. “Kami sedang melakukan perbaikan beberapa masalah di Galaxy Fold,” katanya.

Sampai hari ini, Samsung belum memberi pengumuman resmi lagi mengenai waktu peluncuran Galaxy Fold. Samsung memilih untuk mengontak para pemesan melalui email. Samsung memberi opsi kepada mereka terkait pemesanan tersebut.

Beberapa waktu lalu, Samsung juga memutuskan untuk menunda peluncuran Galaxy Fold di Hong Kong dan Shanghai, China. Seharusnya, peluncuran Galaxy Fold di dua negera tersebut akan dilakukan pada akhir April 2019.

Samsung sama sekali tidak mengungkapkan alasan di balik penundaan peluncuran smartphone lipat itu di Hong Kong dan China. Padahal, Galaxy Fold seharusnya sudah mulai dipasarkan pada awal Mei 2019 di Korea Selatan dan negara-negara kawasan Eropa.

{Baca juga: Layar Galaxy Fold Rusak, Samsung: Jangan Cabut Lapisan Layarnya!}

Menurut laporan sumber kepada Reuters, seperti dikutip Telset.id, Senin (22/04/2019), besar kemungkinan alasan penundaan tersebut dilakukan setelah muncul laporan masalah di layar Fold yang ditemui oleh sejumlah reviewer.

Layar Samsung Galaxy Fold dilaporkan bermasalah oleh sejumlah pengguna yang merupakan tech reviewer. Mereka mengatakan kerusakan itu diketahui setelah beberapa hari menggunakan smartphone lipat Samsung itu.

Hal ini dilaporkan oleh jurnalis The Verge, Dieter Bohn yang mengalami kerusakan pada unit review smartphone itu setelah dua hari menggunakannya.

Ia menjelaskan, mulanya ada tonjolan berukuran cukup kecil tepat di bagian tengah layar atau pada lipatan layar. Menurutnya, tonjolan itu menekan lipatan layar yang mengakibatkan panel OLED Galaxy Fold rusak.

{Baca juga: Ada “Kerutan” di Layar Galaxy Fold, Lihat Videonya}

“Apapun yang terjadi, itu pasti bukan karena saya telah memperlakukan smartphone ini dengan buruk,” jelasnya.

“Saya sudah melakukan hal-hal biasa, seperti membuka dan menutup smartphone dan menyimpannya di saku,” sambung Bohn.

Ia beranggapan, tonjolan kecil pada layar yang merusak panel OLED Galaxy Fold karena adanya benda kecil yang mungkin masuk ke celah smartphone lipat pertama Samsung itu. Sehingga akan membuat lipatan layar menjadi tidak sempurna. [SN/HBS]

Sumber: CNBC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here