📑 Daftar Isi

Render Galaxy Z Fold Wide tanpa lipatan layar

Samsung Akhirnya Perbaiki Lipatan Galaxy Fold dengan Kaca Lebih Tebal

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung perbaiki lipatan Galaxy Fold dengan kaca UTG 30% lebih tebal pada Galaxy Z Fold Wide.
  • Kaca setebal 60 μm digunakan, 30% lebih tebal dari Galaxy Z Fold 8 (45 μm).
  • Kaca lebih tebal sembunyikan crease dan tingkatkan durabilitas, tapi lebih rapuh saat dilipat.
  • Uji coba ini untuk Galaxy Z Fold 9 yang direncanakan tanpa lipatan.
  • Samsung kejar ketertinggalan dari pesaing Asia Timur dalam inovasi layar lipat.

Telset.id – Samsung akhirnya bergerak untuk memperbaiki salah satu kelemahan terbesar pada ponsel lipatnya: lipatan atau crease pada layar. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Galaxy Z Fold Wide yang akan datang kemungkinan besar akan hadir tanpa lipatan berkat penggunaan kaca pelindung yang lebih tebal.

Menurut laporan dari media Korea Selatan ZDNet Korea, Samsung akan menggunakan Ultra-Thin Glass (UTG) dengan ketebalan sekitar 60 μm pada Galaxy Z Fold Wide. Sebagai perbandingan, Galaxy Z Fold 8 reguler hanya akan menggunakan UTG setebal 45 μm. Artinya, ada peningkatan ketebalan sekitar 30 persen pada model Wide.

Kaca yang lebih tebal ini tidak hanya berfungsi untuk menyembunyikan lipatan, tetapi juga diharapkan membuat layar Galaxy Z Fold Wide lebih tahan lama terhadap goresan dan tekanan. Namun, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. Kaca yang lebih tebal cenderung lebih rapuh saat dilipat, sehingga Galaxy Z Fold Wide mungkin sedikit lebih rentan terhadap retak layar ketika dalam keadaan terlipat.

ZDNet Korea mengutip sumber internal industri yang menyebutkan bahwa penggunaan kaca yang lebih tebal pada Galaxy Z Fold Wide ini hanyalah sebuah uji coba. Jika respons pasar positif dan tidak banyak laporan tentang layar pecah, Samsung berencana untuk menerapkan teknologi yang sama pada generasi berikutnya.

“Samsung Electronics mungkin menerapkan UTG dengan ketebalan sekitar 60μm pada Wide Fold tahun ini, dan kemudian menerapkan UTG sekitar 60μm pada Galaxy Z Fold 9 yang akan dirilis tahun depan,” tulis ZDNet Korea dalam laporannya, seperti diterjemahkan.

Artinya, jika uji coba ini berhasil, kita bisa melihat Galaxy Z Flip 9 dan Galaxy Z Fold 9 tanpa lipatan pada tahun 2027 mendatang.

Masalah lipatan atau crease telah menjadi salah satu kelemahan utama perangkat lipat sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2019. Kini, tujuh tahun kemudian, para produsen mulai menemukan cara untuk membuat area di mana layar fleksibel dilipat menjadi kurang terlihat.

Mengapa Kaca Lebih Tebal Bisa Jadi Solusi?

Selama bertahun-tahun, para produsen ponsel lipat berjuang melawan hukum fisika. Layar yang fleksibel membutuhkan material yang lentur, tetapi material yang lentur cenderung mudah tergores dan meninggalkan bekas lipatan. Samsung mencoba pendekatan berbeda dengan membuat kaca pelindung lebih tebal.

Dengan ketebalan 60 μm, kaca ini cukup kaku untuk mempertahankan bentuknya saat dilipat, sehingga lipatan tidak terlalu dalam atau bahkan tidak terlihat sama sekali. Ini adalah terobosan yang signifikan, terutama mengingat Samsung selama ini sering dikritik karena lambat dalam mengatasi masalah crease dibandingkan pesaingnya dari Asia Timur.

Produsen lain seperti Oppo dengan Find N6 telah menggunakan lapisan anti-silau khusus untuk membuat lipatan kurang terlihat. Honor Magic V6 juga menggunakan layar fleksibel tanpa lipatan dari BOE. Namun, menurut review yang dilakukan, lipatan tersebut masih ada meskipun jauh lebih sulit dilihat.

Samsung tampaknya ingin mengambil langkah lebih maju dengan pendekatan yang lebih radikal: mengubah ketebalan kaca itu sendiri.

Dampak pada Galaxy Z Fold 9 dan Masa Depan Lipat Samsung

Jika uji coba pada Galaxy Z Fold Wide berhasil, ini bisa menjadi titik balik bagi Samsung. Perusahaan asal Korea Selatan ini tampaknya menggunakan model Wide sebagai “testbed” untuk teknologi yang lebih luas. Jika penerimaan positif, bukan tidak mungkin Samsung akan menerapkan UTG 60 μm pada seluruh lini ponsel lipatnya di masa depan.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa Samsung serius untuk mengejar ketertinggalannya dari para pesaing. Selama ini, merek-merek asal China seperti Oppo, Honor, dan Xiaomi sering dianggap lebih unggul dalam hal inovasi layar lipat, terutama dalam menyembunyikan lipatan.

Dengan rencana untuk membawa teknologi ini ke Galaxy Z Fold 9, Samsung tampaknya ingin memastikan bahwa produk flagship lipatnya tetap kompetitif di pasar yang semakin ramai.

Namun, kekhawatiran tentang ketahanan layar tetap ada. Kaca yang lebih tebal memang lebih kuat terhadap goresan, tetapi lebih rapuh saat dilipat. Samsung perlu memastikan bahwa keseimbangan antara ketahanan dan fleksibilitas tercapai dengan baik.

Untuk informasi lebih lanjut tentang inovasi Samsung lainnya, Anda dapat membaca tentang uji coba One UI 9 yang sedang berlangsung.

Komentar

Belum ada komentar.