šŸ“‘ Daftar Isi

Rollme AuraView Smart Glasses dengan desain half-rim metal dan lensa cokelat

Rollme Luncurkan Smart Glasses Kamera AI Seharga Rp 1,6 Jutaan

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Rollme luncurkan dua smart glasses AuraView dan ProView seharga USD 99,99 masing-masing
  • Kedua model dilengkapi kamera Sony 12MP dengan EIS dan AI visual recognition
  • Fitur live translation untuk percakapan lisan, dual speaker open-ear audio, dan voice assistance
  • AuraView half-rim metal dengan lensa cokelat, ProView frame penuh dengan lensa bening dan gelap
  • Baterai 280mAh diklaim mampu bertahan sepanjang hari, belum ada angka runtime resmi
  • Tren smart glasses murah semakin nyata, mengikuti kesuksesan Anko AI Camera Glasses AU$89
  • Rokid Style glasses di harga USD 299 dan Ray-Ban Meta di segmen premium jadi pembanding

Telset.id – Rollme resmi meluncurkan dua model smart glasses terbaru, AuraView dan ProView, yang membawa kamera dan asisten AI langsung ke wajah pengguna dengan banderol harga hanya USD 99,99 atau sekitar Rp 1,6 jutaan per unit. Kedua perangkat ini menandai titik baru di mana teknologi wearable canggih tidak lagi membutuhkan biaya ratusan dolar, melainkan cukup dengan harga kacamata biasa.

Harga tersebut terbilang agresif mengingat fitur yang ditawarkan. Rollme membekali AuraView dan ProView dengan kamera Sony 12MP yang dilengkapi electronic image stabilization (EIS), serta dukungan AI visual recognition, live translation, open-ear audio, dan voice assistance. Toko resmi Rollme telah mengonfirmasi harga USD 99,99 untuk kedua desain tersebut, menjadikannya paket teknologi wearable yang sangat terjangkau.

Kamera pada kedua smart glasses ini diklaim mampu menangkap gambar dalam 0,6 detik setelah tombol shutter ditekan. Dukungan EIS juga disertakan untuk perekaman video first-person yang lebih stabil. Namun, Rollme belum mempublikasikan resolusi video, frame rate, maupun kapasitas penyimpanan internal kamera tersebut.

Rollme AuraView Smart Glasses

Fitur live translation menjadi salah satu nilai jual utama, karena dapat menangani percakapan lisan secara langsung. Ini memberikan kegunaan yang jelas bagi para pelancong yang membutuhkan bantuan bahasa saat berada di luar negeri. Selain itu, dual speaker memberikan pengalaman open-ear audio, sementara mikrofon sensitivitas tinggi dan noise reduction memastikan kualitas panggilan Bluetooth yang jernih.

Perbedaan utama antara kedua model terletak pada desainnya. AuraView menggunakan desain half-rim metal dengan lensa cokelat, memberikan kesan lebih ringan dan modern. Sementara itu, ProView hadir dengan frame yang lebih penuh dan dilengkapi lensa bening serta gelap, memudahkan pengguna untuk berpindah antara penggunaan di dalam dan luar ruangan.

Kedua perangkat ditenagai baterai 280mAh yang menurut Rollme mampu bertahan sepanjang hari. Meski demikian, perusahaan belum memberikan angka runtime aktual dalam hitungan jam, sehingga klaim tersebut masih perlu diverifikasi melalui penggunaan nyata.

Fenomena Smart Glasses Murah Semakin Nyata

Peluncuran Rollme AuraView dan ProView bukanlah peristiwa terisolasi. Pasar smart glasses murah sedang menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan. Sebelumnya, kami melaporkan Anko AI Camera Glasses seharga AU$89 yang langsung habis terjual di Australia, memicu pertanyaan tentang seberapa umum kacamata berfitur kamera akan menjadi.

Fenomena ini juga mendorong pemain besar untuk merespons. Meta telah memperkenalkan pengaman yang menonaktifkan kamera ketika pengguna mengutak-atik indikator perekaman, sementara perusahaan seperti Solos membangun aksesori privasi fisik di sekitar produk kacamata kamera mereka.

Rollme sendiri tidak sendirian dalam menekan harga ke level terendah. Rokid meluncurkan Style glasses yang jauh lebih canggih dengan harga USD 299, membawa kamera Sony 12MP dan perekaman 4K. Sementara itu, Ray-Ban Meta masih bertahan di segmen harga yang jauh lebih premium.

Rollme ProView AI Smart Glasses

Kompromi di Balik Harga Terjangkau

Tentu saja, kacamata seharga USD 99,99 memiliki sejumlah kompromi yang perlu dipertimbangkan. Rollme belum mengungkapkan spesifikasi lengkap seperti resolusi video, frame rate, atau kapasitas penyimpanan, yang menjadi indikator bahwa ada keterbatasan di beberapa area teknis.

Meskipun demikian, yang paling menonjol dari kehadiran produk ini adalah seberapa sedikit uang yang kini dibutuhkan untuk menempatkan kamera, mikrofon, AI, dan visual recognition langsung di tingkat mata. Dengan harga yang setara kacamata biasa, konsumen bisa mendapatkan perangkat wearable yang sebelumnya hanya bisa dinikmati di kelas harga jauh lebih tinggi.

Tren ini juga beriringan dengan dinamika industri teknologi yang lebih luas. Pasar smartphone global, misalnya, mengalami penurunan pengiriman 7% di Q2 2026, sementara pasar smartphone AS juga anjlok dengan harga yang terus naik. Di tengah kondisi tersebut, smart glasses murah justru muncul sebagai alternatif menarik bagi konsumen yang mencari pengalaman AI wearable tanpa harus merogoh kocek dalam.

Kehadiran Rollme AuraView dan ProView menunjukkan bahwa perlombaan menuju smart glasses yang terjangkau semakin memanas. Dengan harga yang kompetitif dan fitur yang cukup mumpuni, produk ini berpotensi menarik minat konsumen yang selama ini menunggu momen tepat untuk beralih ke teknologi wearable AI.

Bagi pengguna yang ingin merasakan pengalaman smart glasses tanpa investasi besar, pilihan di bawah USD 100 ini menjadi pintu masuk yang menarik. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada kebutuhan spesifik dan ekspektasi terhadap kualitas kamera serta daya tahan baterai dalam penggunaan sehari-hari.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.