Telset.id ā Roku resmi meluncurkan TV OLED pertamanya melalui dua seri baru, yakni Roku Pro Series OLED dan Roku Pro Series LX OLED. Langkah ini menandai ekspansi Roku dari sekadar penyedia platform streaming menjadi produsen TV premium dengan panel OLED, menyusul pengumuman serupa dari Sony pekan lalu.
Seri termurah, Roku Pro Series OLED, tersedia mulai harga USD 999 untuk ukuran 55 inci dan sudah bisa dibeli sekarang. Sementara itu, varian yang lebih tinggi, Pro Series LX OLED, dijadwalkan rilis pada Oktober 2026 dengan harga mulai USD 1.299. Kedua seri TV ini hanya dijual eksklusif melalui Amazon.
Kehadiran TV OLED pertama ini menjadi kabar besar bagi pengguna yang selama ini menginginkan kualitas gambar OLED tanpa harus berurusan dengan antarmuka smart TV yang rumit. Roku dikenal dengan sistem operasinya yang sederhana, minim iklan mengganggu, dan memiliki pustaka aplikasi streaming yang luas.
Spesifikasi Roku Pro Series OLED
Roku Pro Series OLED hadir dalam dua pilihan ukuran layar, yaitu 55 inci dan 65 inci. Panel yang digunakan memiliki refresh rate native 120Hz, sehingga mendukung spesifikasi 4K tertinggi dari konsol game generasi saat ini seperti Xbox Series X dan PlayStation 5 Pro.
TV ini dilengkapi dengan empat port HDMI 2.1 serta mendukung Dolby Vision dan HDR10 Plus. Untuk kebutuhan gaming, tersedia fitur Auto Low Latency Mode (ALLM), Variable Refresh Rate (VRR), dan AMD FreeSync Premium yang menjanjikan pengalaman bermain game tanpa robekan layar.
Dari sisi desain, Roku Pro Series OLED mengusung bodi tipis dengan bezel metal tipis. Port-port ditempatkan di dua pertiga bagian bawah layar sehingga bagian atasnya bisa dibuat sangat ramping, mirip dengan desain TV OLED dari LG dan Samsung.
Roku juga menyematkan fitur Smart Picture Max yang secara otomatis menyesuaikan pengaturan gambar, serta Automatic Game Mode yang dapat mendeteksi aktivitas bermain game dan mengaktifkan VRR serta FreeSync Premium secara otomatis.
Remote yang disertakan adalah Roku voice remote dengan tombol backlit dan shortcut yang bisa dikustomisasi. Ada juga tombol pencari remote di badan TV untuk membantu menemukan remote yang hilang atau terselip.
Sebagai perbandingan harga, TV OLED entry-level dari LG untuk tahun 2026, yaitu model B6E, dijual USD 799 untuk ukuran 55 inci. Sementara Samsung S85H OLED dibanderol USD 1.199 pada ukuran yang sama. Dengan harga USD 999, Roku Pro Series OLED menempati posisi kompetitif di segmen menengah.
Baca Juga:
Roku Pro Series LX OLED: Lebih Terang dan Cepat
Untuk pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi, Roku Pro Series LX OLED menawarkan sejumlah peningkatan signifikan. Panelnya diklaim sekitar dua kali lebih terang dibandingkan Pro Series reguler, menjadikannya pesaing bagi TV OLED kelas menengah seperti LG C6 dan Samsung S90H.
Seri LX mendukung refresh rate 144Hz dengan VRR, sehingga pengguna PC gaming bisa menikmati refresh rate lebih tinggi pada resolusi 4K. TV ini juga dilengkapi polarizer canggih yang mampu mengurangi pantulan cahaya di ruangan.
Roku belum mengungkapkan detail lengkap mengenai perbedaan panel antara kedua seri tersebut, termasuk ukuran layar yang akan tersedia. Yang jelas, Pro Series LX akan hadir pada Oktober 2026 dengan harga mulai USD 1.299 untuk varian 55 inci dan USD 1.599 untuk 65 inci.
Remote yang disertakan pada seri LX adalah Roku Voice Remote Pro. Remote ini memiliki tombol backlit dan pengenalan suara seperti remote standar, tetapi dilengkapi baterai isi ulang melalui USB-C sehingga tidak perlu diganti.
Semua fitur software Pro Series yang ada di model reguler juga tersedia di seri LX, termasuk sistem operasi Roku yang menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang menginginkan pengalaman streaming yang sederhana dan mudah dinavigasi.
Bagi pengguna yang selama ini merasa terbebani dengan antarmuka smart TV yang penuh iklan dan bloatware, kehadiran TV OLED dari Roku ini bisa menjadi alternatif menarik. Sistem operasi Roku dikenal dengan tampilan dasarnya yang simpel, dengan iklan yang terbatas pada satu banner di layar utama.
Perlu dicatat bahwa berinvestasi pada ekosistem Roku berarti menerima bahwa sebagian kebiasaan menonton akan terhubung dengan mesin periklanan perusahaan. Hal ini berpotensi semakin terasa setelah Roku diakuisisi oleh Fox dengan nilai USD 22 miliar.
Dengan peluncuran ini, Roku kini memiliki lini produk yang mencakup TV QLED terjangkau hingga TV OLED premium. Kedua seri OLED baru ini memperluas pilihan konsumen yang menginginkan kualitas gambar superior tanpa mengorbankan kemudahan penggunaan software.
Ketersediaan eksklusif di Amazon membuat kedua TV ini hanya bisa dibeli melalui platform tersebut. Roku Pro Series OLED sudah bisa dipesan sekarang, sementara Pro Series LX OLED menyusul pada Oktober mendatang.
Keputusan Roku untuk masuk ke pasar TV OLED datang di tengah meningkatnya persaingan di segmen TV menengah. Dengan harga yang kompetitif dan sistem operasi yang user-friendly, Roku mencoba menarik konsumen yang selama ini ragu beralih ke OLED karena harus beradaptasi dengan smart platform baru.
Bagi pengguna yang sudah familiar dengan ekosistem Roku melalui perangkat streaming, TV OLED ini menawarkan pengalaman yang konsisten dengan kualitas gambar yang lebih baik. Semua aplikasi dan layanan streaming yang biasa digunakan akan tersedia langsung di TV tanpa perlu perangkat tambahan.
Dengan kombinasi panel OLED, fitur gaming lengkap, dan sistem operasi yang sederhana, Roku Pro Series dan Pro Series LX berpotensi menjadi pilihan menarik di pasar TV premium. Namun, performa sebenarnya masih perlu diuji untuk menentukan apakah kedua TV ini bisa bersaing dengan produk LG, Samsung, dan Sony di kelasnya.





Komentar
Belum ada komentar.