Peluncuran Prosesor 7nm Intel Ditunda Hingga 2023, Kenapa?

prosesor Intel 7nm

Telset.id, Jakarta – Intel rencananya akan merilis produk prosesor terbarunya di tahun ini. Namun rencana itu meleset, karena perilisan prosesor 7nm Intel harus ditunda hingga akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023 mendatang. Kenapa?

Awalnya proses produksi direncanakan selama 6 bulan. Sayangnya Intel mengalami kegagalan dalam menyelesaikan prosesor 7nm tersebut, dan membutuhkan waktu 12 bulan tambahan untuk menyelesaikannya.

{Baca juga: 4 Laptop Gaming MSI Bertenaga Intel Gen 10 Tiba di Indonesia}

Menurut Intel, seperti dikutip Telset.id dari Toms Hardware, alasan penundaan ini karena perusahan belum dapat mengerjakan prosesor 7nm yang layak dari segi ekonomi.

CEO Intel Bob Swan juga mengatakan kalau pihaknya mengidentifikasi “mode cacat” dalam proses pengerjaan prosesor tersebut yang menyebabkan masalah degradasi hasil.

Intel nampaknya bakal menyerah dan kemungkinan akan melanjutkan prosesor 7nm dengan menggunakan pengecoran dari pihak ketiga untuk aspek GPU.

Intel akan menggandeng Ponte Vecchio, untuk menghadirkan kartu grafis di prosesor intel yang akan datang.

Namun GPU ini belum bisa dihadirkan dalam waktu dekat. Diperkirakan GPU baru ini akan selesai di akhir 2021 atau awal 2022 mendatang.

{Baca juga: Duo RedmiBook 16 dan 14 II Dirilis dengan Intel Gen 10}

Keterlambatan produk prosesor Intel 7nm ini juga menandakan penundaan peluncuran Super Komputer Aurora Exascale yang dijadwalkan akan meluncur tahun 2021 mendatang.

Sementara itu CPU server 7nm pertama Intel (Granite Rapids) juga mengalami kemunduran. Perangkat ini diperkirakan baru akan tiba pada 2023, dari rencana awal akan diluncurkan pada tahun 2022.

Kalah dari AMD dan TSMC

Di timeline yang sama, AMD telah bersiap dengan roadmap mereka untuk merilis prosesor 5nm Genoa. Prosesor 5nm dari AMD ini akan datang di akhir tahun 2020. Tentunya ini akan sangat menyulitkan bagi Intel.

Sementara TMSC kabarnya akan merilis prosesor 3nm di waktu yang berbarangan saat Intel baru akan merilis prosesor 7nm di akhir tahun 2022 atau awal 2023.

Jika melihat timeline tersebut, Intel sudah bisa dipastikan akan tertinggal dari dua pesaingnya tersebut.

{Baca juga: Apple “Bercerai” dengan Intel, Mac Gunakan Apple Silicon}

Swan juga mengatakan bahwa prosesor 7nm pertama Intel akan debut untuk pasar klien, yang berarti prosesor tersebut bakal menargetkan produk PC desktop atau laptop.

Disamping itu, Intel juga sibuk mengurus prosesor desktop 10nm pertama mereka, yaitu Alder Lake, akan tiba pada paruh kedua 2021.

 

Penundaan 7nm menjadi sebuah kemunduran yang dialami intel, dimana intel juga masih berjuang menyelesaikan prosesor 10nm mereka.

Dan dengan penundaan ini, akan memungkinkan bagi AMD untuk merebut posisi Intel sebagai produsen prosesor dengan fabrikasi terdepan.

Intel Siap Bangkit di Prosesor 5nm

Intel CFO George Davis sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa teknologi proses litografi mereka akan tertinggal pada tahap 7nm di tahun 2021 mendatang.

Tetapi Intel percaya kalau mereka akan kembali memimpin saat menghadirkan prosesor dengan fabrikasi 5nm.

Untuk mengatasi hal tesebut, nantinya Intel akan mempercepat pengerjaan untuk prosesor 10nm, 7nm dan 5nm secara tumpang tindih. Meskipun hal tersebut tentunya akan sangat memakan biaya yang besar dan juga margin keuntungan yang lebih sedikit.

Mengandalkan vendor pihak ketiga untuk proses produksi yang lebih mutakhir, juga akan menimbulkan risiko lebih besar bagi Intel terutama dalam hal jaminan suplai.

Karena Intel  dipaksa untuk bersaing dengan perusahaan semikonduktor lain dalam hal kapasitas produksi, antara lain seperti Apple, Nvidia dan AMD. [IR/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here