Penting Disimak! Daftar HP Motorola Ini Hanya Kebagian 3 Kali Update Android

REKOMENDASI
ARTIKEL TERKAIT

Dalam lanskap teknologi seluler yang terus bergerak cepat, dukungan perangkat lunak telah menjadi mata uang baru yang sama berharganya dengan spesifikasi perangkat keras itu sendiri. Bagi Anda yang gemar berganti ponsel pintar atau mencari perangkat untuk penggunaan jangka panjang, durasi pembaruan sistem operasi sering kali menjadi faktor penentu pembelian. Motorola, sebagai salah satu pemain veteran di industri ini, terus berupaya menyesuaikan diri dengan tuntutan pasar yang semakin kritis terhadap umur panjang perangkat mereka.

Meskipun jenama ini telah menunjukkan itikad baik dengan meningkatkan kebijakan pembaruannya hingga lima tahun untuk beberapa perangkat tertentu, realitas di lapangan menunjukkan bahwa daftar tersebut masih tergolong eksklusif dan terbatas dibandingkan dengan model-model yang hanya dijanjikan tiga kali pembaruan sistem operasi. Situasi ini tentu menjadi pertimbangan serius, terutama ketika kita melihat fakta bahwa daftar “tiga kali update” ini justru diisi oleh jajaran perangkat yang cukup mentereng.

Sangat disayangkan, namun daftar perangkat yang hanya menerima dukungan tiga generasi Android ini mencakup banyak model terbaru dari seri Edge, serta lini ponsel lipat premium mereka, Razr. Bagi Anda yang sedang menimbang-nimbang untuk meminang perangkat Motorola, memahami peta jalan pembaruan ini sangatlah krusial agar tidak ada penyesalan di kemudian hari. Berikut adalah analisis mendalam dan daftar terkurasi mengenai smartphone Motorola yang menjanjikan tiga generasi pembaruan OS Android utama.

Realitas Seri Razr dan Edge

Ketika berbicara tentang perangkat premium, ekspektasi konsumen tentu selaras dengan harga yang dibayarkan. Namun, berdasarkan data terbaru, Motorola tampaknya masih menerapkan kebijakan tiga kali pembaruan utama untuk sebagian besar lini flagship dan high-end mereka. Untuk memberikan kejelasan yang lebih baik bagi Anda, kami telah merinci daftar perangkat beserta estimasi pembaruan sistem operasi terakhir yang akan diterima oleh setiap perangkat tersebut.

Untuk kategori ponsel lipat yang sarat gaya dan teknologi, berikut adalah nasib pembaruan perangkat lunaknya:

  • Motorola Razr 2023 (Razr 40): Perangkat ini akan mencapai akhir masa dukungannya pada Android 16.
  • Motorola Razr+ 2023 (Razr 40 Ultra): Sama seperti saudaranya, varian Ultra ini juga akan mentok di Android 16.
  • Motorola Razr 2024 (Razr 50): Generasi penerus ini mendapatkan dukungan hingga Android 17.
  • Motorola Razr+ 2024 (Razr 50 Ultra): Varian tertingginya juga dijadwalkan berakhir pada Android 17.
  • Motorola Razr 2025 (Razr 60): Model masa depan ini diproyeksikan hanya mendukung hingga Android 18.
  • Motorola Razr+ 2025: Varian plus di tahun 2025 juga akan berhenti di Android 18.
  • Motorola Razr Ultra 2025 (Razr 60 Ultra): Bahkan varian Ultra di masa depan ini diprediksi berakhir di Android 18.

Sementara itu, bagi Anda penggemar desain bar tradisional namun elegan dari seri Edge, berikut adalah peta jalan pembaruannya:

  • Motorola Edge 70: Diproyeksikan akan mendapatkan pembaruan hingga Android 19.
  • Motorola Edge 60: Dukungan sistem operasi akan berakhir pada Android 18.
  • Motorola Edge 60 Pro: Varian Pro ini juga akan berhenti mendapatkan OS baru di Android 18.
  • Motorola Edge 60 Fusion: Model Fusion ini dijadwalkan berakhir pada Android 18.
  • Motorola Edge 50 Pro: Perangkat ini akan mendapatkan pembaruan hingga Android 17.
  • Motorola Edge 50 Ultra: Varian Ultra dari seri 50 ini juga mentok di Android 17.
  • Motorola Edge 50 Fusion: Dukungan untuk model ini akan berakhir pada Android 17.
  • Motorola Edge 40 Pro: Perangkat ini hanya akan didukung hingga Android 16.
  • Motorola Edge 30 Ultra: Model yang lebih lawas ini akan berakhir masa dukungannya pada Android 15.
  • Motorola ThinkPhone: Perangkat berorientasi bisnis ini dijadwalkan berakhir di Android 16.

Ketimpangan dengan Kompetitor

Melihat daftar di atas, ada rasa ironis yang mungkin Anda rasakan. Cukup menyedihkan melihat model Edge terbaru, seperti Edge 60 dan Edge 70, masuk dalam daftar ini. Padahal, jika kita menengok ke tetangga sebelah, para rival Motorola kini sudah mulai menawarkan pembaruan Android hingga enam tahun, bahkan untuk ponsel kelas menengah mereka sekalipun. Ketimpangan ini tentu menjadi catatan merah bagi Motorola di mata konsumen yang mengutamakan longevity atau masa pakai perangkat yang panjang.

Setidaknya, banyak pengamat berharap Motorola bisa menawarkan pembaruan yang lebih panjang untuk model Razr premium mereka. Ponsel lipat dengan harga selangit ini biasanya hanya menerima pembaruan hingga tiga tahun, sebuah kebijakan yang terasa kurang adil mengingat investasi besar yang dikeluarkan konsumen untuk memilikinya. Di era di mana perangkat keras sudah sangat mumpuni untuk bertahan bertahun-tahun, pembatasan dari sisi perangkat lunak ini terasa seperti hambatan buatan yang perlu segera diatasi.

Angin Segar Perubahan Kebijakan

Namun, tidak semua kabar dari Motorola bernada pesimis. Di sisi positifnya, jenama ini tampaknya mulai sadar dan sedang berupaya menuju pembaruan perangkat lunak yang lebih lama dan tepat waktu untuk ponsel cerdas mereka. Langkah nyata ini terlihat tahun lalu ketika mereka meluncurkan Edge 50 Neo dengan janji manis berupa lima kali pembaruan OS Android.

Kebijakan yang lebih progresif ini kemudian tidak berhenti di satu model saja. Janji lima kali pembaruan tersebut diperluas untuk mencakup model lain seperti Moto G75, ThinkPhone 25, dan Edge 60 Neo. Ini adalah sinyal positif bahwa Motorola mulai mendengarkan keluhan pasar. Tentu saja, kita semua akan sangat senang melihat lebih banyak perangkat Motorola di masa depan yang mengadopsi kebijakan yang diperbarui ini, bukan hanya terbatas pada model-model tertentu saja.

Kabar yang lebih menggembirakan datang di awal tahun ini. Motorola mengambil langkah signifikan lainnya dengan menjanjikan hingga tujuh kali pembaruan OS Android untuk smartphone “Motorola Signature” yang baru diumumkan. Langkah berani ini mensejajarkan Motorola dengan raksasa teknologi lain seperti Google dan Samsung yang telah lebih dulu menetapkan standar emas tujuh tahun dukungan perangkat lunak.

Ini tentu saja merupakan langkah yang sangat baik dari jenama tersebut. Namun, kebijakan ini hanya akan benar-benar masuk akal dan berdampak signifikan jika lebih banyak perangkat Motorola yang hadir dengan dukungan perangkat lunak yang sama. Konsistensi penerapan kebijakan di seluruh lini produk akan menjadi kunci bagi Motorola untuk memenangkan kembali hati konsumen yang skeptis terhadap dukungan jangka panjang mereka.

Selain durasi, kecepatan juga menjadi fokus perbaikan. Perusahaan telah berupaya meningkatkan kecepatan peluncuran perangkat lunak mereka. Sebagai contoh nyata, peluncuran Android 16 telah diperluas ke perangkat yang memenuhi syarat dengan kecepatan yang jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan ritme ini menunjukkan keseriusan tim pengembang di balik layar untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih mulus dan terkini.

Bagi Anda pengguna setia atau calon pembeli, sangat disarankan untuk terus memantau perkembangan ini. Jangan lupa untuk mengunjungi bagian Motorola di situs berita teknologi favorit Anda secara teratur untuk mendapatkan informasi terkini. Sebagai alternatif yang lebih praktis, Anda bisa bergabung dengan saluran Telegram yang relevan untuk mendapatkan notifikasi instan tentang peluncuran produk terbaru, pembaruan perangkat lunak, dan terobosan teknologi lainnya. Dengan informasi yang tepat, Anda bisa membuat keputusan cerdas dalam memilih gawai yang akan menemani aktivitas Anda sehari-hari.

TINGGALKAN KOMENTAR
Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI