Telset.id â Oppo resmi mulai menggoda debut global seri Find X10 melalui video singkat yang menekankan pendekatan baru bertajuk âtrue-to-life imagingâ. Langkah ini menandai keseriusan Oppo membawa Find X10 dan Find X10 Pro Max ke pasar internasional setelah keduanya lebih dulu diluncurkan di China pada 22 September. Oppo menjadwalkan pengungkapan harga dan ketersediaan global pada 21 Oktober, dengan India menyusul sehari setelahnya.
Melalui teaser tersebut, Oppo menyoroti bahwa selama bertahun-tahun pencitraan smartphone terus dibuat semakin terang, tajam, dan hidup. Namun menurut Oppo, kondisi itu kini sampai pada titik di mana âterkadang foto kita tidak terlihat seperti yang kita ingatâ. Seri Find X10 diposisikan sebagai jawaban untuk membawa âtrue-to-life imaging closerâ atau menghadirkan pencitraan yang lebih dekat dengan kenyataan.
Pendekatan ini ditenagai Lumo True Image Engine yang terdiri dari tiga bagian. Pertama, Lumo Hyper Pixel Engine untuk detail. Kedua, Lumo True Color Engine untuk warna. Ketiga, Lumo Natural Tone Engine untuk tone. Menurut Oppo, tujuan ketiganya adalah menangkap dunia âas it really is, not as algorithms try to render itâ.
Kritik Halus pada Tren Oversaturated
Oppo secara spesifik menyebut âoversaturated colors, over-brightened faces, aggressive HDRâ dan âexcessive sharpeningâ sebagai hal-hal yang dapat membuat gambar menyimpang dari pemandangan sebenarnya. Oppo tidak menyebut nama kompetitor mana pun, meski perusahaan-perusahaan yang dikenal âmempercantikâ foto agar tampak lebih tajam dan lebih jenuh dari kenyataan kerap dikaitkan dengan tren ini. Oppo tampaknya menilai industri sudah melangkah terlalu jauh ke arah tersebut.
Dalam praktiknya, seri Find X10 memotret foto 26MP secara default di seluruh rentang focal length, dari ultrawide hingga zoom 9.9x, alih-alih 12MP yang umum. Hasselblad Hi-Res Mode juga dapat menghasilkan bidikan 50MP pada lima focal length, sekaligus gambar 200MP penuh dari kamera native 200MP.
Baca Juga:
True Color Camera kini hadir dengan 24-channel multispectral sensing dan dynamic range hingga 15 EV. Teknologi ini membantu white balance, terutama untuk skin tones, langit, dan dedaunan. Untuk urusan tone, mode auto default kini menggunakan global tone curve dari Hasselblad Master Mode, menghasilkan tampilan yang lebih lembut dan natural dengan local tone mapping yang tidak terlalu agresif.

Pencitraan Video dan Ekosistem Kreator
Oppo memperluas pendekatan ini ke video. Kamera utama Find X10 Pro Max menggunakan teknologi DeepPix yang dikembangkan bersama Samsung, memungkinkan dynamic range single-frame hingga 17 stops secara default pada hingga 4K 60fps. Pro Max juga dapat merekam 4K pada 60fps atau 120fps dan 8K pada 30fps di ketiga kamera belakang. Kedua ponsel mendukung O-Log2, Dolby Vision, real-time LUT preview, dan Open Gate Capture yang merekam area sensor 4:3 penuh untuk memudahkan reframing di kemudian hari.
Oppo juga bekerja sama dengan Blackmagic Design untuk mengoptimalkan aplikasi Blackmagic Camera bagi seri ini. Selain itu, Oppo menggandeng Tilta untuk menghadirkan Khronos Creator Kit bagi Pro Max, yang mencakup case, lens adapter, tripod, handle, dan active cooling fan.
Rangkaian pengumuman ini menegaskan posisi Oppo di segmen flagship imaging yang kompetitif. Persaingan di kategori ini turut menjadi sorotan dalam dinamika pasar yang lebih luas, termasuk bagaimana persaingan flagship global diprediksi berlangsung ketat. Oppo juga terus memperluas lini produknya, sebagaimana terlihat dari bocoran Oppo Reno X yang turut membawa kamera 200MP.
Oppo akan mengungkap harga dan ketersediaan global untuk Find X10 dan Find X10 Pro Max pada 21 Oktober. Seri ini juga akan diluncurkan di India pada 22 Oktober, sehari setelah pengumuman global tersebut.





Komentar
Belum ada komentar.