Telset.id – OnePlus kembali membuat gebrakan di awal tahun 2026 ini dengan meluncurkan dua punggawa terbarunya, OnePlus Turbo 6 dan Turbo 6V. Sorotan utama dari kedua perangkat ini bukan hanya pada chipset gahar yang dibawanya, melainkan kapasitas baterai monster 9.000mAh yang berhasil disematkan ke dalam bodi yang tergolong ramping. Ini adalah pencapaian teknis yang cukup “gila” mengingat biasanya ponsel dengan baterai sebesar itu memiliki ketebalan setara batu bata.
Secara fisik, kedua ponsel ini memiliki dimensi yang identik dengan ketebalan hanya 8,5mm dan bobot 215 gram. Angka ini sangat impresif untuk ukuran smartphone dengan kapasitas daya hampir menyentuh angka 10.000mAh. OnePlus Turbo 6 diposisikan sebagai model premium dengan harga mulai CNY 2.300 (sekitar Rp 5 jutaan), sedangkan saudaranya, Turbo 6V, hadir sebagai opsi yang lebih terjangkau mulai CNY 1.900 (sekitar Rp 4,1 jutaan).
Dapur Pacu: Snapdragon 8s Gen 4 vs 7s Gen 4
Perbedaan paling mencolok antara kedua model ini terletak pada jeroannya. OnePlus Turbo 6 dirancang khusus untuk performa tinggi, ditenagai oleh chipset Snapdragon 8s Gen 4. OnePlus tidak main-main dalam mengoptimalkan performa gaming-nya dengan menyertakan sejumlah chip pembantu. Ada Fengchi Game Kernel yang diklaim mampu mendorong frame rate game hingga 165fps, selaras dengan kemampuan layarnya.
Selain itu, terdapat chip peningkatan Wi-Fi G1 dan chip khusus untuk menangani kontrol sentuh dengan sampling rate hingga 330Hz. Kombinasi ini jelas menargetkan para gamer yang menuntut responsivitas instan, mirip dengan apa yang ditawarkan oleh Smartphone Gaming kompetitor.
Di sisi lain, OnePlus Turbo 6V menggunakan Snapdragon 7s Gen 4. Meskipun “hanya” seri 7, ponsel ini tetap memiliki chip sentuh khusus, meski harus merelakan absennya dua chip pendukung lainnya yang ada di versi reguler. Namun, untuk menjaga suhu tetap adem, varian 6V ini dilengkapi dengan vapor chamber masif dan beberapa lapisan penyebar panas.
Untuk urusan memori, Turbo 6 menawarkan opsi hingga 16GB RAM LPDDR5X dan penyimpanan 512GB UFS 4.1 yang super kencang. Sementara Turbo 6V harus puas dengan maksimal 12GB RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1. Perbedaan kecepatan baca-tulis ini mungkin akan terasa saat memuat aplikasi berat atau transfer data.

Layar OLED dan Baterai Tahan Lama
Kedua ponsel ini mengusung layar OLED 6,78 inci dengan resolusi 1272p+ dan kedalaman warna 10-bit. Kualitas visualnya dijamin memanjakan mata dengan sertifikasi ProXDR dan HDR Vivid. Perbedaannya hanya pada refresh rate: Turbo 6 ngebut di angka 165Hz, sementara Turbo 6V “hanya” 144Hz—angka yang sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk standar mata manusia.
Kecerahan puncaknya mencapai 1.800 nits, dilengkapi fitur DC dimming dan PWM dimming frekuensi tinggi 3.840Hz untuk kenyamanan mata. Antarmuka yang mulus ini mengingatkan kita pada peningkatan yang ada di UI Lebih Halus pada sistem operasi modern.
Baca Juga:
Beralih ke bintang utamanya: baterai. Kapasitas 9.000mAh pada kedua perangkat ini didukung oleh pengisian cepat 80W SuperVOOC. OnePlus mengklaim Turbo 6 bisa digunakan bermain game selama 10,6 jam atau menonton video pendek hingga 22,5 jam dalam sekali cas. Turbo 6V bahkan sedikit lebih awet dengan 25,6 jam pemutaran TikTok. Menariknya, kedua ponsel ini bisa berfungsi sebagai power bank dadakan berkat fitur reverse charging 27W.

Kamera dan Konektivitas: Ada yang Dikorbankan
Seperti biasa, ada harga yang harus dibayar untuk performa dan baterai monster. Sektor kamera tampaknya menjadi “anak tiri” di seri ini. Modul utamanya menggunakan sensor 50MP (f/1.88) dengan OIS, yang mampu merekam video 4K @ 60fps. Kamera depannya beresolusi 16MP. Sayangnya, tidak ada kamera ultrawide atau telephoto yang mumpuni, hanya ada kamera “bonus” 2MP di bagian belakang yang fungsinya seringkali dipertanyakan.
Konektivitasnya pun campur aduk. Di satu sisi, Anda mendapatkan Bluetooth dengan dukungan codec lengkap (aptX Adaptive, LDAC, LHDC 5.0). Namun di sisi lain, OnePlus masih menggunakan port USB-C 2.0 yang terasa sangat kuno untuk transfer data cepat di tahun 2026. Absennya jack audio 3,5mm dan slot microSD mungkin akan mengecewakan sebagian pengguna, meski hal ini sudah menjadi tren umum.
Kabar baiknya, durabilitas kedua ponsel ini sangat terjamin dengan sertifikasi IP66 (tahan percikan), IP68 (tahan rendaman), dan IP69 (tahan semprotan air panas). Saat ini, OnePlus Turbo 6 dan 6V baru tersedia untuk pre-order di pasar China. Belum ada informasi resmi apakah monster baterai ini akan menyambangi pasar global atau Indonesia dalam waktu dekat.
Bagi Anda yang mencari perangkat dengan Performa Gahar dan ketahanan baterai harian yang ekstrem, seri Turbo terbaru ini jelas layak masuk radar pantauan.

