šŸ“‘ Daftar Isi

Microsoft Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci dengan chip Snapdragon X2 Plus

Microsoft Surface Pro 12 dan Laptop 13 Resmi Pakai Snapdragon X2 Plus

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft perbarui Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci dengan chip Snapdragon X2 Plus 6-core dan NPU 80 TOPS
  • Harga naik jadi $1,149 dan $1,199, dari sebelumnya $799 dan $899, karena RAM minimum kini 16GB hingga 24GB
  • Klaim performa: 17% lebih cepat di Office, 18% lebih efisien, 60% grafis lebih cepat, 95% AI inferencing lebih cepat
  • Layar naik ke 500 nits, opsi warna hitam kembali, Surface Pro tersedia 5G untuk versi enterprise
  • Rilis 13 Oktober, termasuk Surface Mouse haptic $79.99 dan aplikasi Ink Canvas

Telset.id – Microsoft resmi memperbarui Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci dengan chip Qualcomm Snapdragon X2 Plus, disertai kenaikan harga yang signifikan. Kedua perangkat ini menjadi jawaban Microsoft bagi segmen komputer paling terjangkau mereka, yang sebelumnya masih memakai Snapdragon X Plus generasi pertama. Peluncuran ini bertepatan dengan ajang Qualcomm Snapdragon Summit dan diumumkan melalui blog resmi Microsoft.

Perubahan paling mencolok ada pada harga. Surface Pro 12 inci kini dibanderol mulai dari $1,149, sedangkan Surface Laptop 13 inci mulai dari $1,199. Sebagai perbandingan, versi sebelumnya masing-masing dijual mulai $799 dan $899 saat pertama kali meluncur. Artinya, pengguna harus menyiapkan dana sekitar $350 hingga $300 lebih banyak untuk mendapatkan perangkat generasi terbaru ini.

Kenaikan harga tersebut tidak lepas dari hilangnya opsi RAM 8GB. Kali ini, kedua perangkat hadir dengan RAM minimum 16GB LPDDR5x dan dapat dikonfigurasi hingga 24GB. Microsoft juga menyediakan pilihan penyimpanan 256GB dan 512GB UFS. Kombinasi ini membuat kedua perangkat lebih siap menjalankan tugas berat harian dibanding model dasar sebelumnya.

Performa dan Daya Tahan Baterai

Dari sisi performa, chip Snapdragon X2 Plus mengusung enam core dengan GPU Qualcomm Adreno dan NPU berkapasitas 80 TOPS. Microsoft mengklaim perangkat baru ini 17 persen lebih cepat dalam beban kerja Microsoft Office, hingga 18 persen lebih efisien dalam konsumsi baterai, lebih dari 60 persen lebih cepat pada grafis, serta hingga 95 persen lebih cepat untuk inferensi AI lokal di NPU. Semua angka tersebut dibandingkan dengan prosesor Snapdragon X Plus generasi sebelumnya.

Dampak nyatanya terasa pada daya tahan baterai. Surface Pro 12 inci Second Edition, demikian Microsoft menyebutnya, menawarkan tambahan satu jam penjelajahan web menjadi hingga 13 jam. Sementara Surface Laptop 13 inci Second Edition mendapat tambahan dua jam menjadi hingga 18 jam. Peningkatan ini menjadikan kedua perangkat lebih relevan untuk mobilitas sepanjang hari.

Untuk urusan layar, Microsoft masih memakai panel serupa seperti tahun lalu. Surface Pro 12 inci mengandalkan layar LCD 2196 x 1464 (220 PPI) yang berjalan hingga 90Hz, sedangkan Surface Laptop 13 inci memakai panel 1920 x 1280 (178 PPI) yang hanya berjalan di 60Hz. Meski begitu, kedua layar kini naik dari 400 nits menjadi 500 nits, atau sekitar 25 persen lebih terang dari generasi sebelumnya.

Konektivitas, Warna, dan Aksesori Baru

Pilihan port tidak berubah. Kedua perangkat menyertakan dua port USB-C 3.2, dan khusus Surface Laptop 13 inci ada tambahan port USB-A 3.2 serta jack headphone 3.5mm. Konektivitas nirkabel mencakup Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Surface Pro 12 inci juga tersedia dalam konfigurasi 5G opsional, namun hanya untuk versi enterprise. Kedua perangkat akan dijual pula ke pelanggan komersial.

Microsoft menghadirkan kembali opsi warna hitam untuk kedua perangkat, melengkapi pilihan platinum silver dan violet. Ada pula aplikasi baru bernama Ink Canvas, sebuah aplikasi sketsa dan anotasi untuk Windows 11 yang sudah terpasang di tablet baru ini dan akan tersedia untuk perangkat Surface lain serta perangkat Windows 11 yang didukung melalui Microsoft Store.

Selain dua komputer tersebut, Microsoft memperkenalkan Surface Mouse anyar seharga $79.99. Mouse ini mengusung haptic feedback, fitur yang sebelumnya hanya ada di sebagian notebook Surface. Haptics tersebut memanfaatkan fitur bawaan Windows 11, misalnya respons saat mengarahkan kursor ke tombol keluar atau ketika mengubah ukuran jendela. Mouse ini dirancang untuk penggunaan ambidextrous, terhubung lewat Bluetooth 6.0, memakai dua baterai AAA, dan tersedia dalam warna hitam serta platinum. Semua perangkat baru ini akan diluncurkan pada 13 Oktober.

Menariknya, Microsoft belum mengadopsi haptic trackpad pada salah satu perangkat Surface kecil ini, padahal Windows 11 kini menghadirkan haptic halus dan Surface Laptop Ultra sudah memakainya. Keputusan ini menjadi catatan tersendiri di tengah pembaruan yang menyasar sisi performa dan efisiensi.

Bagi pengguna yang menanti pembaruan ekosistem Microsoft lainnya, sejumlah langkah perusahaan tetap menjadi sorotan, termasuk upaya mereka di ranah perangkat lunak dan layanan. Namun untuk lini Surface terjangkau, fokus tahun ini jelas: chip lebih baru, RAM lebih besar, layar lebih terang, dengan konsekuensi harga yang lebih tinggi.

[WARN]
Konten di atas ditulis berdasarkan sumber yang tersedia. Beberapa keterangan harga dan spesifikasi dilaporkan berbeda antar sumber, sehingga digunakan angka paling spesifik yang tersedia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.