Microsoft Siap Rilis Smartphone Lipat Raksasa, Harga Rp 21 Jutaan

Telset.id, Jakarta – Bulan depan, Microsoft berencana memasuki kembali pasar smartphone dengan menghadirkan model layar lipat berukuran raksasa. Adapun harga smartphone lipat Microsoft itu adalah USD 1.400 atau lebih kurang Rp 21 juta per unit.

Microsoft mengklaim, seperti dikutip Telset.id dari New York Post, Jumat (14/8/2020), Surface Duo yang menampilkan dua layar OLED 5,6 inci terhubung engsel di tengah adalah smartphone lipat tertipis.

Setelah hampir setahun menggoda sejak desain awal perangkat terungkap pada Oktober 2019 lalu, Surface Duo akhirnya membuat Microsoft untuk kali pertama menjadi produsen smartphone sejak 2017.

Asal tahu saja, Surface Duo tidak memiliki elemen fleksibel di layar. Kedua layar dirancang untuk bekerja secara independen satu sama lain daripada berfungsi sebagai dua bagian dari layar yang sama.

{Baca juga: Microsoft Luncurkan Smartphone Lipat Android, Surface Duo}

Saat dilipat, Surface Duo punya ketebalan hanya 0,05 inci, lebih tipis ketimbang iPhone 11 Pro Max. Surface Duo adalah smartphone pertama Microsoft yang menjalankan sistem operasi Android buatan Google.

Sayang, Surface Pro hanya memiliki satu kamera yang dapat menangkap foto 11 megapiksel serta video 1080p. Smartphone lipat ini tersedia untuk preorder di situs resmi Microsoft serta di AT&T dan Best Buy.

Untuk spesifikasinya, seperti sempat beredar tahun lalu, Microsoft masih belum mengungkapkan secara jelas. Namun berhembus kabar bahwa ini akan berjalan di Windows 10X berbasis Android Pie, dan telah ditopang oleh prosesor Snapdragon 855.

Saat itu, dikabarkan pula bahwa Microsoft akan menjual smartphone tersebut pada tahun 2020.

{Baca juga: Surface Neo, Tablet Lipat ala Microsoft Bersistem Windows 10X}

Microsoft awal musim panas ini mengumumkan akan menutup hampir semua toko fisik mengutip “perubahan strategis” untuk bisnis ritel. Alasannya, penjualan Microsoft semakin bergeser secara online.

Microsoft akan “menata kembali” ruang fisik di empat Pusat Pengalaman Microsoft yang terkenal di New York, London, Sydney, Australia, dan di kantor pusat perusahaan di Redmond, Wash, Amerika Serikat. [SN/IF]

SOURCENew York Post
Previous articleJokowi Alokasikan Rp 30,5 T untuk Pemerataan Akses Internet
Next articlePenampakan Bumi saat Tak Dapat Pertahankan Data Digital

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here