Melihat dari Dekat Cara Kerja Kamera Ganda di Smartphone

Melihat dari Dekat Cara Kerja Kamera Ganda di Smartphone

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Perkembangan dunia teknologi, terlebih di dunia ponsel pintar berkambang sangat pesat. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya inovasi yang hadir di ponsel pintar yang semakin menyamai perangkat PC dan lainnya, salah satu contohnya adalah teknologi kamera ganda.

Sebenarnya dual camera bukanlah teknologi baru. Karena teknologi ini sudah cukup lama ada, tapi dulu hanya terdapat di perangkat kamera high end atau perangkat komputer yang memang ditujukan untuk tujuan spesifik, seperti mengambil gambar 3D dan lainnya.

Ponsel yang pertama kali menggunakan teknologi ini adalah HTC dengan Evo 3D yang diluncurkan pada tahun 2011 silam. Kala itu, HTC menggunakan teknologi dual kamera untuk mengambil gambar atau video dalam format 3D. Kini, sudah ada beberapa vendor yang menggunakan dual camera setup di perangkatnya, seperti LG dengan G6 mereka, Huawei dengan P9 dan P10, serta Apple dengan iPhone 7 Plus mereka.

Mungkin banyak dari Anda yan bertanya-tanya, seperti apa sih sebenarnya cara kerja dari teknologi dua kamera ini? Nah, untuk itu tim Telset.id akan mengulas soal cara kerja dual camera yang ada di smartphone.

Penyematan Kamera dengan Fitur Fixed Zoom

Bukan rahasia lagi jika ada perbedaan yang signifikan antara lensa kamera konfensional dan kamera ponsel pintar. Perbedaannya terletak pada lensa ponsel pintar yang tidak memiliki fitur optical zoom.

Kebanyakan vendor ponsel pintar menggantikan fitur ini dengan digital zoom, yang pada akhirnya akan membuat kualitas gambar yang diambil akan menurun saat menggunakan fitur tersebut.

Namun bagi Apple, hal ini dapat diselesaikan dengan satu cara: dengan menambahkan kamera tambahan yang di set dalam daerah zoom yang permanen. Pemikiran ini mereka tuangkan dalam produk terbaru mereka, yakni iPhone 7 Plus.

Dengan digabungkan dengan software yang bernama Portrait mode, maka hasil yang didapatkan adalah seolah-olah mendapatkan hasil zoom yang baik. Padahal, kedua kamera ini melakukan pemotretan di waktu yang sama dan menggabungkannya.

Memang ada satu kelemahan dari penggunaan metode ini, yakni gambar yang diahsilkan sedikit sepreti gambar yang telah ‘dipermak’ dan waktu pengambilan yang sedikit lebih lama. Namun, teknik ini ternyata mampu menghasilkan gambar yang lebih baik.

SELANJUTNYA : Sebagai Lensa Wide Angle >>>>

Sebagai Lensa Wide Angle

Teknik pendekatan kedua adalah dengan menggunakan teknik lensa dengan kelebaran berbeda. Salah satu lensa menggunakan lebar lensa yang biasa dipakai oleh ponsel pintar, sedangkan yang satu lagi menggunakan kamera wide angle.

Teknik ini banyak diadopsi oleh beberapa vendor, namun yang paling mendapatkan perhatian adalah LG dengan G6 mereka.

Pendekatan ini memang dirasa sangat simpel. Hal ini dikarenakan para vendor hanya tinggal menyematkan dua lensa berbeda, dengan salah satu menggunakan lensa yang sangat lebar agar gambar yang diambil bisa mencakup ruang yang lebih besar lagi.

Bagi sebagian orang yang senang mengambil gambar dengan banyak objek didalamnya, maka teknik ini sangatlah berguna. Namun bagi mereka yang lebih senang mengambil gambar fokus, maka sepertinya penambahan kamera kedua ini akan sangat jarang dipakai.

Kekurangan utama dari penggunaan lensa lebar ini adalah memiliki hasil gambar yang memiliki distorsi yang sedikit berlebih. Bahkan dalam beberapa kasus, foto yang diambil dengan menggunakan lensa lebar ini malah terdapatnya distori yang berlebih.

Menggunakan Lensa Monochrome

Teknik konfensional ketiga yang biasa dilakukan oleh para vendor adalah dengan menyematkan lensa monochrome di dalam ponsel mereka. Berbeda dengan lensa biasa, kamera ini hanya fokus dalam mengambil gambar dengan hasil hitam putih saja.

Beberapa vendor sendiri banyak memakai teknologi ini, termasuk Huawei. Lensa monochrome sendiri dipilih dikarenakan lensa tersebut lebih peka terhadap cahaya yang berujung meningkatkan ketajaman gambar.

Kedua kamera ini akan bekerja dalam waktu yang bersamaan. Kamera dengan lensa normal akan mendapatkan foto berwarna dan kamera monochrome akan mengambil gambar hitam putih.

Nantinya, foto ini akan diproses oleh software bawaan ponsel dan digabungkan. Hasilya, foto akan terlihat lebih detil jika dibandingkan dengan menggunakan kamera biasa. [NC/HBS]