📑 Daftar Isi

Casing Ontop warna cerah dipasang di atas kacamata Ray-Ban Meta

Lorika Rilis Ontop, Casing Warna-warni untuk Ray-Ban Meta

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Lorika, startup Italia, luncurkan Ontop sebagai produk pertama mereka
  • Casing clip-on berwarna cerah untuk kacamata pintar Ray-Ban Meta
  • Harga $35–$40, tersedia mulai hari ini
  • Kompatibel dengan varian Wayfarer generasi 1 dan 2
  • Tidak menutupi kamera atau speaker kacamata
  • CEO Lorika kritik dominasi warna gelap di pasar kacamata pintar
  • Tidak ada kolaborasi resmi dengan Meta

Telset.id – Lorika, sebuah startup asal Italia yang didirikan oleh tim wirausaha di bawah 30 tahun, meluncurkan Ontop, aksesori casing clip-on berwarna cerah untuk kacamata pintar Ray-Ban Meta. Produk ini menjadi produk pertama Lorika dan tersedia mulai hari ini dengan harga $35 hingga $40 tergantung modelnya.

Ontop dirancang sebagai penutup bingkai polikarbonat setebal satu milimeter yang dipasang di atas bingkai asli kacamata Ray-Ban Meta. Casing ini terdiri dari beberapa bagian: satu bagian menjepit di sekitar lensa dan menutupi engsel yang menghubungkan ke lengan kacamata, sementara bagian lainnya menempel di lengan. Polimer elastis ditenun ke dalamnya untuk stabilitas. Meski menambah ketebalan yang cukup terlihat, Ontop tidak menutupi kamera atau speaker kacamata, sehingga fungsi utama perangkat tetap tidak terganggu.

CEO Lorika, Giorgio Di Cesare, menjelaskan bahwa inspirasi Ontop datang dari aksesori seperti casing ponsel. “Jika Anda menginginkan sesuatu yang lain, sesuatu yang berbeda dalam desain, sesuatu yang lebih chunky, lebih mengembang, Anda bisa mendapatkannya,” ujarnya. Di Cesare sendiri adalah pengguna awal kacamata Ray-Ban Meta dan kecewa saat secara tidak sengaja merusak satu unit di bagian engsel. Kejadian inilah yang mendorongnya menciptakan Ontop sebagai solusi perlindungan dan personalisasi.

Fashion sebagai Kunci Adopsi Smart Glasses

Kacamata pintar telah berkembang pesat dari era ketika penggunanya disebut “Glasshole”. Lorika melihat celah di pasar: meskipun Meta, melalui kemitraannya dengan raksasa kacamata EssilorLuxottica, telah berhasil membuat kacamata pintar terlihat seperti kacamata biasa, Di Cesare menilai masih ada kekurangan dalam hal variasi warna. “Model yang paling umum dan populer selalu hitam atau gelap secara umum,” kata Di Cesare. “Jika Anda lihat sekeliling, Anda hanya melihat gelap, gelap, gelap, atau kadang-kadang coklat gelap. Di sisi warna, kami pasti memperbaikinya.”

Pendekatan ini menjadi krusial jika melihat peluncuran Snap AR Specs terbaru. Perangkat tersebut memang canggih, tetapi hal pertama yang diperhatikan orang adalah harganya yang sangat mahal dan penampilannya yang konyol. Bingkai Snap Specs bahkan disebut terlalu besar dan tidak nyaman hingga menjepit telinga CEO Snap, Evan Spiegel. Di sisi lain, Meta berhasil menormalisasi pemakaian kacamata pintar dalam kehidupan sehari-hari, meskipun hal ini juga memicu kekhawatiran publik terkait potensi penyalahgunaan kamera tersembunyi.

Baca Juga:

Kompatibilitas dan Rencana Ekspansi

Saat ini, Ontop hanya kompatibel dengan varian Wayfarer dari Ray-Ban Meta, baik generasi pertama maupun kedua. Namun, Di Cesare menyatakan bahwa perusahaan menargetkan untuk membuat casing bagi model lain dari Meta, termasuk jajaran Oakley dan Display. Dalam jangka panjang, Lorika bercita-cita memproduksi aksesori serupa untuk merek kacamata pintar lainnya.

Penting untuk dicatat bahwa Lorika tidak memiliki kolaborasi resmi dengan Meta. Meta sendiri tidak segera menanggapi permintaan komentar dari WIRED. Meski demikian, Di Cesare optimistis dengan pendekatan perusahaannya. “Saya tidak mengatakan mereka tidak bisa membuat kacamata pintar, karena jelas mereka bisa lebih baik dari siapa pun,” ujarnya. “Tapi mereka masih punya banyak hal untuk ditingkatkan, dan kami ingin meningkatkan itu.”

Persaingan di pasar kacamata pintar semakin ketat. Google, misalnya, mengikuti jejak Meta dengan berkolaborasi dengan produsen kacamata seperti Warby Parker dan Gentle Monster. Sementara itu, pengamat industri mencatat bahwa pendekatan fashion-first seperti yang dilakukan Lorika bisa menjadi faktor pembeda. Di Cesare menekankan bahwa Ontop bukan sekadar aksesori estetika, tetapi juga fungsional untuk melindungi perangkat. “Kami ingin menambahkan sesuatu. Kami ingin melindungi [kacamata]; kami ingin memperkuatnya,” tegasnya.

Dengan harga $35–$40, Ontop menawarkan cara murah untuk mengubah tampilan kacamata pintar tanpa harus membeli unit baru. Langkah ini juga sejalan dengan tren modifikasi perangkat konsumen yang semakin populer, mirip dengan tren casing ponsel atau skin laptop. Bagi pengguna yang bosan dengan dominasi warna gelap di pasaran, Ontop bisa menjadi solusi tepat untuk mengekspresikan gaya pribadi sambil tetap menggunakan teknologi canggih di wajah mereka.

Ke depannya, keberhasilan Lorika akan bergantung pada seberapa cepat mereka bisa memperluas kompatibilitas ke model kacamata pintar lain dan apakah Meta akan merespon dengan merilis aksesori resmi serupa. Namun, untuk saat ini, startup Italia tersebut telah membuktikan bahwa inovasi bisa datang dari pemain kecil yang berani menantang status quo.

Komentar

Belum ada komentar.