Telset.id – Sejumlah pengguna Samsung Galaxy S26 Ultra melaporkan masalah serius pada layar ponsel flagship mereka. Layar secara perlahan berubah menjadi kemerahan, sebuah isu yang tentu sangat mengganggu mengingat harga perangkat ini mencapai $1.300.
Laporan pertama mengenai masalah ini muncul sejak Maret 2026. Para pengguna di forum Reddit mengeluhkan bahwa warna merah pada layar S26 Ultra terlihat lebih pudar dari yang seharusnya, bahkan ketika pengaturan vivid dan resolusi maksimum telah diaktifkan. Keluhan kemudian berkembang menjadi laporan tentang layar yang perlahan mengembangkan semburat pink dan merah.

Laporan serupa juga bermunculan di berbagai platform, termasuk forum komunitas Samsung sendiri dan jejaring sosial Korea, Naver. Pola yang dilaporkan pun cenderung seragam, di mana semburat merah mulai muncul dari bagian tengah layar.
Seorang pengguna Naver bahkan melakukan perbandingan langsung dengan membawa Samsung Galaxy S26 Ultra miliknya, yang diproduksi pada Juni 2026, ke Samsung Store. Hasilnya, unit display di toko menunjukkan layar yang jauh lebih merah dibandingkan unit barunya. Pengguna tersebut berspekulasi bahwa masalah ini memburuk seiring waktu, dan diperkirakan mulai terlihat setelah 3 hingga 4 bulan pemakaian.
Menariknya, konsensus di antara para pengguna yang terdampak menyebutkan bahwa ini bukanlah screen burn, melainkan semacam after image. Alasannya, warna kemerahan yang muncul memiliki bentuk persegi panjang yang sama di setiap perangkat yang terkena masalah.
Baca Juga:
Namun, tidak semua pemilik Galaxy S26 Ultra mengalami masalah ini. Beberapa pengguna di Reddit mengaku tidak melihat adanya perubahan pada perangkat mereka, begitu pula dengan unit demo yang telah dipajang sejak peluncuran seri Galaxy S26. Seorang pengguna bahkan mengaku ragu apakah ia benar-benar melihat masalah tersebut atau hanya “menipu” dirinya sendiri.
Ada juga spekulasi dari seorang Redditor yang menduga bahwa masalah ini disebabkan oleh lem di area layar yang terlihat di bawah sinar UV hingga benar-benar kering—sebuah proses yang diperkirakan memakan waktu hingga 6 bulan. Namun, teori ini diragukan karena foto-foto semburat merah yang beredar tidak menunjukkan adanya sinar UV.
Tom’s Guide telah menghubungi Samsung untuk menanggapi masalah ini. Pihak media ingin mengetahui apakah semburat merah ini disebabkan oleh masalah manufaktur tertentu atau terkait perubahan pada layar itu sendiri. Hal ini menjadi sorotan karena Samsung sebelumnya telah meluncurkan Galaxy S26 Ultra dengan fitur Privacy Display yang mempengaruhi kecerahan dan sudut pandang layar.
Masalah layar ini menambah daftar kontroversi yang pernah dihadapi Samsung terkait layar Galaxy S26. Sebelumnya, Samsung sempat mengklaim layar S26 menawarkan kedalaman warna 10-bit, namun kemudian mengakui bahwa layar fisiknya hanya mampu menampilkan kedalaman warna 8-bit.
Jika masalah ini disebabkan oleh isu manufaktur yang telah diperbaiki, maka dampaknya mungkin terbatas. Namun, jika masalahnya lebih luas, hal ini bisa menjadi masalah serius bagi pemilik S26 Ultra yang berencana menggunakan ponsel mereka dalam jangka panjang.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan terbaru dari Samsung, kamu bisa menyimak artikel tentang Desain Chip AI5 Tesla dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.






Komentar
Belum ada komentar.