Telset.id ā iQOO resmi meluncurkan dua smartphone terbarunya, Neo11 Ultra dan Z11S, di China hari ini. Kedua ponsel ini hadir dengan chipset MediaTek Dimensity dan baterai berkapasitas besar, sekaligus membawa sertifikasi IP68/IP69 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Peluncuran ini menjadi kabar menarik bagi penggemar gadget yang mengikuti perkembangan rilis iQOO terbaru. iQOO Neo11 Ultra menjadi model paling bertenaga dengan chipset Dimensity 9500 Monster yang dipadukan dengan chip gaming Q2 dari iQOO, serta RAM LPDDR5X Ultra hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512GB.
Sementara itu, iQOO Z11S mengusung Dimensity 7500 yang dipasangkan dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1. Perbedaan spesifikasi ini menegaskan posisi kedua ponsel di segmen yang berbeda, dengan Neo11 Ultra sebagai pilihan utama bagi pengguna yang membutuhkan performa maksimal.
Baterai Raksasa dan Kecepatan Pengisian
Daya tahan menjadi fokus utama pada kedua perangkat ini. iQOO Neo11 Ultra dibekali baterai Si-C berkapasitas 9.100mAh, sementara iQOO Z11S justru lebih besar dengan baterai 10.000mAh. Keduanya menggunakan teknologi baterai silikon-karbon yang memungkinkan kapasitas besar tanpa menambah ketebalan perangkat secara signifikan.
Untuk pengisian daya, Neo11 Ultra unggul dengan dukungan pengisian kabel 100W yang lebih cepat. Sementara Z11S dibatasi pada kecepatan 44W. Perbedaan ini cukup signifikan, terutama bagi pengguna yang mengutamakan waktu pengisian singkat.
Kedua ponsel sama-sama dilengkapi layar AMOLED 6,83 inci dengan refresh rate 144Hz yang responsif. Namun, Neo11 Ultra hadir dengan resolusi lebih tinggi 3.200Ć1.440px, sedangkan Z11S menggunakan panel 2.800Ć1.260px. Keduanya juga memiliki pemindai sidik jari optik di dalam layar.
Kamera dan Sistem Operasi
Dari sektor kamera, iQOO Neo11 Ultra kembali unggul dengan konfigurasi ganda. Ponsel ini mengusung kamera utama 50MP dengan sensor LYT700V yang dipadukan lensa ultrawide 8MP. Sementara Z11S hanya memiliki satu kamera 50MP dengan sensor lebih kecil.
Untuk kamera depan, Neo11 Ultra menawarkan resolusi 16MP, lebih tinggi dibandingkan Z11S yang hanya 8MP. Perbedaan ini jelas ditujukan bagi pengguna yang gemar berfoto selfie atau melakukan panggilan video dengan kualitas lebih baik.
Kedua ponsel menjalankan OriginOS 6 yang berbasis Android 16. Sistem operasi ini membawa berbagai fitur terbaru dari vivo yang menjadi perusahaan induk iQOO. Untuk informasi lebih lanjut mengenai chipset kustom pada kedua perangkat, pengguna bisa menyimak ulasan teknisnya.
Baca Juga:
Harga dan Ketersediaan
iQOO Neo11 Ultra tersedia dalam beberapa varian dengan harga mulai dari CNY 3.399 atau sekitar $504 untuk konfigurasi 12GB/256GB. Varian tertinggi 16GB/512GB dibanderol CNY 4.399. Sementara itu, iQOO Z11S dibanderol lebih terjangkau dengan harga entry-level CNY 1.799 atau sekitar $267 untuk varian 8GB/128GB.
Kedua ponsel sudah tersedia di China melalui toko online resmi vivo. Belum ada informasi mengenai ketersediaan di pasar Indonesia, namun mengingat iQOO cukup aktif merilis produk di kawasan Asia Tenggara, bukan tidak mungkin kedua perangkat ini akan segera hadir.

Dengan peluncuran ini, iQOO menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ponsel dengan baterai besar dan performa tinggi. Bagi pengguna yang mencari perangkat dengan spesifikasi unggulan, kedua model ini bisa menjadi pertimbangan menarik. iQOO Neo11 Ultra menawarkan spesifikasi lebih lengkap untuk pengguna yang butuh performa maksimal, sementara Z11S menjadi pilihan efisien dengan baterai terbesar di kelasnya.





Komentar
Belum ada komentar.