Ilustrasi ponsel iQOO seri 15, pendahulu iQOO 16 yang baru terlihat di database GSMA

iQOO 16 dan Vivo V80 Muncul di Database GSMA, Tanda Persiapan Rilis

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Dua ponsel baru dari sub-brand Vivo, yaitu iQOO 16 dan Vivo V80, telah terlihat dalam database GSMA IMEI. Kehadiran mereka di database sertifikasi internasional ini menandakan kedua perangkat telah melewati tahap awal pengembangan dan sedang bergerak mendekati fase pengujian atau sertifikasi lebih lanjut sebelum peluncuran resmi.

Laporan dari Smartprix mengungkap penampakan pertama kedua model tersebut. Meski belum ada pengumuman resmi dari perusahaan, masuknya perangkat ke database GSMA biasanya merupakan indikator kuat bahwa proses persiapan telah berjalan cukup jauh. Langkah selanjutnya yang umumnya diikuti adalah sertifikasi di badan regulator regional, seperti TKDN di Indonesia, yang akan mulai mengungkap detail spesifikasi yang lebih konkret.

iQOO 16 diprediksi akan menjadi penerus dari iQOO 15. Seperti pendahulunya, iQOO 16 kemungkinan besar akan tetap berfokus pada performa tinggi. Filosofi iQOO selama ini adalah menghadirkan chipset terkuat, sistem pendingin agresif, dan kecepatan pengisian daya yang seringkali melampaui pesaing. Meski spesifikasi resmi belum terungkap, pola ini diperkirakan akan berlanjut dengan pembaruan pada hardware dan kemungkinan penyempurnaan sistem termal.

Beberapa bocoran sebelumnya menyebutkan iQOO 16 mungkin akan membawa layar dengan refresh rate sangat tinggi dari Samsung serta kamera utama beresolusi 200MP. Hal ini sejalan dengan ambisi brand untuk tetap menjadi yang terdepan di segmen performa.

Baca Juga:

Di sisi lain, Vivo V80 diperkirakan akan mengambil jalur yang berbeda. Seri V dari Vivo secara tradisional lebih mengedepankan desain yang stylish dan kemampuan kamera yang mumpuni, dibandingkan mengejar performa mentah. Fitur-fitur seperti β€œAura Light” untuk pencahayaan portrait dan pengolahan gambar yang berfokus pada fotografi manusia kemungkinan akan kembali dihadirkan. Dari segi dapur pacu, Vivo V80 diprediksi akan menggunakan chipset Snapdragon atau Dimensity kelas menengah atas yang mampu menawarkan kelancaran penggunaan sehari-hari tanpa terlalu membebani harga.

Kemunculan kedua model ini sekaligus mempertegas strategi diferensiasi produk dalam portofolio Vivo. iQOO tetap pada jalurnya sebagai pilihan bagi pengguna berat dan gamer, sementara seri V tetap setia pada konsumen yang mengutamakan estetika dan fotografi. Pola ini terlihat konsisten dengan rilis-rilis sebelumnya, seperti iQOO 15R yang berfokus pada nilai performa terbaik.

Dengan adanya listing di database GSMA ini, komunitas teknologi kini menunggu langkah sertifikasi berikutnya yang biasanya mengungkap lebih banyak detail teknis, termasuk model baterai, dukungan jaringan, dan kode model untuk berbagai region. Informasi lebih lanjut mengenai tanggal peluncuran dan harga akan menyusul seiring dengan proses sertifikasi yang berjalan.