📑 Daftar Isi

iPhone Ultra ponsel lipat pertama Apple dengan layar 7,8 inci dan engsel titanium aluminium

iPhone Ultra Resmi Meluncur, Harga Mulai USD 2.199

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • iPhone Ultra, ponsel lipat pertama Apple, akan diluncurkan 9 September dengan harga mulai USD 2.199
  • Harga awal awalnya direncanakan USD 1.999 namun naik akibat kelangkaan chip memori
  • Konfigurasi tertinggi dengan penyimpanan 1TB diperkirakan mencapai USD 3.000
  • Kualitas build diklaim "industry-leading" dengan engsel titanium-aluminium dan kaca Corning custom
  • Layar lipat 7,8 inci dengan crease hampir tidak terlihat dan layar penutup 5,5 inci
  • Pengembangan dimulai 2019 setelah Tim Cook melihat ponsel lipat di Asia
  • Peluncuran di China berpotensi tertunda karena masalah eSIM, menyusul iPhone Air
  • Pre-order dijadwalkan 11 September dengan potensi masalah pasokan di pasar awal

Telset.id – Apple dikabarkan akan meluncurkan iPhone Ultra, ponsel lipat pertamanya, pada acara peluncuran tahunan yang digelar 9 September. Perangkat yang telah dikembangkan selama hampir satu dekade ini kabarnya akan dibanderol dengan harga mulai USD 2.199 atau sekitar Rp 34 jutaan untuk varian dasar.

Laporan terbaru dari Bloomberg yang ditulis Mark Gurman mengungkapkan bahwa Apple awalnya menginginkan iPhone Ultra dibanderol USD 1.999. Namun, kelangkaan chip memori dan kenaikan harga yang signifikan memaksa Apple menyesuaikan banderolnya. Konfigurasi tertinggi, yang diperkirakan memiliki penyimpanan 1TB, bahkan kabarnya bisa menyentuh angka USD 3.000.

Kabar ini muncul di tengah antisipasi publik terhadap acara “Surprise and Shine” yang akan menjadi ajang pertama John Ternus sebagai CEO Apple. Peluncuran iPhone Ultra ini juga menjadi momen penting karena akan menjadi ponsel lipat pertama yang dirilis Apple, menjawab penantian panjang penggemar sejak rumor pertama kali muncul.

Kualitas Build Diklaim Industry-Leading

Salah satu sorotan utama dari laporan Gurman adalah klaim Apple mengenai kualitas konstruksi iPhone Ultra. Apple dikabarkan percaya bahwa kualitas perangkat ini “industry-leading” atau terdepan di industri, terutama jika dibandingkan dengan ponsel lipat lain yang sudah lebih dulu beredar di pasaran.

Untuk mencapai klaim tersebut, Apple disebut menggunakan material premium pada iPhone Ultra. Sistem engselnya terbuat dari titanium dan aluminium, sementara kaca penutupnya merupakan hasil pengembangan khusus bersama Corning. Apple juga dikabarkan telah mengembangkan kaca penutup fleksibel baru untuk layar yang membantu hampir sepenuhnya menghilangkan lipatan atau crease pada layar.

Dari segi tampilan, iPhone Ultra disebut akan hadir dengan layar lipat 7,8 inci dan layar penutup 5,5 inci. Saat terbuka, proporsinya dikabarkan akan menyerupai Magic Trackpad, sementara saat dilipat ukurannya sekitar sebesar paspor.

Keunggulan Software atas Android

Selain kualitas hardware, Gurman juga melaporkan bahwa Apple percaya diri memiliki keunggulan dalam hal software dibandingkan ekosistem Android yang lebih terfragmentasi. Apple disebut telah mengoptimalkan aplikasi-aplikasinya agar bekerja lebih baik pada layar lebar dan telah melakukan berbagai penyesuaian pada iOS.

Pengembangan iPhone Ultra sendiri dimulai serius pada 2019, setelah mantan CEO Tim Cook kembali dari tur Asia dan melihat orang-orang menggunakan ponsel lipat dari perusahaan lain. Cook disebut menjadi yakin bahwa Apple membutuhkan versinya sendiri. Meski demikian, rumor mengenai ponsel lipat Apple sebenarnya sudah beredar sejak 2015, saat itu masih dalam bentuk clamshell yang mirip Motorola Razr dan Samsung Galaxy Z Flip.

Dalam beberapa tahun terakhir, desainnya berubah menjadi model buku yang lebih umum seperti Galaxy Z Fold. Rumor juga menyebutkan bahwa varian clamshell masih dalam pengembangan. Sebelumnya, Apple juga sempat dikabarkan akan meluncurkan iPad lipat atau semacam hybrid MacBook/iPad dengan layar 18,8 inci.

Perbandingan Harga dengan Seri Lain

Dengan harga mulai USD 2.199 untuk varian dasar yang diperkirakan memiliki penyimpanan 256GB, iPhone Ultra jelas berada di segmen premium. Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro dibanderol mulai USD 1.099 untuk versi dasar 256GB. Sementara iPhone 17 Pro Max dengan penyimpanan 2TB dibanderol USD 1.999.

Yang menarik, harga iPhone Ultra yang disebutkan dalam laporan berbeda-beda. Ada sumber yang menyebut angka USD 2.100, sementara laporan lainnya menyebut USD 2.199. Namun, yang jelas perangkat ini akan menjadi salah satu ponsel termahal di pasar, dengan konfigurasi tertinggi yang bisa menembus angka USD 3.000.

Kenaikan harga ini sebagian besar disebabkan oleh masih tingginya harga RAM yang mempengaruhi biaya produksi. Untuk varian penyimpanan lebih tinggi yang bisa mencapai 1TB atau bahkan 2TB, banderolnya diprediksi akan jauh lebih mahal.

Potensi Keterlambatan Peluncuran di China

Meski peluncuran global disebut akan berlangsung 9 September dengan pre-order pada Jumat, 11 September, ada kabar bahwa peluncuran iPhone Ultra di China akan mengalami keterlambatan. Laporan dari Instant Digital di Weibo menyebutkan bahwa iPhone Ultra akan menjadi ponsel eSIM-only kedua Apple yang dijual di China, setelah iPhone Air yang tahun lalu mengalami penundaan karena masalah kepatuhan.

Masalah yang sama dikabarkan akan kembali menghadang iPhone Ultra. Aktivasi, penggantian, dan transfer eSIM di China disebut masih belum user-friendly. Sementara itu, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkirakan akan tetap mempertahankan kombinasi SIM+eSIM seperti model internasional dan China pada umumnya.

Alasan Apple menghilangkan slot fisik pada iPhone Ultra adalah karena keterbatasan ruang pada perangkat lipat yang tipis, sama seperti iPhone Air. Selain masalah regulasi, iPhone Ultra juga dikabarkan berpotensi mengalami masalah pasokan. Ada rumor yang menyebutkan bahwa Apple hanya memiliki cukup unit untuk meluncurkan iPhone Ultra di AS terlebih dahulu, sebelum kemudian memperkenalkannya ke pasar-pasar utama lainnya.

Dengan segala bocoran yang ada, peluncuran iPhone Ultra pada 9 September akan menjadi momen bersejarah bagi Apple. Perangkat ini tidak hanya menjadi ponsel lipat pertama Apple, tetapi juga akan menjadi ujian bagi kemampuan perusahaan dalam bersaing di pasar yang sudah lebih dulu dimasuki oleh Samsung dan merek lain. Kehadiran iPhone Ultra juga diprediksi akan mengubah tren pasar ponsel lipat global secara keseluruhan.

Produk yang Dibahas
Apple iPhone Ultra
Apple
Apple iPhone Ultra
Cek Harga →
Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.