📑 Daftar Isi

Render iPhone Ultra dengan mekanisme layar lipat premium

iPhone Ultra Pakai Engsel Liquid Metal Setelah 15 Tahun Pengembangan

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Apple akan merilis iPhone Ultra dengan teknologi engsel liquid metal hasil pengembangan selama 15 tahun.
  • Material liquid metal menawarkan kekuatan tarik tinggi, tahan korosi, dan fleksibilitas bentuk seperti plastik.
  • Bocoran spesifikasi mencakup layar utama 7,76 inci LTPO OLED, chipset 3nm, RAM 12GB, dan baterai 5,800 mAh.
  • Harga iPhone Ultra diprediksi berada di kisaran USD 2000 dan prototipe sudah mulai diuji oleh operator seluler.

Telset.id – Apple akhirnya siap merilis iPhone Ultra musim gugur ini dengan teknologi engsel liquid metal yang telah dikembangkan perusahaan selama lebih dari 15 tahun. Setelah bertahun-tahun terjebak dalam pusaran rumor dan bocoran yang tidak berujung, perangkat layar lipat pertama dari Cupertino ini mulai menampakkan wujud aslinya melalui berbagai data teknis yang bocor di internet.

Informasi terbaru yang beredar di jaringan sosial Weibo China memberikan konfirmasi krusial mengenai material yang akan digunakan pada mekanisme lipatnya. Akun pembocor “Fixed-focus digital cameras” menyebutkan bahwa Apple telah memilih solusi engsel berbasis liquid metal untuk perangkat foldable pertamanya tersebut. Langkah ini bukan sekadar eksperimen mendadak, melainkan hasil dari riset panjang yang dimulai sejak dekade lalu.

Render of the iPhone Ultra

Laporan tersebut menyatakan bahwa proses penelitian, pengembangan, hingga produksi iPhone Ultra kini sedang mengalami kemajuan pesat. Bahkan, unit prototipe dilaporkan telah dikirimkan ke berbagai operator seluler di seluruh dunia untuk menjalani tahap pengujian intensif. Hal ini memperkuat dugaan bahwa peluncuran komersial sudah di depan mata.

Penggunaan material ini sebenarnya sudah diprediksi oleh analis industri kawakan, Ming-Chi Kuo. Namun, bocoran terbaru ini diklaim sebagai “konfirmasi” final bahwa Apple tidak akan menggunakan engsel baja konvensional seperti para pesaingnya. Kehadiran prototipe di tangan mitra operator juga memberikan validitas pada gambar-gambar dummy yang belakangan ini sering muncul di jagat maya.

The latest leak comes in the form of a post on Chinese Weibo social network. | Image by Weibo - iPhone Ultra will have one feature Apple has been developing for 15 years

Sejarah Panjang Paten Liquid Metal Apple

Apple tidak secara tiba-tiba menemukan liquid metal kemarin sore. Perusahaan ini telah melisensikan teknologi tersebut sekitar 15 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2010. Saat itu, raksasa teknologi ini mendaftarkan dua paten bersama para penemu aslinya, Atakan Peker dan Bill Johnson. Teknologi ini sendiri merupakan buah pemikiran dari para peneliti di California Institute of Technology (Caltech).

Menariknya, selama ini Apple sudah menggunakan teknologi tersebut untuk komponen yang sangat sederhana: alat pelontar kartu SIM (SIM ejector tool). Kesepakatan antara Apple dan Liquidmetal Technologies terus diperbarui secara berkala, termasuk pada tahun 2015, dan tetap aktif hingga saat ini. Pengaplikasiannya pada engsel iPhone Foldable menjadi titik puncak dari investasi jangka panjang tersebut.

Drawing from the liquid metal patent. | Image by United States Patent and Trademark Office - iPhone Ultra will have one feature Apple has been developing for 15 years

Secara teknis, Liquidmetal adalah nama komersial untuk serangkaian paduan logam (alloy) kompleks yang dikembangkan di Caltech. Material ini menggabungkan berbagai karakteristik unggul, seperti kekuatan tarik yang sangat tinggi, ketahanan korosi yang luar biasa, serta koefisien restitusi yang tinggi. Selain itu, material ini memiliki karakteristik anti-aus yang sangat baik.

Salah satu keunggulan utama yang dicari Apple adalah kemampuan material ini untuk dibentuk melalui proses panas yang mirip dengan termoplastik. Meskipun namanya mengandung kata “liquid”, paduan logam ini sama sekali tidak berbentuk cair pada suhu ruangan. Sebelum melirik industri ponsel, teknologi ini telah lebih dulu digunakan pada lapisan pelindung tongkat golf, jam tangan mewah, dan peralatan berat lainnya.

Bocoran Spesifikasi dan Performa iPhone Ultra

Selain detail mengenai engsel, bocoran spesifikasi teknis iPhone Ultra juga sudah mulai mengerucut. Perangkat ini diprediksi akan mengusung dimensi yang sangat tipis saat dibuka, yakni hanya 4,7 mm. Ketika dilipat, ketebalannya menjadi 9,2 mm, yang masih tergolong kompetitif untuk standar ponsel lipat masa depan. Layar utamanya menggunakan panel Foldable LTPO OLED berukuran 7,76 inci dengan refresh rate 120Hz dan dukungan HDR10+.

Untuk layar eksternal atau cover display, Apple menyematkan panel LTPO OLED 5,49 inci yang dilindungi oleh kaca Ceramic Shield. Di sektor dapur pacu, iPhone Ultra dipastikan menggunakan chipset Apple silicon dengan fabrikasi 3nm yang menjanjikan efisiensi tinggi. Pengguna akan diberikan opsi memori internal mulai dari 256GB hingga 1TB, semuanya dipadukan dengan RAM sebesar 12GB.

Leaked iPhone Ultra dummy in white. | Image by Ice Universe - iPhone Ultra will have one feature Apple has been developing for 15 years

Sektor kamera tidak kalah mentereng dengan konfigurasi tiga sensor di bagian belakang. Kamera utama 48 MP (f/1.8) dilengkapi dengan sensor-shift OIS dan dual pixel PDAF. Menemani kamera utama, terdapat kamera ultrawide 48 MP (f/2.2) serta satu lagi kamera ultrawide multi-aspect 18 MP. Kapasitas Baterai iPhone Ultra ini juga cukup masif untuk ukuran ponsel lipat, yakni mencapai 5,800 mAh.

Dengan segala kecanggihan material liquid metal dan spesifikasi kelas atas tersebut, harga yang ditawarkan pun diprediksi akan menembus angka USD 2000 atau sekitar Rp 32 jutaan. Peluncuran ini akan menjadi pembuktian bagi Apple apakah riset 15 tahun mereka mampu menghasilkan perangkat lipat yang benar-benar tanpa cela atau hanya sekadar pengikut tren dengan material yang lebih mahal.

Komentar

Belum ada komentar.