Telset.id – Apple dikabarkan akan menghadirkan iPhone Ultra sebagai ponsel lipat pertamanya dalam waktu dekat. Namun, rumor terbaru menyebutkan perangkat ini akan menghapus Action Button, sebuah fitur yang telah menjadi favorit banyak pengguna sejak kemunculannya pada iPhone 15 Pro di tahun 2023.
Keputusan ini kabarnya diambil karena Apple harus membuat trade-off signifikan untuk mencapai desain yang sangat tipis. iPhone Ultra disebut akan menjadi iPhone tertipis yang pernah dibuat, dengan ketebalan kurang dari 5 mm saat terbuka, bahkan lebih tipis dari chassis iPhone Air yang mencapai 5,64 mm.

Acara Apple yang bertajuk “Surprise and Shine” akan berlangsung kurang dari 48 jam lagi, di mana CEO baru John Ternus hampir dipastikan akan memperkenalkan ponsel lipat pertama dari Apple. Banyak hal telah ditulis tentang iPhone Ultra, dan bagi para penggemar teknologi, perangkat ini menjanjikan pengalaman yang sangat menarik.
Sayangnya, mirip dengan Apple Vision Pro yang juga merupakan perangkat menarik, iPhone Ultra kemungkinan besar bukan produk untuk adopsi massal di kalangan pengguna Apple. Rumor menyebutkan harga iPhone Ultra bisa dimulai dari $1.999, yang sudah menempatkan perangkat ini di luar jangkauan banyak orang.
Trade-off Desain yang Signifikan
Apple dilaporkan harus membuat beberapa trade-off signifikan terhadap model Pro untuk mencapai desain dan daya tahan baterai yang diinginkan. Salah satunya adalah klaim yang banyak beredar bahwa iPhone Ultra hanya akan memiliki dua kamera belakang, mirip dengan iPhone Air.

Jika Anda menggunakan ponsel terutama untuk produktivitas dan browsing web, Anda mungkin akan memilih kenyamanan layar yang lebih besar saat terbuka daripada lensa telefoto. Namun, jika alasan utama Anda memilih iPhone adalah performa kamera, hal ini bisa membuat Anda kecewa.
Bagi sebagian pengguna, ada potensi kekurangan lain yang menjadi alasan untuk berpikir ulang tentang ponsel lipat pertama Apple ini. Sejak kemunculan iPhone 15 Pro pada 2023, Action Button telah menjadi salah satu fitur favorit. Tombol ini digunakan untuk meluncurkan senter, mengidentifikasi lagu, dan tentu saja membungkam ponsel dengan cara yang sama seperti alert slider lama.

Action Button juga menjadi salah satu alasan mengapa Apple Watch Ultra 2 begitu disukai. Tombol ini memungkinkan pengguna untuk dengan cepat memulai latihan dan menambahkan segmen tanpa perlu menyentuh layar.
Alasan Penghapusan Action Button
Rumor menunjukkan bahwa iPhone Ultra akan menghilangkan Action Button karena kemungkinan menambah bobot pada perangkat yang harus menjadi iPhone tertipis yang pernah ada. Menurut rumor terbaru, iPhone Ultra akan hadir dengan ketebalan di bawah 5 mm.
Saat tertutup, iPhone Ultra diyakini memiliki ketebalan sekitar 9 mm hingga 9,5 mm. Pembocor Weibo Instant Digital mengklaim bahwa Apple telah menempatkan motherboard di sisi kanan iPhone Ultra dan memutuskan untuk memindahkan tombol volume ke sisi ini, bukan di kiri seperti biasanya.
Ini berarti perusahaan tidak perlu menjalankan kabel di bawah layar dan dapat menghemat ruang internal yang berharga. Oleh karena itu, Action Button tidak masuk dalam desain akhir.
Baca Juga:
Hal ini akan menjadikan iPhone Ultra sebagai iPhone pertama yang tidak memiliki Action Button atau sakelar mute fisik. Bagi mereka yang selalu menyukai tambahan hardware kecil tersebut, keputusan ini terasa kontradiktif dengan label “Ultra” ketika ada penghilangan yang begitu jelas.
Anggapan bahwa jika membayar mahal untuk iPhone terbaik, maka semua fitur hardware yang tersedia di Apple seharusnya ada. Tentu saja, ada kemungkinan kejutan ketika acara dimulai besok dan Apple membuktikan rumor tersebut salah.
Rumor awal juga sempat menyebutkan Apple akan membuang MagSafe, namun kini tampaknya hal tersebut tidak terjadi. Jadi masih ada harapan bahwa Action Button tetap hidup di iPhone Ultra.
Perlu dicatat bahwa acara Apple “Surprise and Shine” akan berlangsung pada pukul 10:00 pagi PT / 1:00 siang ET / 6:00 sore BST. Sementara itu, berbagai bocoran terakhir terus bermunculan menjelang acara tersebut.

Berbagai spekulasi tentang iPhone Ultra memang menarik untuk diikuti, termasuk potensi masalah produksi yang membuat stok awal diprediksi sangat terbatas. Pengguna yang ingin mendapatkan perangkat ini mungkin harus bersiap untuk menghadapi kelangkaan di awal peluncuran.
Keputusan Apple untuk menghapus Action Button pada iPhone Ultra menunjukkan bahwa perusahaan sangat serius dalam mengejar desain yang paling tipis. Ini adalah trade-off yang harus diterima pengguna jika menginginkan ponsel lipat dengan profil ramping.
Bagi pengguna yang menggantungkan diri pada Action Button untuk berbagai tugas harian, penghapusan ini tentu menjadi pertimbangan tersendiri. Namun, semua keputusan final akan terjawab saat acara resmi berlangsung.
[CONTENT_END]





Komentar
Belum ada komentar.