iPhone 18 Pro dengan harga $1.399 dan dominasi Apple di pasar premium

iPhone 18 Pro Harga $1.399, Apple Tidak Khawatir

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • iPhone 18 Pro diprediksi mulai dari $1.399, naik $300 dari generasi sebelumnya
  • Apple dominasi pasar premium dengan 66% laba kotor industri smartphone
  • iPhone 18 Pro harga tinggi tidak mengurangi permintaan karena basis pengguna loyal
  • Apple kuasai 219,8 juta unit penjualan smartphone $600+ pada 2025
  • Pasar premium smartphone diprediksi tumbuh 3,5% di 2026 meski pasar total menyusut
  • CEO Apple, Tim Cook, sebut kenaikan biaya memori jadi alasan utama kenaikan harga
  • Apple lambat dalam AI dan tidak hadir di pasar ponsel lipat jadi catatan

Telset.id – Apple diprediksi akan menjual iPhone 18 Pro dengan harga awal yang mencengangkan, yaitu $1.399. Kenaikan harga sebesar $300 dari generasi sebelumnya ini diperkirakan tidak akan menyurutkan minat pembeli setia Apple, berbeda dengan kompetitor seperti Samsung yang harus memikirkan ulang strategi harga mereka.

Menurut laporan dari The Wall Street Journal yang dikutip dalam artikel referensi, Apple berhasil menguasai pasar pembeli ponsel kelas atas. Inilah alasan utama mengapa perusahaan asal Cupertino itu bisa menaikkan harga iPhone 18 Pro tanpa khawatir akan penurunan permintaan yang signifikan.

Data dari Counterpoint Research menunjukkan bahwa pada tahun 2025, Apple hanya unggul tipis dari Samsung dalam pengiriman smartphone secara keseluruhan, yaitu 247,2 juta unit berbanding 240,9 juta unit. Namun, kesenjangan ini melebar sangat jauh di kategori premium. Apple mengirimkan 219,8 juta smartphone dengan harga $600 atau lebih, jauh melampaui penjualan Samsung yang hanya mencapai 60,4 juta unit. Angka ini memberikan Apple pangsa pasar dua pertiga di segmen premium.

Dominasi Apple semakin terlihat jelas di kelas harga tertinggi. iPhone menyumbang tiga perempat dari seluruh penjualan smartphone dengan harga $1.000 atau lebih, meninggalkan Samsung, Huawei, dan Google yang harus berebut sisa pasar. Alhasil, Apple berhasil menguasai 66% dari laba kotor industri smartphone, jauh mengungguli Samsung (12%) dan Xiaomi (2%).

Pencapaian ini juga tercermin dari performa penjualan iPhone terbaru. Pada kuartal pertama tahun 2026, iPhone terbaru Apple berhasil menduduki tiga posisi teratas sebagai smartphone terlaris. Bahkan iPhone 16 juga masuk dalam jajaran lima besar.

CEO Apple, Tim Cook, menjelaskan bahwa kenaikan biaya memori yang melonjak tinggi membuat kenaikan harga menjadi tidak terhindarkan. Beberapa pesaing telah menaikkan harga, dan sebagian besar rilisan mendatang diperkirakan akan lebih mahal dibandingkan generasi saat ini.

Akibatnya, pengiriman smartphone global diproyeksikan turun 14% dari 1,26 miliar unit pada tahun 2025 menjadi 1,09 miliar unit pada tahun 2026. Meskipun demikian, segmen premium yang mencakup seperempat dari pengiriman global diperkirakan akan melawan tren ini. Penjualan di segmen premium diperkirakan naik 3,5% dari 361 juta unit menjadi 374 juta unit.

iphone 18 pro price

Meskipun Apple menikmati kekuatan merek yang luar biasa, peluncuran AI yang lambat dan ketidakhadiran mereka di pasar ponsel lipat mulai menjadi perhatian. Sebagian besar basis pengguna setia akan tetap membeli iPhone 18 Pro berapa pun harganya, tetapi generasi ini mungkin menjadi titik di mana pengguna biasa mulai berpikir dua kali.

iphone 18 pro price

Bagi pengguna yang penasaran dengan perubahan desain dan fitur, artikel tentang Fitur Terbaru iPhone 18 Pro bisa menjadi referensi tambahan. Sementara itu, bagi yang mempertimbangkan untuk beralih, informasi tentang Slider Liquid Glass di iOS 27 mungkin menarik untuk disimak.

iphone 18 pro price

Kesimpulannya, kenaikan harga iPhone 18 Pro menjadi $1.399 adalah langkah berani yang hanya bisa dilakukan Apple berkat dominasinya di pasar premium. Meskipun pasar smartphone secara keseluruhan menyusut, segmen premium justru diprediksi tumbuh. Namun, Apple harus waspada karena kelambanan dalam inovasi AI dan pasar lipat bisa menjadi bumerang di masa depan.

Komentar

Belum ada komentar.