Telset.id – Jika Anda berpikir smartphone dengan desain ultra tipis di tahun 2026 pasti mengorbankan kapasitas baterai, siap-siap terkejut. Infinix baru saja membuka awal tahun dengan gebrakan yang cukup berani melalui peluncuran Infinix NOTE Edge dan XPAD Edge di Indonesia. Kedua perangkat ini tidak hanya menjual tampang, tetapi membawa spesifikasi yang mungkin membuat kompetitornya “keringat dingin”.
Hadirnya EDGE Series ini menandai strategi baru Infinix yang mencoba menyeimbangkan estetika kelas atas dengan performa “monster”. Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, menegaskan bahwa seri ini adalah cerminan arah inovasi perusahaan ke depan. Fokus utamanya jelas: menghadirkan desain curved yang elegan namun tetap relevan untuk produktivitas harian yang menuntut daya tahan tinggi.
Peluncuran yang digelar di Jakarta pada 19 Januari 2026 ini memperkenalkan dua perangkat sekaligus dengan peran yang saling melengkapi. NOTE Edge hadir sebagai daily driver dengan keseimbangan desain dan kekuatan, sementara XPAD Edge diposisikan sebagai tablet pengganti PC yang ringkas. Bagi Anda yang sempat mengikuti bocoran spesifikasi sebelumnya, realisasi produk resminya ternyata jauh lebih menarik.
Standar Baru Desain dan Performa 5G
Infinix NOTE Edge mengusung filosofi “Edge With Class, Power that Lasts”. Slogan ini bukan sekadar gimmick pemasaran. Ponsel ini menjadi yang pertama di dunia yang ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7100 5G. Chipset anyar ini diklaim mampu memberikan efisiensi daya luar biasa sekaligus performa gaming yang stabil. Berdasarkan pengujian AnTuTu V11, skornya tembus 810.000 poin, sanggup melibas game populer seperti Honor of Kings hingga 90fps tanpa kendala.
Namun, yang membuat mata enggan berpaling adalah desainnya. Dengan ketebalan hanya 7,2mm, ponsel ini terasa sangat ramping di genggaman. Layar depan menggunakan panel 3D Curved beresolusi 1.5K Ultra Clear dengan kecerahan puncak mencapai 4500 nits. Bezelnya pun dibuat simetris ultra tipis, hanya 1,87mm, memberikan pengalaman visual yang benar-benar imersif.
Untuk urusan estetika belakang, Infinix menerapkan desain Pearl Light Ripple Shadow. Varian warna Silk Green, misalnya, menggunakan tekstur Polyurethane water wave brushed yang memberikan sensasi sentuhan selembut sutra. Ini adalah detail kecil yang memberikan kesan mewah, jauh dari kesan plastik murahan. Konektivitas juga menjadi prioritas dengan teknologi UPS 3.0 AI Super Signal, memastikan sinyal 5G tetap stabil bahkan di area sulit seperti MRT atau basement, sebuah peningkatan signifikan dibanding seri terdahulu yang pernah memamerkan fitur canggih telekomunikasi.
Baca Juga:
Baterai “Badak” dengan Teknologi Self-Repairing
Bagaimana mungkin bodi setipis 7,2mm memuat baterai 6500mAh? Infinix menjawab tantangan teknis ini dengan teknologi pengemasan baterai terdepan. Kapasitas jumbo ini diklaim mampu menyokong navigasi Google Maps selama 26 jam non-stop. Ini adalah lompatan besar bagi pengguna yang sering bekerja di lapangan.
Lebih canggih lagi, NOTE Edge memperkenalkan teknologi self repairing battery. Sistem ini menggunakan mekanisme rekristalisasi dinamis untuk memperbaiki celah kecil pada baterai saat kondisi daya rendah. Hasilnya? Kesehatan baterai (battery health) bisa tetap di atas 80 persen bahkan setelah 2.000 siklus pengisian, atau setara dengan enam tahun penggunaan normal. Fitur pengisian daya 45W FastCharge juga hadir dengan kemampuan mengisi 50 persen hanya dalam 27 menit.
Di sektor kamera, sensor utama 50MP ultra clear menjanjikan detail tajam di kondisi minim cahaya. Fitur baru yang menarik perhatian adalah Live Photo Mode, memungkinkan pengguna merekam klip dinamis tiga detik, mirip fitur yang populer di ekosistem sebelah. Dukungan AI melalui Folax Assistant juga semakin pintar, bisa merangkum rekaman hingga menerjemahkan teks secara real-time.
XPAD Edge: Tablet Tipis Rasa PC
Melengkapi ekosistemnya, Infinix XPAD Edge hadir sebagai tablet produktivitas dengan layar 13,2 inci 2.4K. Dengan bobot hanya 588 gram dan bodi metal unibody, tablet ini dirancang untuk mobilitas tinggi. Slogan “Work With Ease” diterjemahkan melalui paket penjualan yang sudah menyertakan X Keyboard 20, sehingga pengguna tidak perlu membeli aksesori tambahan untuk mulai bekerja.

Tablet ini sudah dibekali aplikasi WPS Office dan CapCut secara bawaan, serta mendukung fitur multitasking setara PC seperti split screen dan parallel windows. Bagi para kreator atau profesional muda, kombinasi NOTE Edge dan XPAD Edge menawarkan solusi kerja yang fleksibel tanpa harus membawa laptop berat.
Harga dan Ketersediaan
Infinix NOTE Edge dan XPAD Edge mulai tersedia di pasar Indonesia pada 20 Januari 2026. Untuk NOTE Edge varian 8GB/128GB dibanderol dengan harga Rp3.299.000 secara eksklusif di Erafone. Sementara varian 8GB/256GB dijual dengan harga promo Rp3.399.000 selama periode flash sale online.
Sedangkan untuk tablet Infinix XPAD Edge, harga promosi dipatok pada angka Rp4.499.000, sudah termasuk keyboard dalam paket penjualan. Konsumen juga akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa bundling kuota Smartfren hingga 48GB selama satu tahun. Dengan spesifikasi dan harga yang ditawarkan, duo perangkat EDGE Series ini tampaknya siap mengacak-acak pasar mid-range di awal tahun 2026.

