Telset.id β iFixit resmi mengonfirmasi bahwa T1 Phone, ponsel bermerek Trump, merupakan duplikat hampir persis dari HTC U24 Pro. Temuan ini muncul setelah iFixit bekerja sama dengan NBC untuk membedah kedua perangkat tersebut secara menyeluruh.
iFixit menggunakan CT scanner untuk memindai struktur internal kedua ponsel, lalu membongkar komponen-komponennya. Mereka bahkan berhasil merakit ponsel hibrida yang berfungsi dengan memasang papan sirkuit HTC U24 Pro ke dalam sasis T1 Phone. Eksperimen ini membuktikan bahwa kedua perangkat secara fungsional identik.
Perbedaan Minor di Antara Kedua Ponsel
Meskipun secara umum identik, terdapat beberapa perbedaan kecil. Posisi lampu flash pada T1 Phone sedikit digeser, dan gril speakernya juga mengalami penyesuaian. Perbedaan yang lebih signifikan terletak pada pemasok chipset. T1 Phone menggunakan chipset dari Micron, sementara HTC U24 Pro menggunakan chipset dari SK Hynix, meskipun spesifikasinya sama.
Perubahan terbesar ada pada baterai. Baterai T1 Phone sedikit lebih besar dan diproduksi di Filipina, bukan China seperti HTC U24 Pro. Namun, baterai tersebut hanya mendukung pengisian daya 30W yang lebih lambat. Ini menjadi salah satu poin yang membedakan kedua perangkat di luar tampilan fisik.
Kecurigaan bahwa T1 Phone adalah rebadge dari HTC U24 Pro sudah beredar sejak Februari. Kedua ponsel memiliki desain sasis yang khas, spesifikasi hampir identik, serta fitur seperti headphone jack dan slot microSD yang sama. iFixit kini memberikan bukti konklusif atas dugaan tersebut.
Pernyataan HTC dan Misteri Manufaktur
HTC sebelumnya menyatakan kepada The Verge bahwa mereka βtidak mendesain atau memproduksi ponsel untuk pihak ketiga.β Namun, HTC tidak memberikan konfirmasi detail tentang proses manufaktur HTC U24 Pro. Mengingat HTC telah menjual sebagian besar bisnis smartphone-nya ke Google pada 2017, kemungkinan besar mereka mengontrak perusahaan pihak ketiga untuk mendesain dan memproduksi U24 Pro.
Trump Mobile kemudian diduga menggunakan perusahaan yang sama untuk memproduksi T1 Phone. Seperti dilaporkan sebelumnya, HTC U24 Pro diproduksi di China. Pertanyaan besarnya kini adalah di mana T1 Phone sebenarnya diproduksi. iFixit sendiri sudah beberapa kali melakukan investigasi serupa terhadap produk teknologi lainnya.
Hasil investigasi iFixit ini memberikan bukti kuat bahwa T1 Phone bukanlah desain orisinal. Praktik rebranding ponsel yang sudah ada dengan merek baru sebenarnya bukan hal baru di industri teknologi. Namun, kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan nama besar seperti mantan Presiden AS.
Bagi konsumen yang penasaran dengan detail teknis, iFixit telah merilis video pembongkaran lengkap di YouTube. Video tersebut memperlihatkan proses perbandingan komponen secara detail antara T1 Phone dan HTC U24 Pro. iFixit juga dikenal sering memberikan nilai perbaikan untuk berbagai perangkat.
Implikasi dari temuan ini cukup signifikan. Trump Mobile memasarkan T1 Phone sebagai produk eksklusif, padahal secara teknis hanya varian dari ponsel yang sudah ada. Konsumen yang membeli T1 Phone sebenarnya mendapatkan perangkat yang sama dengan HTC U24 Pro, dengan sedikit modifikasi pada baterai dan komponen penyimpanan.
Belum ada pernyataan resmi dari Trump Mobile mengenai temuan iFixit ini. Sementara itu, HTC tetap pada pendiriannya bahwa mereka tidak terlibat langsung dalam produksi ponsel untuk pihak ketiga. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dalam industri smartphone.
Ke depannya, konsumen diharapkan lebih kritis terhadap klaim eksklusivitas suatu produk. Investigasi seperti yang dilakukan iFixit menjadi penting untuk mengungkap praktik rebranding yang mungkin menyesatkan. iFixit sendiri terus berkomitmen untuk memberikan transparansi kepada konsumen melalui analisis teknis yang mendalam.
Bagi yang tertarik dengan perkembangan lebih lanjut, iFixit masih menjual berbagai komponen perbaikan, termasuk baterai iPhone dengan harga promo. Ini menunjukkan bahwa iFixit tidak hanya fokus pada investigasi, tetapi juga pada hak konsumen untuk memperbaiki perangkat mereka sendiri.
Dengan konfirmasi ini, publik kini memiliki gambaran yang lebih jelas tentang asal-usul T1 Phone. Pertanyaan tentang lokasi produksi dan keterlibatan pihak ketiga masih menjadi misteri yang perlu diungkap lebih lanjut.





Komentar
Belum ada komentar.