Telset.id – Huawei resmi meluncurkan ponsel trifold ketiganya di China, Huawei Mate XT 2, dengan perubahan desain signifikan yang mengadopsi pendekatan Samsung. Perangkat ini menjadi ponsel lipat pertama yang menghadirkan layar privasi, sebuah fitur yang sebelumnya hanya ditemukan pada Samsung Galaxy S26 Ultra.
Peluncuran Mate XT 2 hari ini menandai pergeseran strategi Huawei dalam desain perangkat lipatnya. Jika pendahulunya menggunakan desain lipat akordeon, Mate XT 2 kini mengikuti bentuk lipat ke dalam seperti yang digunakan pada Samsung Galaxy Z TriFold.
Desain Baru dengan Perlindungan Layar Lebih Baik
Mate XT pertama yang diluncurkan di China pada akhir 2024 dan internasional beberapa bulan kemudian, menggunakan desain lipat ala akordeon. Desain tersebut menghilangkan kebutuhan layar penutup tambahan, namun meninggalkan sebagian layar lipat yang halus dalam keadaan terekspos permanen.
Model penerus XT mempertahankan desain tersebut, tetapi Mate XT 2 justru mengambil inspirasi dari trifold Samsung. Kedua sisi layar fleksibel 10,2 inci kini dilipat ke dalam untuk menjaga layar tetap aman dari kerusakan.
Perubahan desain ini menjadi sorotan utama karena menunjukkan bagaimana Huawei memperhatikan pendekatan Samsung dalam mengembangkan perangkat trifold. Keputusan untuk melipat layar ke dalam memberikan perlindungan ekstra pada bagian layar yang sebelumnya menjadi titik rawan kerusakan.
Fitur Layar Privasi yang Inovatif
Kejutan terbesar dari Mate XT 2 adalah penambahan layar OLED privasi. Fitur ini tampak mirip dengan yang dimiliki Samsung, yang sejauh ini hanya ditemukan pada Galaxy S26 Ultra.
Saat diaktifkan, layar privasi menyalakan piksel yang memancarkan cahaya pada sudut lebih sempit. Hal ini membuat layar tampak hampir hitam jika dilihat dari samping, tetapi tetap terlihat jelas saat dilihat dari depan. Teknologi ini memberikan keamanan visual bagi pengguna yang ingin menjaga privasi konten di layar dari orang di sekitar.
Fitur layar privasi ini merupakan tambahan opsional. Pengguna hanya bisa mendapatkannya jika memilih varian dengan RAM 16GB dan penyimpanan 1TB, serta membayar tambahan ¥1.000 atau sekitar $150 untuk menambahkan layar privasi tersebut.
Baca Juga:
Selain layar, Mate XT 2 juga dibekali chipset Kirin 9050 Pro terbaru dari Huawei. Peningkatan lain termasuk ketahanan air yang lebih baik dengan rating IP59, serta kamera belakang triple.
Kehadiran chipset Kirin 9050 Pro menunjukkan komitmen Huawei dalam mengembangkan prosesor andalannya sendiri. Sementara itu, rating IP59 memberikan ketenangan ekstra bagi pengguna yang aktif di berbagai kondisi lingkungan.
Huawei Mate XT 2 diluncurkan hari ini di China dengan harga mulai dari ¥19.999 atau sekitar $3.000. Namun, rencana peluncuran internasional masih belum diketahui hingga saat ini.
Samsung sendiri telah menghentikan produksi Galaxy Z TriFold tidak lama setelah perilisannya tahun lalu. Meski demikian, bocoran menunjukkan bahwa Samsung masih mengerjakan penerus perangkat tersebut.
Persaingan di segmen ponsel trifold semakin menarik dengan kehadiran Mate XT 2. Huawei tampaknya belajar dari pendekatan Samsung, namun menambahkan fitur yang membuat perangkatnya tetap berbeda dan kompetitif.
Keputusan Huawei untuk mengadopsi desain lipat ke dalam juga menunjukkan evolusi pasar ponsel lipat yang semakin matang. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan dengan pendekatan desain yang berbeda-beda dari setiap produsen.
Huawei terus memperluas ekosistem perangkatnya dengan berbagai produk inovatif. Selain Mate XT 2, perusahaan juga aktif merilis perangkat lain seperti MatePad Air 2026 yang masuk pasar China dengan perbedaan dari versi global.
Dengan harga yang cukup tinggi, Mate XT 2 jelas ditujukan untuk pasar premium. Fitur layar privasi menjadi nilai jual tambahan yang membedakannya dari kompetitor lain di segmen yang sama.
Kehadiran fitur privasi pada ponsel lipat membuka peluang baru dalam penggunaan perangkat mobile. Pengguna yang sering bekerja di ruang publik kini memiliki opsi untuk melindungi informasi sensitif yang ditampilkan di layar.
Huawei juga terus memperkuat lini produknya dengan berbagai perangkat pendukung. Perusahaan baru-baru ini juga merilis Watch D3 dengan pemantauan tekanan darah dan Watch 6 Series yang memperkaya ekosistem perangkat wearable mereka.
Peluncuran Mate XT 2 di China menjadi langkah penting bagi Huawei dalam mempertahankan posisinya di pasar ponsel premium. Meskipun belum ada kepastian mengenai peluncuran global, antusiasme pasar terhadap perangkat trifold diperkirakan akan terus tumbuh.
Dengan desain baru yang lebih protektif, chipset terbaru, dan fitur layar privasi opsional, Mate XT 2 menawarkan kombinasi menarik bagi pengguna yang mencari pengalaman ponsel lipat berbeda. Waktu akan menunjukkan bagaimana respons pasar terhadap perangkat ini dan apakah Huawei akan membawanya ke pasar internasional.








Komentar
Belum ada komentar.