Huawei Mate X7 Segera Meluncur di Tanah Air, Akhiri Kompromi Desain vs Ketangguhan

REKOMENDASI
ARTIKEL TERKAIT

Telset.id – Selama ini, memilih smartphone foldable kerap seperti memilih antara dua hal yang saling bertolak belakang: desain ultra-tipis yang elegan, atau ketangguhan dan kamera flagship yang mumpuni. Sebuah kompromi yang sepertinya akan segera berakhir. Huawei secara resmi akan mengumumkan kehadiran Huawei Mate X7 di Indonesia pada 5 Maret 2026 mendatang. Dengan semangat #UnfoldTheMoment, perangkat ini bukan sekadar iterasi biasa, melainkan sebuah pernyataan: era kompromi pada smartphone lipat telah usai.

Pengumuman ini datang di tengah geliat pasar foldable yang semakin matang. Konsumen tidak lagi hanya terpukau dengan kemampuan melipat layar, tetapi menuntut paket lengkap: ketangguhan untuk penggunaan harian, kamera yang setara flagship bar, dan tentu saja, desain yang tidak membuat kantong celana melar. Huawei, sebagai salah satu pionir di segmen ini, tampaknya mendengar tuntutan itu dengan saksama. Mate X7 hadir sebagai jawaban yang ambisius, berusaha memadukan semua elemen tersebut dalam satu perangkat yang ramping.

Lantas, apakah klaim “standar baru” ini hanya jargon pemasaran, atau benar-benar sebuah lompatan inovasi? Melihat track record Huawei dalam menghadirkan inovasi foldable, dari desain dual-fold hingga tri-fold, ekspektasi tentu tinggi. Mate X7 disebut-sebut sebagai penerus Mate X6 yang telah melalui berbagai penyempurnaan mendasar, bukan hanya upgrade kosmetik. Ini adalah perangkat yang ingin Anda bawa ke meeting penting, gunakan untuk dokumentasi perjalanan, dan andalkan untuk multitasking berat, tanpa rasa khawatir akan kehandalannya. Mari kita kupas lebih dalam apa yang ditawarkan oleh sang pendobrak ini.

Rekayasa Ketangguhan: Lebih dari Sekedar Tahan Banting

Jika ada satu hal yang paling dikhawatirkan pengguna foldable, itu adalah durabilitas. Engsel yang kendor, layar yang rentan, atau bodi yang mudah penyok. Huawei Mate X7 menanggapi kekhawatiran ini dengan pendekatan rekayasa yang agresif. Perangkat ini mengusung struktur komposit tiga lapis (3-layer Composite Ultra-Tough Structure) pada layar dalam, yang diklaim meningkatkan ketahanan tekukan hingga 100% dan ketahanan benturan hingga 20% dibanding generasi sebelumnya. Angka itu bukan main-main; ini adalah upaya untuk membuat layar fleksibel itu merasa “sekuat” layar biasa.

Untuk layar luar, Huawei menghadirkan Ultra Durable Crystal Armour Kunlun Glass. Klaimnya lebih fantastis lagi: ketahanan gores meningkat 16 kali lipat dan ketahanan jatuh 25 kali lipat dibanding kaca standar. Ini adalah level ketahanan yang biasanya diasosiasikan dengan perangkat khusus lapangan, bukan smartphone lipat premium. Namun, Huawei tak berhenti di situ. Sistem engsel baru dirancang dengan pendekatan zero-contact untuk mengurangi tekanan saat dilipat, menggunakan material baja ultra-tinggi (Ultra-High Strength Steel 3.0) dengan kekuatan hingga 2350 MPa yang dipadukan rangka aluminium kelas aviasi. Hasilnya? Struktur yang diklaim 37% lebih kuat.

Yang paling mencolok adalah rating ketahanan air. Huawei Mate X7 menyandang sertifikasi IP58 (tahan air hingga 2 meter) dan IP59 (tahan semprotan air bertekanan tinggi dan suhu hingga 80°C). Kombinasi ini, ditambah dukungan Wet Touch untuk akurasi sentuh saat basah, menempatkannya di puncak kelasnya. Ini adalah foldable yang siap menemani Anda dalam lebih banyak situasi, dari kehujanan hingga eksplorasi, sebuah langkah besar menuju normalisasi penggunaan foldable layaknya smartphone biasa. Ketangguhan seperti ini juga berimbas pada aspek lain, seperti harga perbaikan yang perlu dipertimbangkan.

Kamera True-to-Color: Foldable dengan Jiwa Fotografer

Di sisi kamera, Huawei berusaha menghapus stigma bahwa foldable harus berkompromi pada kualitas foto. Mate X7 membawa sistem kamera True-to-Color dengan peningkatan akurasi warna hingga 43% bahkan dalam pencahayaan kompleks. Targetnya jelas: warna yang natural dan presisi, menghindari hasil yang over-processed dan tidak alamiah.

Senjata utamanya adalah dynamic range yang sangat lebar, mencapai 17.5 EV melalui fitur Cinematic Ultra HDR. Ditambah dukungan adjustable aperture dan teknologi sensor LOFIC, sistem ini dirancang untuk menangkap detail di area paling terang dan paling gelap secara seimbang. Huawei mengklaim ada peningkatan dynamic range hingga 21 kali lipat dibanding generasi sebelumnya. Dalam bahasa yang lebih sederhana, ini adalah upaya untuk membawa kemampuan kamera flagship Huawei seri Mate yang legendaris ke dalam bentuk foldable.

Fleksibilitas juga menjadi perhatian. Kehadiran Telefoto Makro 50MP dengan zoom optik 3.5x dan kemampuan fokus hingga 12 cm memungkinkan pengguna beralih dari memotret pemandangan kota ke detail sebuah benda kecil dalam meeting tanpa harus berganti perangkat. Untuk penyempurnaan cepat, fitur AI seperti AI Remove dan AI Best Expression disematkan, memungkinkan Anda menghapus objek yang mengganggu atau memilih ekspresi terbaik dari serangkaian foto dengan mudah. Ini adalah paket kamera yang tidak hanya powerful, tetapi juga praktis untuk kebutuhan produktivitas dan kreativitas harian.

Paket Lengkap untuk Pengguna Aktif

Sebagai perangkat yang ditujukan untuk pengguna aktif, Huawei Mate X7 dilengkapi baterai berkapasitas 5600mAh dengan dukungan pengisian cepat 66W SuperCharge. Kombinasi ini dirancang untuk mendukung penggunaan sepanjang hari, termasuk saat memanfaatkan layar lebar untuk multitasking. Berbicara tentang layar, kecerahan puncaknya mencapai 3000 nits untuk layar luar dan 2500 nits untuk layar dalam, memastikan visibilitas optimal di bawah terik matahari.

Antarmuka perangkat mendukung multi-tasking hingga tiga aplikasi sekaligus, mengubah smartphone lipat ini menjadi kantor portabel yang efisien. Dukungan aksesori seperti rotating stand menambah fleksibilitas penggunaan, baik untuk menonton konten, video call, maupun presentasi singkat. Huawei juga menyertakan berbagai AI tools untuk mendukung produktivitas, seperti pengolahan konten dan penerjemahan, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai perangkat hybrid yang serba bisa.

Kehadiran Mate X7 di Indonesia juga disertai penawaran promosi menarik selama periode 5 Maret hingga 4 April 2026. Konsumen berkesempatan mendapatkan hadiah dengan total nilai hingga Rp13,1 juta, termasuk cashback bank, Huawei Watch GT 5 Pro, trade-in cashback, screen insurance, dan cashback tiket.com. Program cicilan 0% hingga 24 bulan juga tersedia. Perangkat ini akan dijual melalui Huawei Store, berbagai e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia, serta jaringan ritel resmi di seluruh Indonesia. Promosi agresif ini tidak hanya membuat perangkat lebih terjangkau, tetapi juga menjadi indikasi kepercayaan diri Huawei untuk merebut pasar. Strategi serupa terbukti efektif, seperti terlihat dari kesuksesan mereka yang kembali rajai pasar smartphone China.

Dengan semua yang ditawarkan, Huawei Mate X7 lebih dari sekadar smartphone lipat baru. Ia adalah simbol pematangan teknologi foldable, di mana ketangguhan, kamera unggulan, dan desain ramping tidak lagi harus dipilih salah satu. Ia hadir untuk mereka yang menolak berkompromi, baik dalam bekerja maupun menikmati momen. Peluncurannya pada Maret 2026 nanti akan menjadi ujian nyata: apakah pasar Indonesia siap menyambut foldable yang benar-benar ingin menjadi perangkat utama, bukan sekadar gadget kedua yang eksotis? Jawabannya akan menentukan masa segmen premium di tanah air. Inovasi Huawei tidak berhenti di hardware; mereka juga terus bereksplorasi di bidang kecerdasan buatan, seperti yang terlihat pada produk Huawei Smart Hanhan yang menunjukkan fokus pada interaksi emosional.

TINGGALKAN KOMENTAR
Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI